Jepang, Negeri Matahari Terbit, tidak hanya terkenal dengan keindahan bunga sakura atau kecanggihan teknologinya. Bagi para pelancong, Jepang adalah surga duniawi untuk urusan perut. Kekayaan cita rasa, estetika penyajian, dan kesegaran bahan baku membuat kuliner Jepang diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Ketika mendengar kata “makanan Jepang”, pikiran mayoritas orang pasti langsung tertuju pada dua hal: Sushi dan Ramen. Memang tidak ada yang salah dengan itu. Sushi adalah seni mengolah ikan mentah yang luar biasa, dan Ramen adalah “comfort food” yang mendunia. Namun, membatasi petualangan rasa Anda hanya pada dua menu tersebut adalah sebuah kerugian besar.
Dapur Jepang menyimpan ribuan rahasia rasa lainnya yang menunggu untuk dieksplorasi. Dari jajanan kaki lima yang panas mengepul hingga hidangan mewah ala kekaisaran, variasi kuliner di sana sangatlah luas. Jika Anda sedang merencanakan liburan ke sana, menyusun daftar makanan yang wajib dicoba selain sushi dan ramen adalah langkah awal yang krusial agar pengalaman wisata Anda menjadi paripurna.
Dalam artikel ini, kami telah mengurasi 10 hidangan autentik yang akan membuka mata lidah Anda terhadap sisi lain dari kekayaan gastronomi Jepang. Siapkan catatan Anda, karena daftar ini akan membuat Anda lapar seketika.
1. Okonomiyaki: “Pizza” Gurih ala Jepang

Jika Anda mengunjungi wilayah Kansai, khususnya Osaka atau Hiroshima, melewatkan Okonomiyaki adalah sebuah dosa kuliner. Secara harfiah, “Okonomi” berarti “apa yang kamu suka” dan “Yaki” berarti “panggang”. Jadi, makanan ini adalah adonan tepung yang dipanggang dengan isian sesuai selera.
Okonomiyaki sering dijuluki sebagai Japanese Pizza atau Pancake gurih. Adonannya terbuat dari tepung, parutan ubi gunung (nagaimo), air, dan telur, yang kemudian dicampur dengan irisan kol yang melimpah. Di atasnya, Anda bisa menambahkan daging babi, cumi-cumi, udang, atau keju. Setelah matang di atas plat besi panas (teppan), hidangan ini disiram dengan saus okonomiyaki yang manis gurih, mayones Jepang, taburan aonori (rumput laut kering), dan katsuobushi (serutan ikan cakalang) yang menari-nari karena panas. Rasanya yang kaya dan teksturnya yang lembut menjadikan Okonomiyaki sebagai salah satu makanan yang wajib dicoba selain sushi dan ramen saat Anda berada di Jepang.
2. Takoyaki: Bola Gurita Kebanggaan Osaka

Masih dari keluarga tepung terigu, Takoyaki adalah jajanan jalanan (street food) paling ikonik di Jepang. Berbentuk bola-bola kecil seukuran bola pingpong, camilan ini berisi potongan gurita (tako), remah tempura (tenkasu), acar jahe merah, dan daun bawang.
Sensasi memakan Takoyaki di negara asalnya sangat berbeda. Bagian luarnya terasa sedikit renyah, namun bagian dalamnya sangat lembut, panas, dan lumer di mulut (hati-hati lidah Anda terbakar!). Sama seperti Okonomiyaki, Takoyaki juga disajikan dengan saus khusus dan mayones. Menikmati seporsi Takoyaki panas di pinggir jalan Dotonbori saat malam musim dingin adalah pengalaman yang tak terlupakan.
3. Tonkatsu: Kerenyahan yang Sempurna

Bagi pecinta gorengan, Tonkatsu adalah level tertinggi dari kenikmatan. Ini adalah irisan daging babi (biasanya bagian fillet atau loin) yang dibalut tepung roti (panko) lalu digoreng dalam minyak banyak (deep-fried) hingga berwarna kuning keemasan.
Kunci kelezatan Tonkatsu terletak pada ketebalan daging yang juicy dan kerenyahan tepung panko yang ringan, tidak berminyak. Hidangan ini biasanya disajikan satu set dengan nasi putih pulen, sup miso, acar, dan gunungan irisan kol segar yang berfungsi menyegarkan mulut. Jangan lupa mencelupkannya ke dalam saus Tonkatsu yang kental, asam, dan manis. Bagi Anda yang tidak mengonsumsi babi, kini banyak restoran yang menyediakan varian Chicken Katsu (ayam) atau Gyukatsu (daging sapi) dengan teknik masak yang sama.
4. Yakitori: Teman Setia Budaya Izakaya

Jika Anda ingin merasakan suasana malam ala pekerja Jepang, datanglah ke Izakaya (bar kasual Jepang) dan pesanlah Yakitori. Yakitori secara sederhana adalah sate ayam. Namun, di Jepang, teknik pemotongannya sangat detail.
Hampir semua bagian ayam digunakan dan ditusuk secara terpisah. Anda bisa menemukan sate paha ayam (momo), kulit (kawa), hati (reba), hingga tulang rawan (nankotsu). Yakitori biasanya dibakar di atas arang binchotan yang memberikan aroma asap (smokey) yang khas. Bumbunya ada dua pilihan: shio (garam) untuk rasa yang murni, atau tare (saus manis gurih). Yakitori jelas masuk dalam daftar makanan yang wajib dicoba selain sushi dan ramen bagi Anda yang gemar menikmati suasana santai malam hari.
5. Udon dan Soba: Alternatif Mie yang Mengenyangkan

Bosan dengan Ramen? Jepang masih memiliki dua jagoan mie lainnya: Udon dan Soba.
Udon adalah mie tebal berwarna putih yang terbuat dari tepung terigu. Teksturnya kenyal dan licin. Udon paling nikmat disantap dengan kuah kaldu dashi yang bening dan ringan, berbeda dengan kuah Ramen yang biasanya kental dan berlemak. Salah satu jenis yang terkenal adalah Sanuki Udon.
Sementara itu, Soba adalah mie tipis berwarna abu-abu kecokelatan yang terbuat dari tepung gandum kuda (buckwheat). Soba dikenal lebih sehat dan memiliki aroma nutty yang khas. Soba bisa disajikan panas (Kake Soba) atau dingin di atas anyaman bambu dengan saus celup (Zaru Soba). Keduanya menawarkan pengalaman makan mie yang sangat berbeda dari Ramen.
6. Tempura: Seni Menggoreng Tingkat Tinggi

Tempura mungkin terdengar sederhana: makanan laut atau sayuran yang dibalut tepung dan digoreng. Namun, di Jepang, Tempura adalah seni. Para koki Tempura profesional berlatih bertahun-tahun untuk mendapatkan konsistensi adonan yang tepat dan suhu minyak yang presisi.
Tempura yang baik memiliki lapisan tepung yang sangat tipis, ringan, renyah, dan tidak menyerap minyak berlebih, sehingga rasa asli dari udang, ikan, atau sayurannya tetap menonjol. Biasanya disajikan dengan garam laut berkualitas atau saus celup (tentsuyu) yang dicampur parutan lobak. Menyantap Tempura yang baru diangkat dari penggorengan adalah definisi kemewahan dalam kesederhanaan.
7. Sukiyaki dan Shabu-shabu: Kehangatan dalam Panci

Jika Anda berlibur bersama keluarga atau teman, Sukiyaki dan Shabu-shabu adalah pilihan tepat karena konsepnya yang komunal (sharing). Keduanya adalah hidangan hotpot yang berisi irisan tipis daging sapi berkualitas (seperti Wagyu), tahu, jamur, sayuran, dan mie konyaku.
Perbedaannya terletak pada cara masak dan rasa. Sukiyaki dimasak dalam wajan dangkal dengan kuah kecap manis dan gula, memberikan rasa yang kuat dan manis-gurih. Uniknya, daging sukiyaki yang matang biasanya dicelupkan ke dalam kocokan telur ayam mentah sebelum dimakan (telur di Jepang sangat aman dikonsumsi mentah).
Sedangkan Shabu-shabu menggunakan kuah kaldu bening (kombu). Anda cukup mencelupkan daging (“shabu-shabu” adalah bunyi desisan daging saat dicelup) sebentar saja hingga berubah warna, lalu memakannya dengan saus ponzu (asam segar) atau saus wijen (goma).
8. Unagi no Kabayaki: Pembangkit Stamina

Unagi atau belut air tawar adalah hidangan mewah yang sangat dihargai di Jepang, terutama saat musim panas untuk menambah stamina. Unagi no Kabayaki adalah cara penyajian paling populer, di mana belut difillet, dibuang tulangnya, ditusuk, lalu dipanggang di atas arang sambil diolesi saus manis (tare) berulang kali.
Daging belut yang lembut berpadu dengan aroma bakaran arang dan saus karamelisasi menciptakan rasa yang sangat rich. Disajikan di atas nasi hangat di dalam kotak pernis (Unaju), hidangan ini adalah salah satu makanan yang wajib dicoba selain sushi dan ramen jika Anda ingin merasakan hidangan kelas atas yang penuh tradisi.
9. Kare Raisu (Nasi Kari Jepang)

Kari mungkin berasal dari India, tetapi Jepang telah mengadopsinya menjadi hidangan nasional mereka sendiri dengan cita rasa yang unik. Kari Jepang (Kare Raisu) cenderung lebih kental, lebih manis, dan tidak sepedas kari India atau Thailand.
Biasanya berisi potongan daging (sapi, babi, atau ayam), wortel, kentang, dan bawang bombay yang dimasak hingga sangat empuk. Nasi kari adalah definisi comfort food bagi orang Jepang. Anda bisa menemukannya di mana saja, mulai dari minimarket hingga restoran spesialis kari. Rasanya yang “homy” dan menghangatkan tubuh membuatnya sangat mudah diterima oleh lidah orang Indonesia.
10. Kaiseki Ryori: Puncak Gastronomi Jepang

Terakhir, jika Anda memiliki anggaran lebih, cobalah Kaiseki Ryori. Ini bukan sekadar satu jenis makanan, melainkan serangkaian hidangan tradisional (multi-course meal) yang disajikan secara berurutan.
Kaiseki berakar pada upacara minum teh dan sangat menekankan pada musim. Bahan-bahan yang digunakan haruslah yang terbaik pada musim tersebut. Penyajiannya sangat artistik, memperhatikan keseimbangan rasa, tekstur, dan warna. Porsi setiap hidangannya kecil namun sangat detail. Menikmati Kaiseki di kota tradisional seperti Kyoto adalah pengalaman budaya yang tidak ternilai harganya.
Tips Menikmati Kuliner Jepang
Sebelum Anda terjun berburu kuliner, ada baiknya memahami sedikit etika makan di sana:
- Habiskan Makanan: Menyisakan makanan dianggap kurang sopan dan tidak menghargai koki serta petani.
- Jangan Tancapkan Sumpit: Jangan pernah menancapkan sumpit tegak lurus di atas mangkuk nasi, karena menyerupai ritual pemakaman.
- Slurp it Up: Saat makan mie (Udon, Soba, Ramen), mengeluarkan suara menyeruput (slurping) justru dianggap sopan sebagai tanda Anda menikmati makanannya.
Jepang menawarkan lanskap kuliner yang begitu luas dan mendalam. Membatasi diri hanya pada menu yang sudah familiar akan membuat Anda kehilangan kesempatan untuk merasakan keajaiban rasa yang sesungguhnya.
Daftar makanan yang wajib dicoba selain sushi dan ramen di atas hanyalah permulaan. Mulai dari street food seperti Takoyaki hingga seni fine dining seperti Kaiseki, setiap suapan menceritakan sejarah dan dedikasi masyarakat Jepang terhadap makanan.
Jadi, saat Anda mendarat di Tokyo, Osaka, atau Kyoto nanti, beranikan diri untuk melangkah masuk ke kedai lokal yang menyajikan Okonomiyaki atau antre demi semangkuk Udon hangat. Biarkan lidah Anda bertualang, dan Anda akan pulang dengan kenangan rasa yang tak terlupakan. Selamat berwisata kuliner!
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


