
Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/814236807672073577/
Di dataran tinggi Lembang, Bandung, terdapat sebuah destinasi wisata alam yang memikat hati para pecinta tanaman dan penggemar fotografi: Orchid Forest Cikole. Berada di tengah rimbunnya hutan pinus, tempat ini bukan sekadar objek wisata biasa, melainkan kawasan konservasi yang didedikasikan untuk melestarikan berbagai jenis anggrek dari dalam dan luar negeri. Dengan perpaduan udara yang sejuk, pemandangan yang asri, serta desain spot wisata yang estetik, Orchid Forest menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.
Pesona Anggrek dari Berbagai Belahan Dunia
Sesuai namanya, Orchid Forest merupakan rumah bagi lebih dari ribuan koleksi anggrek. Beberapa di antaranya termasuk anggrek langka seperti Anggrek Hitam Kalimantan dan Coelogyne Pandurata. Keberagaman anggrek ini dirawat secara serius dalam area khusus yang dirancang menyerupai habitat alaminya. Pengunjung bisa belajar banyak tentang proses konservasi, teknik budidaya, hingga fakta menarik seputar anggrek yang jarang ditemui di tempat lain.
Jenis-jenis Anggrek di Orchid Forest Cikole

Sumber foto by: https://wonderfulimage.s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/1698254029-wonderful-image-bandung—orchid-forest-21-jpg-thumb.jpg
- Koleksi di Orchid Forest Cikole terdiri dari sekitar 157 jenis/spesies anggrek dari dalam dan luar negeri.
- Total tanaman anggrek di sana diklaim lebih dari 20.000 individu, jadi ada kemungkinan besar berbagai genus dan varietas tersedia.
Berikut beberapa genus/jenis anggrek yang disebut secara spesifik:
| Genus / Jenis / Nama | Keterangan / Catatan |
|---|---|
| Phalaenopsis | Salah satu genus anggrek populer, umum dijumpai di kebun anggrek/fasilitas konservasi. |
| Dendrobium | Disebut sebagai bagian dari koleksi anggrek di Orchid Forest. |
| Cattleya | Juga termasuk genus anggrek yang dijumpai di taman ini. |
| Vanda | Termasuk dalam ragam anggrek sesuai laporan koleksi Orchid Forest. |
| Oncidium | Sebagai salah satu genus populer yang disebut dalam daftar koleksi anggrek di tempat ini. |
| Coelogyne — contohnya Coelogyne pandurata (“anggrek hitam”) | Dicatat sebagai anggrek langka/eksotis yang dipelihara di Orchid Forest. |
| Paphiopedilum — contohnya Paphiopedilum glaucophyllum (“anggrek kantong semar”) | Juga disebut sebagai bagian dari koleksi anggrek di sana. |
🔎 Catatan & Kemungkinan Ragam Anggrek Lain
- Karena ada lebih dari 157 jenis dan ribuan tanaman, kemungkinan koleksinya mencakup banyak spesies dan hibrida lain dari dalam dan luar Indonesia.
- Area konservasi dan kebun kaca (“Orchid House”) memungkinkan tumbuhnya anggrek dari berbagai habitat — dari anggrek tropis hingga anggrek eksotis dari luar negeri.
Hutan Pinus yang Menyejukkan
Salah satu daya tarik terbesar Orchid Forest adalah hamparan hutan pinus yang membentang luas di sekitarnya. Udara yang segar dipadukan dengan aroma khas pinus menciptakan suasana relaksasi yang menenangkan. Pepohonan tinggi menjulang memberi nuansa sejuk dan teduh, membuat kawasan ini cocok untuk berjalan santai, jogging, atau sekadar menikmati alam sembari berfoto.
Spot Foto Instagrammable yang Memanjakan Mata

Sumber foto by: https://www.klook.com/id/activity/54267-tiket-orchid-forest-cikole-lembang-bandung/
Orchid Forest dikenal sebagai salah satu tempat paling fotogenik di Bandung. Beberapa spot ikonik yang wajib dikunjungi antara lain:
- Jembatan Kayu Gantung (Sky Bridge) – Jembatan hitam yang membentang di antara pepohonan ini menjadi favorit pengunjung. Saat malam hari, lampu-lampu kecil menambah kesan magis dan romantis.
- Amphitheater Terbuka – Sering digunakan untuk acara musik, workshop, hingga festival. Tempat ini menyatu indah dengan alam sekitar.
- Rumah Anggrek – Area khusus yang menampilkan anggrek-anggrek unik dengan penataan yang artistik.
Dengan banyaknya destinasi menarik, tak heran jika para fotografer maupun wisatawan muda menjadikan tempat ini lokasi favorit untuk prewedding hingga konten media sosial.
Orchid Forest tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik. Beberapa di antaranya:
- Edukasi tanaman dan konservasi
- Bermain di Rabbit Forest, area bermain anak dengan konsep alam
- Outbond dan trekking ringan
- Menikmati kuliner di café bernuansa hutan
Dengan berbagai pilihan ini, Orchid Forest menjadi destinasi yang cocok untuk keluarga, pasangan, maupun wisatawan solo.
Berikut info tiket masuk untuk Orchid Forest Cikole — kondisi terbaru (2025):
- Tiket masuk (wisatawan domestik): Rp 40.000/orang.
- Jika akhir pekan / libur nasional, biasanya ada tambahan biaya asuransi (LHI) sekitar Rp 9.000–11.000, sehingga total sekitar Rp 49.000–51.000.
- Untuk wisatawan mancanegara: tiket dasar Rp 100.000, ditambah asuransi LHI, menjadi total sekitar Rp 109.000–111.000 pada akhir pekan atau libur.
- Parkir kendaraan juga ada biaya tambahan: motor ~ Rp 5.000, mobil ~ Rp 10.000.
Kesimpulan: Orchid Forest Cikole merupakan destinasi wisata alam yang menghadirkan perpaduan antara keindahan hutan pinus dan kekayaan koleksi anggrek dari berbagai spesies, termasuk yang langka seperti Anggrek Hitam Kalimantan. Dengan lebih dari 157 jenis anggrek dan ribuan tanaman yang dirawat melalui program konservasi, tempat ini tidak hanya menjadi lokasi rekreasi, tetapi juga pusat edukasi mengenai pelestarian anggrek dan ekosistem alam.
Selain daya tarik floranya, Orchid Forest menawarkan pengalaman wisata yang lengkap melalui spot foto ikonik, jalur trekking, area bermain, serta fasilitas kuliner bernuansa hutan. Dengan suasana sejuk khas pegunungan dan harga tiket yang terjangkau, Orchid Forest menjadi pilihan ideal bagi keluarga, pasangan, dan pecinta alam yang ingin menikmati wisata yang menyegarkan, edukatif, dan estetik.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

