Sapporo Snow Festival (Sapporo Yuki Matsuri), yang diadakan setiap bulan Februari di Hokkaido, Jepang, adalah salah satu festival musim dingin terbesar dan paling spektakuler di dunia. Festival ini mengubah kota Sapporo menjadi sebuah negeri ajaib yang dihiasi oleh ribuan patung salju dan pahatan es yang memukau. Dari asalnya yang sederhana pasca-Perang Dunia II, Yuki Matsuri telah berkembang menjadi daya tarik global yang merayakan seni, teknologi, dan ketahanan di tengah cuaca dingin ekstrem.
Artikel ini akan mengupas tuntas sejarah, keunikan, lokasi-lokasi utama, dan makna budaya dari festival yang telah menjadi identitas utama Prefektur Hokkaido.
I. Sejarah dan Evolusi Tak Terduga

Source: https://travelthru.com/news/sapporo-snow-festival-japan
Keajaiban Sapporo Snow Festival terletak pada asal-usulnya yang sederhana dan organik.
A. Awal Mula yang Spontan (1950)
Festival ini pertama kali diadakan pada tahun 1950. Saat itu, sekelompok kecil siswa sekolah menengah di Sapporo memutuskan untuk membuat enam patung salju di Taman Ōdōri. Pada masa pasca-Perang Dunia II, kondisi sosial dan ekonomi Jepang masih sulit, dan festival kecil ini bertujuan untuk memberikan sedikit hiburan dan semangat kepada warga kota.
B. Titik Balik dan Keterlibatan Militer (1955)
Festival mulai mendapatkan momentum pada tahun 1955 ketika Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Self-Defense Forces/JSDF) dari pangkalan terdekat mulai berpartisipasi. JSDF membawa peralatan berat dan tenaga kerja, memungkinkan penciptaan patung salju yang jauh lebih besar dan lebih ambisius. Keterlibatan militer ini secara fundamental mengubah skala festival, menarik puluhan ribu pengunjung.
C. Menarik Perhatian Dunia (1972)
Pengakuan global datang pada tahun 1972, ketika Sapporo menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin. Liputan media internasional selama Olimpiade menyoroti Yuki Matsuri, mengubahnya dari festival regional menjadi daya tarik global. Pada tahun 1974, kompetisi patung salju internasional pertama diadakan, menarik seniman dari seluruh dunia dan memperkaya teknik pahatan.
II. Keunikan dan Peta Lokasi Festival

Source: https://japancheapo.com/events/sapporo-snow-festival/
Festival Sapporo Snow Festival tersebar di beberapa lokasi utama, yang masing-masing menawarkan keunikan pengalaman yang berbeda.
A. Taman Ōdōri: Pusat Seni Raksasa
Taman Ōdōri adalah jantung dari festival ini. Taman sepanjang 1,5 kilometer ini menjadi lokasi bagi karya seni paling spektakuler.
- Patung Salju Raksasa (Ō-yuki-zō): Ini adalah keunikan terbesar. Patung-patung ini tingginya seringkali mencapai lebih dari 15 meter, setara dengan bangunan lima lantai. Patung ini biasanya menggambarkan ikon-ikon arsitektur terkenal dunia (seperti katedral atau kuil), karakter fiksi populer (anime, film), atau figur sejarah.
- Proyeksi Pemetaan Cahaya (Projection Mapping): Pada malam hari, patung-patung raksasa ini dihidupkan dengan teknologi proyeksi pemetaan yang spektakuler, mengubah patung putih statis menjadi tampilan cahaya dan warna yang dinamis, menunjukkan perpaduan antara seni tradisional dan teknologi modern.
- Kompetisi Internasional: Di lokasi ini juga diselenggarakan kompetisi internasional, di mana tim-tim dari berbagai negara berlomba menciptakan patung yang paling detail dan kreatif dari balok salju yang disediakan.
B. Susukino: Keajaiban Es dan Ice Bar
Lokasi di distrik hiburan Susukino dikhususkan untuk patung es.
- Pahatan Es yang Jernih: Berbeda dengan salju, pahatan es di sini menonjolkan detail dan kejernihan. Patung es seringkali diukir dengan detail yang sangat halus, dan di dalamnya ditanam lampu berwarna-warni yang memancarkan cahaya yang memukau di malam hari.
- Patung Ikan di Dalam Es: Sebuah ciri khas unik adalah patung es yang mengandung ikan atau kepiting segar di dalamnya, menyoroti kekayaan sumber daya laut Hokkaido.
- Ice Bar: Susukino juga menawarkan bar-bar yang seluruhnya terbuat dari es, memberikan pengalaman minum yang unik di tengah suhu beku.
C. Tsudome: Arena Keluarga dan Permainan Salju
Tsudome (Sapporo Community Dome) menawarkan arena bermain yang cocok untuk keluarga dan anak-anak.
- Seluncur Salju (Snow Slides): Atraksi utama di sini adalah seluncur salju raksasa dan labirin salju.
- Aktivitas Salju: Area ini memungkinkan pengunjung untuk aktif berpartisipasi dalam permainan salju, berbeda dengan dua lokasi lain yang lebih berfokus pada pengamatan.
III. Signifikansi Budaya dan Ekonomi

Source: https://www.rediscovertours.com/japan/cultural-activities/sapporo-snow-festival/
1. Bukti Ketahanan (Gaman)
Festival ini adalah manifestasi budaya dari konsep Jepang Gaman, yang berarti “menahan” atau “ketahanan” dengan martabat. Daripada menyerah pada dingin dan kesulitan pasca-perang, masyarakat Sapporo mengubah salju (yang sering dianggap sebagai hambatan) menjadi sumber seni, keindahan, dan kegembiraan. Ini adalah perayaan kreativitas di tengah keterbatasan.
2. Promosi Budaya Yuki (Salju)
Yuki Matsuri merayakan budaya salju di Hokkaido. Salju yang di tempat lain dianggap mengganggu, di sini diangkat menjadi komoditas budaya yang menarik wisatawan dari negara-negara yang tidak mengenal salju. Festival ini mendorong inovasi dalam teknik penanganan dan pemanfaatan salju.
3. Mesin Ekonomi Global
Festival ini menarik lebih dari 2 juta pengunjung setiap tahun, termasuk turis internasional yang signifikan. Yuki Matsuri adalah mesin ekonomi vital bagi Sapporo, mendorong pariwisata, hotel, restoran, dan penjualan produk lokal khas Hokkaido.
IV. Penjelasan dan Logistik
Untuk menciptakan patung-patung raksasa, panitia festival membutuhkan sekitar 30.000 ton salju. Salju ini diangkut dari pinggiran kota Sapporo menggunakan ratusan truk, dikarenakan salju di pusat kota tidak cukup bersih. Proses pembuatan patung raksasa memakan waktu beberapa minggu, melibatkan ratusan anggota JSDF, pemahat profesional, dan sukarelawan sipil. Teknik yang digunakan sangat presisi, mulai dari pemadatan salju menggunakan scaffolding (perancah) hingga pahatan detail menggunakan berbagai alat ukir khusus.
Keajaiban dan Keunikan dari Sapporo Snow Festival
Sapporo Snow Festival adalah salah satu festival musim dingin terbesar di dunia, yang mengubah kota Sapporo di Hokkaido, Jepang, menjadi galeri seni luar ruangan raksasa. Keajaiban festival ini terletak pada skala monumental dan nilai budaya yang tertanam di dalamnya.
I. Keunikan: Skala dan Kehidupan Temporer
Keunikan Yuki Matsuri adalah pada skala pembangunannya dan sifatnya yang sementara.
1. Patung Salju Raksasa (Ō-yuki-zō)
- Arsitektur dari Salju: Festival ini dikenal karena patung-patung salju raksasa yang tingginya sering melebihi 15 meter (setara dengan gedung 5 lantai). Patung ini mereplikasi ikon arsitektur global, kuil bersejarah, atau karakter fiksi populer dengan detail yang luar biasa.
- Penggunaan 30.000 Ton Salju: Untuk membangun struktur ini, panitia harus mengangkut puluhan ribu ton salju dari pinggiran kota, menunjukkan logistik dan komitmen yang masif.
2. Seni yang Berumur Pendek
- Kehidupan Sementara: Patung-patung ini adalah mahakarya temporer. Setelah festival berakhir (hanya sekitar satu minggu), semua patung akan dihancurkan. Keindahan yang hanya bertahan sebentar ini meningkatkan nilai apresiasi dan filosofisnya, mengingatkan pada estetika Jepang tentang kefanaan (mono no aware).
3. Triple Venue yang Berbeda
Festival ini memiliki tiga lokasi utama dengan fokus berbeda:
- Taman Ōdōri: Fokus pada patung salju raksasa dan teknologi (projection mapping).
- Susukino: Fokus pada patung es jernih yang diukir rumit dan bar es.
- Tsudome: Fokus pada permainan dan aktivitas salju interaktif untuk keluarga.
II. Keajaiban: Perpaduan Seni, Teknologi, dan Budaya
Keajaiban Yuki Matsuri terletak pada bagaimana ia menggabungkan seni tradisional dengan teknologi modern, serta makna filosofisnya.
1. Projection Mapping (Patung yang Hidup)
- Transformasi di Malam Hari: Patung salju raksasa di Ōdōri dihidupkan pada malam hari melalui teknologi proyeksi pemetaan cahaya. Cahaya, warna, dan animasi yang diproyeksikan ke permukaan patung salju menciptakan ilusi visual yang dinamis, mengubah patung putih statis menjadi pertunjukan teater yang spektakuler.
2. Keterlibatan Global dan Lokal
- Kompetisi Internasional: Festival ini menarik seniman pemahat salju dari seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam kompetisi internasional. Ini menjadikan Sapporo sebagai pusat seni pahat salju global.
- Semangat Gaman: Festival ini adalah perwujudan dari semangat Jepang, Gaman (ketahanan dan keteguhan). Masyarakat Sapporo mengubah salju—yang biasanya dianggap sebagai hambatan di musim dingin—menjadi sumber kreativitas, kegembiraan, dan keindahan, menunjukkan ketahanan mereka terhadap kesulitan.
3. Pahatan Es yang Jernih
- Kemurnian Artistik: Patung es di Susukino menunjukkan tingkat detail dan kejelasan yang luar biasa. Patung ini sering diukir dari balok es murni dan diterangi dari dalam, memberikan kesan seperti kristal raksasa yang berkilauan.
Secara ringkas, Sapporo Snow Festival adalah keajaiban yang mengubah salju dan es, yang biasanya beku dan merepotkan, menjadi seni publik yang monumental dan penuh cahaya. Ini adalah perayaan kreativitas, teknologi, dan filosofi Jepang tentang keindahan yang fana namun mendalam.
Kesimpulan
Sapporo Snow Festival adalah sebuah keajaiban temporer yang dibangun dari elemen paling sederhana—salju dan es. Keunikannya terletak pada skala yang monumental, di mana seluruh kota berpartisipasi dalam pameran seni musim dingin yang megah.
Yuki Matsuri adalah perayaan semangat Gaman, yang mengubah kesulitan menjadi kesenangan, dan mengubah suhu beku menjadi kanvas yang memukau. Lebih dari sekadar atraksi wisata, festival ini adalah cerminan dari identitas Hokkaido: dingin, tangguh, namun penuh dengan kreativitas, teknologi, dan keramahan yang hangat. Ia adalah bukti bahwa di tangan seniman dan komunitas yang bersatu, es dapat diubah menjadi berlian dan salju dapat menjadi mahakarya abadi (meskipun hanya bertahan selama satu minggu).
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


