Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Keajaiban Radikal Habitat 67 Revolusi Hunian Masa Depan yang Tak Lekang Oleh Waktu

Habitat 67

Dalam dunia arsitektur, sangat jarang ditemukan sebuah proyek yang ambisius yang mampu bertahan sebagai ikon selama lebih dari setengah abad. Namun, Habitat 67 di Montreal, Kanada, berhasil melakukannya. Bangunan ini bukan sekadar apartemen kompleks; ia adalah sebuah pernyataan politik, sosial, dan seni yang menantang segala norma pembangunan perkotaan konvensional pada masanya.

1. Sejarah dan Visi Moshe Safdie

Habitat 67 lahir dari pikiran seorang mahasiswa arsitektur berusia 24 tahun bernama Moshe Safdie . Proyek ini awalnya merupakan tesis masternya di McGill University sebelum akhirnya dipilih menjadi paviliun utama dalam ajang bergengsi Expo 67 (Pameran Dunia 1967).

Visi Safdie sangat revolusioner: “Untuk setiap orang ada taman” (Taman untuk setiap orang). Di tengah maraknya pembangunan blok apartemen yang monoton, kaku, dan sesak pada tahun 1960-an, Safdie ingin membuktikan bahwa kehidupan perkotaan yang padat tetap bisa memiliki kualitas hidup seperti di pinggiran kota. Ia ingin menggabungkan privasi, cahaya matahari, dan ruang terbuka hijau ke dalam struktur bangunan vertikal yang futuristik.

2. Struktur Unik: Tumpukan Balok Lego Raksasa

Habitat 67

Sumber Foto: https://www.archdaily.com/404803/ad-classics-habitat-67-moshe-safdie

Secara visual, Habitat 67 tampak seperti tumpukan balok beton yang disusun secara acak oleh tangan raksasa. Namun, di balik tampilan “acak” tersebut, terdapat perhitungan matematika dan arsitektur yang sangat presisi.

Bangunan ini terdiri dari 354 kubus beton prefabrikasi yang identik. Kubus-kubus ini ditata sedemikian rupa sehingga menciptakan 146 unit hunian dengan berbagai ukuran dan konfigurasi. Setiap kubus berfungsi sebagai unit struktural sekaligus ruang hidup. Karena susunannya yang tidak sejajar secara vertikal, atap dari satu unit hunian sering kali berfungsi sebagai teras atau taman bagi unit di atasnya.

3. Inovasi Prefabrikasi: Pabrik di Lokasi Proyek

Salah satu alasan mengapa Habitat 67 dianggap sebagai keajaiban teknik adalah penggunaan metode prefabrikasi . Pada saat itu, Safdie membangun pabrik beton langsung di lokasi konstruksi. Setiap kubus dicetak, dilengkapi dengan instalasi listrik dan dapur di dalam pabrik, lalu diangkat menggunakan derek raksasa ke posisinya.

Meskipun saat ini metode prefabrikasi adalah hal lumrah, pada tahun 1967, ini adalah eksperimen teknologi bangunan yang sangat berani. Habitat 67 adalah salah satu bangunan pertama di dunia yang menggunakan sistem modular berskala besar dengan tingkat kerumitan seperti ini.

4. Pengalaman Hidup di Habitat 67

Hidup di Habitat 67 adalah pengalaman yang unik. Karena setiap unit memiliki orientasi yang berbeda-beda, penghuni mendapatkan pemandangan yang beragam—mulai dari aliran Sungai Saint Lawrence hingga pemandangan kota Montreal.

Keunggulan utama dari desain ini adalah:

  • Cahaya Alami: Berkat tata letaknya yang “berongga”, cahaya matahari dapat masuk dari berbagai sisi ke dalam rumah.
  • Privasi: Meskipun merupakan apartemen, setiap unit terasa seperti rumah mandiri karena tidak ada dinding yang bersentuhan langsung dengan tetangga di banyak sisi.
  • Ventilasi Silang: Struktur ini memungkinkan udara mengalir bebas di sela-sela bangunan, menjaga suhu tetap sejuk secara alami.
Habitat 67

Sumber Foto: https://www.istockphoto.com/id/foto/habitat-67-complex-kanada-gm1058276972-282828364

Penjelasan: Mengapa Habitat 67 Menjadi Ikon Dunia?

Habitat 67 tidak hanya bersyukur karena bentuknya yang aneh, tetapi karena ia menjawab masalah mendasar manusia: keinginan akan alam di tengah beton kota.

Bangunan ini menjelaskan bahwa arsitektur tidak harus membosankan untuk menjadi fungsional. Ia membuktikan bahwa modularitas (keseragaman bagian) bisa menghasilkan kompleksitas (keanekaragaman bentuk). Meskipun awalnya dikritik karena biaya pembangunannya yang membengkak, kini Habitat 67 menjadi salah satu alamat paling elit dan dicari di Kanada, membuktikan bahwa desain yang berorientasi pada manusia akan selalu memiliki nilai tinggi.

Kesimpulan

Habitat 67 adalah monumen bagi keberanian imajinasi manusia. Melalui tumpukan kubus betonnya, Moshe Safdie berhasil menunjukkan bahwa perumahan masa depan tidak harus mengorbankan taman dan sinar matahari demi kepadatan penduduk.

Meskipun sudah berusia lebih dari 50 tahun, bangunan ini tetap terlihat jauh lebih futuristik dibandingkan banyak bangunan modern saat ini. Habitat 67 adalah bukti bahwa sebuah visi yang radikal, jika dieksekusi dengan integritas arsitektural, dapat mengubah cara pandang kita terhadap ruang hidup selamanya. Ia bukan sekedar bangunan, ia adalah legenda hidup arsitektur dunia.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *