Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Jangan Kasih Makan Ini! 7 Bahan Makanan Rumahan yang Beracun bagi Hewan

Jangan Kasih Makan Ini

Hubungan antara pemilik dan hewan peliharaan sering kali terasa seperti hubungan orang tua dan anak. Ada ikatan emosional yang kuat yang membuat kita ingin membagikan segala hal dengan mereka, termasuk makanan. Saat kita sedang menikmati makan malam yang lezat atau camilan sore, dan melihat sepasang mata bulat yang menatap dengan penuh harap, naluri pertama kita adalah memberikan sedikit potongan sebagai tanda kasih sayang.

Namun, di balik niat baik tersebut, tersembunyi bahaya yang nyata. Fisiologi manusia dan hewan sangatlah berbeda. Tubuh manusia telah berevolusi untuk memproses berbagai jenis makanan dan zat kimia yang bagi hewan lain bisa menjadi racun mematikan. Hati dan ginjal anjing atau kucing tidak memiliki enzim yang sama dengan kita untuk memecah senyawa tertentu. Akibatnya, apa yang bagi kita hanyalah bumbu dapur biasa atau camilan manis, bisa memicu kerusakan organ permanen atau bahkan kematian pada hewan kesayangan hanya dalam hitungan jam.

Penting bagi setiap pemilik hewan untuk memiliki pengetahuan mendalam tentang batasan nutrisi ini. Artikel ini akan menguraikan secara rinci 7 bahan makanan rumahan yang paling umum namun paling berbahaya, serta penjelasan ilmiah mengapa Anda harus ekstra waspada.


1. Cokelat dan Produk Olahan Kakao

Cokelat menempati urutan teratas dalam daftar makanan yang paling sering menyebabkan keracunan pada anjing, namun banyak pemilik kucing yang juga belum menyadari risikonya. Komponen beracun dalam cokelat adalah theobromine dan kafein. Keduanya termasuk dalam kategori methylxanthines, senyawa yang merangsang sistem saraf pusat dan jantung.

Manusia dapat memetabolisme theobromine dengan cepat, sehingga kita bisa menikmati cokelat tanpa masalah. Sebaliknya, anjing memproses zat ini dengan sangat lambat, yang menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh mereka. Tingkat toksisitas cokelat sangat bergantung pada jenisnya. Bubuk kakao dan dark chocolate (cokelat masak) memiliki konsentrasi theobromine tertinggi dan paling berbahaya, sementara cokelat susu (milk chocolate) memiliki kadar yang lebih rendah, dan cokelat putih memiliki kadar paling sedikit—namun tetap mengandung gula dan lemak yang tinggi.

Bahaya Theobromine: Kenapa Anda Jangan Kasih Makan Ini?

Gejala keracunan cokelat biasanya muncul dalam 6 hingga 12 jam setelah hewan mengonsumsinya. Tanda-tanda awal meliputi kegelisahan ekstrem, muntah, diare, dan rasa haus yang tidak wajar. Jika tidak segera ditangani, racun akan menyerang jantung, menyebabkan irama jantung yang tidak beraturan (aritmia), tremor otot, kejang, hingga kolaps. Bagi anjing ras kecil, sepotong kecil baking chocolate sudah cukup untuk berakibat fatal. Oleh karena itu, simpanlah persediaan cokelat di lemari tinggi yang terkunci dan jangan kasih makan ini sebagai hadiah, meskipun hewan Anda terlihat sangat menginginkannya.

2. Bawang (Merah, Putih, Bombay) dan Kucai

Keluarga Allium—yang mencakup bawang merah, bawang putih, bawang bombay, daun bawang, dan kucai—adalah bahan pokok di hampir setiap dapur Indonesia. Namun, bagi kucing dan anjing, tanaman ini adalah racun yang merusak darah. Bawang mengandung senyawa N-propyl disulfide yang bersifat oksidan kuat.

Ketika hewan menelan bawang, senyawa ini menempel pada molekul oksigen di sel darah merah dan menyebabkan kerusakan oksidatif. Kerusakan ini membuat tubuh hewan menganggap sel darah merahnya sendiri sebagai benda asing dan menghancurkannya (hemolisis). Akibatnya, hewan akan menderita anemia hemolitik yang parah. Perlu diingat bahwa bawang putih diperkirakan lima kali lebih beracun daripada bawang merah bagi anjing dan kucing.

Bawang Merusak Sel Darah, Tolong Jangan Kasih Makan Ini

Bentuk bawang tidak mempengaruhi tingkat bahayanya. Bawang mentah, dimasak, ditumis, dikeringkan, atau dalam bentuk bubuk bawang (yang sering ada di makanan bayi atau bumbu mi instan) sama-sama berbahaya. Gejala keracunan mungkin tidak muncul seketika tetapi berkembang dalam beberapa hari. Anda akan melihat hewan menjadi sangat lesu, gusi berwarna pucat atau putih, detak jantung cepat, dan urine berwarna merah gelap.

Seringkali pemilik hewan memberikan sisa kuah soto, bakso, atau tumisan yang mengandung bawang tanpa sadar. Demi kesehatan darah mereka, pastikan Anda jangan kasih makan ini, termasuk makanan sisa yang sudah tercampur bumbu bawang.

3. Anggur dan Kismis

Anggur dan bentuk keringnya, kismis, adalah anomali dalam dunia toksikologi hewan. Hingga saat ini, para ilmuwan belum berhasil mengidentifikasi zat spesifik apa dalam buah ini yang menyebabkan keracunan. Namun, efeknya sudah sangat jelas dan terdokumentasi: konsumsi anggur dapat menyebabkan gagal ginjal akut yang mendadak pada anjing.

Tingkat toleransi setiap hewan terhadap anggur sangat tidak terprediksi. Ada anjing yang mungkin tidak menunjukkan gejala setelah memakan beberapa butir, sementara anjing lain bisa mengalami gagal ginjal total hanya dengan memakan 3-4 butir kismis. Karena ketidakpastian ini, para dokter hewan sepakat bahwa tidak ada dosis yang aman. Kismis dianggap lebih berbahaya karena racunnya lebih terkonsentrasi dibandingkan buah anggur segar yang mengandung banyak air.

Ancaman Gagal Ginjal, Sebaiknya Jangan Kasih Makan Ini

Gejala awal yang paling khas adalah muntah berulang kali dalam beberapa jam setelah konsumsi. Hewan kemudian akan menjadi lesu, menolak makan, dan mungkin mengalami sakit perut saat disentuh. Tanda paling kritis dari kerusakan ginjal adalah perubahan pola urinasi—hewan bisa minum sangat banyak atau justru berhenti kencing sama sekali (anuria).

Kismis sering tersembunyi dalam roti, kue bolu, sereal, atau camilan trail mix. Selalu periksa komposisi makanan ringan Anda. Mengingat risiko kerusakan ginjal yang sering kali bersifat permanen dan tidak bisa diperbaiki, langkah terbaik adalah jangan kasih makan ini dan jauhkan piring buah dari jangkauan moncong hewan peliharaan Anda.

4. Xylitol (Pemanis Buatan)

Di era kesadaran kesehatan modern, banyak rumah tangga beralih ke produk bebas gula (sugar-free). Xylitol adalah pemanis alkohol alami yang sering digunakan sebagai pengganti gula dalam permen karet, permen mint, selai kacang, pasta gigi, dan makanan diet. Bagi manusia, xylitol aman. Namun bagi anjing, xylitol adalah racun yang bekerja sangat cepat.

Ketika anjing menelan xylitol, tubuh mereka salah mengartikannya sebagai glukosa dalam jumlah besar. Pankreas merespons dengan melepaskan insulin secara masif. Lonjakan insulin ini menyebabkan kadar gula darah anjing turun drastis ke level yang berbahaya (hipoglikemia) dalam waktu 10 hingga 60 menit. Selain itu, xylitol juga dapat menyebabkan nekrosis hati (kematian jaringan hati) yang bisa berujung pada gagal hati.

Pemanis Mematikan: Pastikan Anda Jangan Kasih Makan Ini

Banyak pemilik anjing menggunakan selai kacang sebagai cara untuk memberikan obat atau mengisi mainan puzzle anjing. Ini adalah praktik yang berbahaya jika Anda tidak membaca labelnya. Jika selai kacang tersebut mengandung xylitol, nyawa anjing Anda bisa terancam dalam hitungan menit.

Gejala hipoglikemia meliputi muntah, lemas mendadak, kesulitan berdiri, sempoyongan seperti mabuk, dan kejang. Jika Anda memiliki produk dengan label “sugar-free” atau “no sugar added”, perlakukan produk itu layaknya obat keras. Simpan di tempat tertutup dan jangan kasih makan ini kepada hewan peliharaan, sekecil apa pun jumlahnya.

5. Alpukat

Alpukat sering dipuja sebagai superfood bagi manusia karena kandungan lemak sehatnya. Namun, tanaman alpukat mengandung zat fungisida alami bernama persin. Zat ini terdapat di hampir seluruh bagian tanaman: daging buah, kulit, biji, hingga daunnya.

Meskipun anjing dan kucing memiliki resistensi yang sedikit lebih baik terhadap persin dibandingkan hewan lain, risiko gangguan pencernaan parah seperti muntah dan diare tetap tinggi. Bahaya terbesar justru mengancam hewan peliharaan lain seperti burung, kelinci, dan kuda. Bagi burung peliharaan (seperti parkit atau kakatua), persin sangat mematikan karena dapat menyebabkan akumulasi cairan di sekitar jantung dan paru-paru, yang menyebabkan kesulitan bernapas dan kematian. Selain itu, biji alpukat yang besar dan licin menimbulkan risiko tersedak atau penyumbatan usus yang fatal bagi anjing.

Alpukat Bukan Superfood untuk Hewan, Jangan Kasih Makan Ini

Jangan biarkan anjing Anda bermain dengan biji alpukat atau mengorek sisa daging buah dari kulitnya di tempat sampah. Jika Anda memelihara burung, pastikan mereka tidak pernah mendapatkan akses ke guacamole atau roti bakar alpukat Anda. Mengingat risikonya yang bervariasi dari sakit perut hingga kematian pada spesies tertentu, aturan paling aman adalah jangan kasih makan ini kepada hewan jenis apa pun di rumah Anda.

6. Alkohol dan Adonan Ragi Mentah

Memberikan alkohol pada hewan peliharaan, baik sengaja maupun tidak, adalah tindakan yang sangat ceroboh. Tubuh hewan berukuran jauh lebih kecil daripada manusia, sehingga sedikit saja alkohol (etanol) dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat yang parah. Hati hewan tidak siap untuk memproses alkohol.

Selain minuman keras, bahaya tersembunyi lainnya adalah adonan roti mentah yang mengandung ragi (yeast). Jika hewan menelan adonan mentah, ragi akan terus hidup di dalam lambung hewan yang hangat dan lembap. Ragi akan memfermentasi gula dalam adonan, menghasilkan gas karbon dioksida dan alkohol. Gas tersebut akan membuat lambung mengembang hingga menyakitkan (kondisi bloat), yang bisa memutar usus (GDV), sementara alkohol yang dihasilkan akan diserap ke dalam darah dan menyebabkan keracunan alkohol.

Risiko Keracunan Alkohol: Peringatkan Tamu Jangan Kasih Makan Ini

Gejala keracunan alkohol pada hewan meliputi muntah, jalan sempoyongan, disorientasi, depresi napas, suhu tubuh rendah, hingga koma. Saat Anda mengadakan pesta di rumah, pastikan gelas minuman tidak diletakkan di meja pendek yang mudah dijangkau anjing.

Juga, saat sedang membuat kue atau roti, letakkan adonan yang sedang diistirahatkan (proofing) di tempat tinggi atau di dalam oven yang mati. Karena efek ganda dari gas dan keracunan alkohol ini sangat menyiksa, pastikan Anda jangan kasih makan ini dan awasi dapur Anda dengan ketat.

7. Tulang yang Dimasak (Cooked Bones)

Mungkin terdengar kontradiktif, bukankah anjing dan tulang adalah pasangan yang alami? Di alam liar, hewan memang memakan tulang mentah. Namun, tulang yang sudah dimasak (direbus, digoreng, atau dipanggang) mengalami perubahan struktur menjadi kering dan rapuh.

Tulang yang sudah dimasak, terutama tulang ayam atau tulang iga sapi, sangat mudah pecah menjadi serpihan tajam (splinter) saat digigit. Serpihan tajam ini bisa melukai mulut, kerongkongan, atau bahkan menembus dinding lambung dan usus hewan. Kondisi ini disebut peritonitis (infeksi rongga perut) yang sangat menyakitkan dan sering kali fatal jika tidak segera dioperasi. Selain itu, tulang masak juga berisiko tinggi menyebabkan impaksi (sembelit parah) di mana massa tulang menyumbat saluran pencernaan.

Bahaya Serpihan Tajam, Tegaslah untuk Jangan Kasih Makan Ini

Banyak pemilik hewan memberikan sisa tulang ayam goreng atau tulang sup sebagai “hadiah”. Ini adalah kebiasaan buruk yang harus dihentikan. Jika ingin memberikan aktivitas mengunyah, berikanlah mainan kunyah khusus (chew toys) atau tulang mentah yang sesuai di bawah pengawasan (dengan konsultasi dokter hewan).

Risiko robeknya usus akibat serpihan tulang masak terlalu besar. Jadi, saat membersihkan meja makan setelah menyantap ayam goreng atau iga bakar, pastikan semua tulang langsung masuk ke tempat sampah yang tertutup rapat dan jangan kasih makan ini kepada anjing atau kucing Anda yang menunggu di bawah meja.

Langkah Darurat Jika Terlanjur Tertelan

Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Jika Anda mencurigai hewan peliharaan Anda telah menelan salah satu dari daftar di atas, jangan menunggu hingga gejala muncul. Segera hubungi dokter hewan terdekat. Simpan sampel makanan atau kemasan yang dimakan untuk membantu dokter hewan menentukan tindakan medis yang tepat. Hindari memberikan obat manusia atau memaksa hewan muntah tanpa instruksi medis, karena hal tersebut bisa memperburuk kondisi.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *