
Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/67413325667365172/
Diwali adalah festival cahaya yang dirayakan oleh umat Hindu, Jain, Sikh, dan sebagian Buddha sebagai simbol kemenangan kebaikan atas kejahatan serta cahaya atas kegelapan. Pada perayaan ini, masyarakat menyalakan lampu minyak atau diyas, menyalakan kembang api, membersihkan serta menghias rumah, dan saling berbagi makanan manis sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan. Diwali juga menjadi momen untuk berdoa memohon berkah, kemakmuran, dan keberuntungan bagi keluarga. Dirayakan selama lima hari, festival ini menjadi salah satu tradisi paling meriah dan penuh warna dalam budaya India.
Kapan festival diwali dilakukan?
perayaan ini biasanya berlangsung pada bulan Kartika dalam kalender Hindu, yaitu antara pertengahan Oktober hingga pertengahan November. Pada momen ini, masyarakat menyalakan lampu minyak, menghias rumah, menyalakan kembang api, serta berdoa untuk keberuntungan dan kemakmuran. Dirayakan selama lima hari, Diwali menjadi salah satu festival terbesar dan paling meriah dalam budaya India.
Makna Penting dari Perayaan Diwali
Diwali memiliki beberapa makna mendalam, di antaranya:
- Kemenangan kebaikan atas kejahatan, sebagaimana digambarkan dalam kisah Rama dan Rahwana.
- Kemenangan cahaya atas kegelapan, yang ditandai dengan jutaan lampu minyak yang dinyalakan di seluruh wilayah.
- Harapan baru bagi keluarga yang ingin memulai hidup lebih baik.
- Pembersihan diri, baik secara fisik maupun spiritual.
- Doa untuk kemakmuran, terutama melalui pemujaan Dewi Lakshmi, dewi kekayaan.
Makna-makna ini menjadikan Diwali bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga momen refleksi diri yang sangat berharga.
hal-hal yang dilakukan saat Diwali:

Sumber foto by: https://utsav.gov.in/public/festival_top/1659608853.jpg
1. Membersihkan dan Menghiasi Rumah
Sebelum Diwali tiba, keluarga akan membersihkan rumah secara menyeluruh sebagai simbol membersihkan diri dari energi buruk dan mempersiapkan ruang untuk keberkahan baru. Setelah bersih, rumah dihias dengan bunga, kain warna-warni, lampu gantung, dan pola rangoli di lantai.
2. Menyalakan Lampu Minyak atau Diyas
Lampu minyak kecil (diyas) menjadi simbol utama Diwali. Lampu ini dinyalakan dan diletakkan di sekitar rumah, halaman, dan balkon. Cahaya dari diyas melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan serta harapan baru dalam kehidupan.
3. Lakshmi Puja (Upacara Keagamaan)
Pada puncak malam Diwali, keluarga melakukan puja atau doa kepada Dewi Lakshmi, dewi kekayaan dan kemakmuran. Mereka memohon keberuntungan, rezeki, serta hidup yang lebih baik. Puja biasanya dilakukan dengan menyalakan dupa, membaca doa, dan menyiapkan sesaji.
4. Menyalakan Kembang Api
Kembang api menjadi bagian yang paling meriah. Selain menambah suasana pesta, suara dan cahaya kembang api dipercaya dapat mengusir energi negatif dan menandai datangnya kebahagiaan.
5. Mengenakan Pakaian Baru
Orang-orang memakai pakaian tradisional atau baju baru sebagai tanda awal yang segar dan penuh semangat. Pakaian baru juga melambangkan pembaruan diri dan kehidupan yang lebih baik ke depannya.
6. Memberi dan Menerima Hadiah
Keluarga dan teman saling bertukar hadiah seperti makanan manis, cokelat, uang, atau pakaian. Tradisi ini melambangkan kasih sayang, kebersamaan, dan rasa syukur.
7. Menikmati Makanan dan Manisan Khas Diwali
Ada banyak makanan khas yang hanya dibuat saat Diwali, seperti ladoo, barfi, jalebi, dan aneka camilan gurih. Keluarga biasanya memasak bersama atau saling mengirimkan makanan sebagai bentuk kebahagiaan.
8. Berkumpul Bersama Keluarga dan Kerabat
Diwali adalah momen keluarga. Orang-orang pulang kampung, berkumpul, bercerita, makan bersama, dan merayakan kebersamaan. Suasananya hangat seperti Lebaran bagi umat Hindu.
keindahan Diwali

Sumber foto by: https://supercurioso.com/wp-content/uploads/2022/12/que-es-el-Diwali-2.jpg
• Keindahan Diwali terlihat dari ribuan lampu minyak yang menyala dan membuat malam terasa hangat serta penuh cahaya.
• Rumah-rumah dihias dengan warna-warni rangoli, bunga segar, dan lampu kecil yang membuat suasana tampak hidup dan ceria.
• Di luar rumah, kembang api meledak di langit dan menambah kemeriahan malam Diwali.
• Keindahan bukan hanya terlihat dari cahaya dan dekorasinya, tetapi juga dari momen ketika keluarga berkumpul, berbagi makanan manis, dan saling memberi hadiah.
• Semua hal ini membuat Diwali terasa indah—bukan hanya dilihat, tetapi juga benar-benar dirasakan.
Kesimpulan
Diwali adalah festival cahaya yang dirayakan oleh umat Hindu, Jain, Sikh, dan sebagian Buddha sebagai simbol kemenangan kebaikan atas kejahatan serta cahaya atas kegelapan, dan biasanya berlangsung pada bulan Kartika—sekitar pertengahan Oktober hingga pertengahan November—dengan suasana yang meriah dan penuh warna. Perayaan ini bermakna dalam, meliputi kemenangan cahaya atas kegelapan, harapan baru, pembersihan diri, serta doa untuk kemakmuran melalui pemujaan Dewi Lakshmi. Saat Diwali, masyarakat membersihkan dan menghias rumah, menyalakan lampu minyak atau diyas, melakukan Lakshmi Puja, mengenakan pakaian baru, menyalakan kembang api, bertukar hadiah, menikmati makanan khas seperti ladoo dan jalebi, serta berkumpul bersama keluarga dalam suasana hangat. Keindahan Diwali terpancar dari ribuan diyas yang menerangi malam, rangoli warna-warni, bunga segar, kembang api yang menghiasi langit, dan momen kebersamaan yang membuat festival ini bukan hanya indah dilihat, tetapi juga indah dirasakan.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


