Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Dari Tanah Menjadi Barang Yang Beruguna Dan Aesthetic

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/835417799657244415/

Kerajinan dari tanah liat telah lama menjadi bagian dari warisan budaya di berbagai belahan dunia. Selain sebagai media ekspresi seni, tanah liat juga menjadi bahan utama pembuatan berbagai benda fungsional yang memiliki nilai estetika tinggi. Kelebihannya terletak pada kemampuannya dibentuk dengan mudah dan hasil akhirnya yang tahan lama setelah dibakar.

Berikut adalah berbagai benda yang bisa dibuat dari tanah liat, baik yang bersifat fungsional maupun dekoratif:

1. Peralatan Rumah Tangga

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/wXMX1Uqe3vfkCS4T8

  • Piring, mangkuk, gelas, dan kendi – biasa ditemukan dalam bentuk keramik.
  • Tungku kecil atau kompor tradisional – digunakan di beberapa daerah sebagai alat masak.

2. Pot dan Wadah Tanaman

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/5xTVie3qFmuS5hX9A

  • Pot bunga – berbagai ukuran, dari kecil untuk sukulen hingga besar untuk tanaman hias.
  • Vas dekoratif – bisa polos atau dihias motif etnik dan modern.

3. Dekorasi dan Pajangan

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/aBDwZJmnUeq5CDG38

  • Patung miniatur – seperti hewan, tokoh budaya, atau simbol-simbol tradisional.
  • Aksesori rumah – tempat lilin, aroma terapi, tempat pensil, dan hiasan dinding.
  • Relief dinding – ukiran timbul dari tanah liat yang ditempel di tembok.

4. Peralatan Ritual dan Tradisional

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/gmxwi3urGAMRKrpR6

  • Patung dewa/dewi, dupa holder, kendi upacara – banyak ditemukan dalam budaya Jawa, Bali, India, dll.

5. Mainan Anak Tradisional

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/o2gTVFu4ahmVgXpCA

  • Mainan masak-masakan, miniatur binatang, boneka kecil – dibuat sebagai alat bermain edukatif.

6. Kerajinan Fungsional Modern

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/L7imoaWqHT6L8yUX6

  • Lampu hias berbahan tanah liat, difusser essential oil, bahkan casing speaker handmade.

7. Aksesori dan Perhiasan

Sumber foto by: https://images.app.goo.gl/BwBXPBsyjjWPYmJL6

  • Anting, liontin, bros – dibuat dari tanah liat polimer atau tanah liat kering udara, lalu dihias cat.

Tanah liat adalah bahan yang fleksibel dan bisa dikreasikan tanpa batas, tergantung imajinasi dan keahlian pembuatnya.


Berikut adalah beberapa tips agar barang dari tanah liat tetap awet dan tahan lama, baik yang fungsional maupun dekoratif:


1. Hindari Benturan dan Jatuh

  • Letakkan di tempat yang stabil dan jauh dari pinggir meja/rak.
  • Gunakan alas anti-slip atau tatakan empuk jika diletakkan di permukaan keras.

2. Jangan Terkena Perubahan Suhu Mendadak

  • Jangan langsung menuangkan air panas ke wadah tanah liat yang dingin (dan sebaliknya).
  • Hindari pemakaian di microwave atau oven, kecuali jika memang tahan suhu tinggi (label “oven-safe”).

3. Simpan di Tempat Kering

  • Hindari tempat lembap yang bisa membuat jamur tumbuh, terutama jika tidak dilapisi glasir.
  • Simpan di lemari tertutup atau tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.

4. Bersihkan dengan Lembut

  • Gunakan lap halus atau spons lembut saat mencuci atau membersihkan.
  • Hindari sikat kasar yang bisa mengikis permukaan, apalagi yang bermotif atau dicat tangan.

5. Lapisi dengan Pelindung (Opsional)

  • Jika permukaan belum dilapisi glasir, kamu bisa melapisi dengan cairan pelindung keramik (tersedia di toko kerajinan) agar lebih tahan air dan kotoran.

6. Jangan Merendam Terlalu Lama

  • Barang dari tanah liat bisa menyerap air dan melemah jika direndam terlalu lama.
  • Sebaiknya cuci cepat, lalu segera keringkan dengan kain bersih.

7. Simpan Saat Tidak Digunakan

  • Untuk barang-barang musiman atau dekorasi, bungkus dengan bubble wrap atau kain lembut saat disimpan, supaya tidak retak saat ditumpuk.

Dengan perawatan yang tepat, barang dari tanah liat bisa bertahan bertahun-tahun dan tetap indah.


Barang dari tanah liat memang indah dan ramah lingkungan, tapi juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa minus atau kelemahan dari penggunaan barang berbahan tanah liat:


1. Mudah Pecah atau Retak

  • Tanah liat, terutama keramik, rapuh jika terjatuh atau terbentur keras.
  • Tidak cocok untuk lingkungan yang rawan guncangan atau digunakan oleh anak kecil tanpa pengawasan.

2. Berat

  • Barang dari tanah liat cenderung lebih berat dibanding plastik atau bahan sintetis lainnya.
  • Ini menyulitkan saat dipindahkan atau dikirim (biaya pengiriman bisa lebih mahal).

3. Menyerap Air (Jika Tidak Dilapisi Glasir)

  • Tanah liat alami bisa menyerap air, yang membuatnya mudah berjamur atau lembap.
  • Harus dilapisi glasir atau dibakar sempurna agar tahan air.

4. Tidak Tahan Suhu Ekstrem

  • Bisa retak jika terkena perubahan suhu mendadak, misalnya dari dingin ke panas.
  • Kurang cocok untuk oven atau microwave, kecuali yang memang didesain khusus.

5. Rentan Terhadap Noda dan Bau

  • Jika permukaannya tidak halus atau tidak dilapisi, sisa makanan atau cairan bisa menyerap dan menimbulkan bau.

6. Proses Produksi Lama

  • Membuat dan membakar barang tanah liat memerlukan waktu, teknik khusus, dan peralatan (seperti tungku pembakaran).
  • Ini membuat harganya bisa lebih mahal dibanding produk massal dari bahan lain.

Meskipun punya kekurangan, banyak orang tetap memilihnya karena tampilannya yang estetis dan kesan natural yang diberikannya.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *