Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Cheesecake dan Kenangan Manis di Setiap Gigitan

cheesecake

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/4011087178678463/

Cheesecake adalah salah satu dessert paling populer di dunia, terkenal karena teksturnya yang lembut, rasa creamy yang khas, dan kemampuannya untuk dikreasikan dalam berbagai varian rasa. Dari klasik New York cheesecake yang padat dan kaya, hingga versi ringan tanpa oven dengan topping buah segar, dessert ini selalu berhasil memikat hati pencinta makanan manis.

Asal usul cheesecake sendiri sudah ada sejak zaman Yunani kuno. Namun, seiring waktu dan perkembangan dunia kuliner, cheesecake mengalami banyak inovasi, baik dari segi rasa, bahan dasar, hingga cara penyajiannya. Kini, cheesecake bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana seperti krim keju, telur, gula, dan biskuit sebagai dasar, bahkan bisa dibuat tanpa oven!

Di Indonesia, cheesecake semakin digemari, baik sebagai hidangan penutup, kue ulang tahun, hingga oleh-oleh kekinian. Banyak toko kue, kafe, dan UMKM yang mulai mengangkat cheesecake sebagai menu andalan karena rasanya yang universal dan cocok untuk berbagai kalangan.

Tidak hanya lezat, cheesecake juga punya daya tarik visual yang tinggi. Warna lembut, lapisan halus, dan hiasan topping menjadikannya bukan hanya enak dimakan, tapi juga cantik difoto – cocok untuk gaya hidup masa kini yang visual dan digital.

Bahan Utama dalam Cheesecake

  1. Keju: Keju adalah bahan utama dalam cheesecake, dan jenis keju yang digunakan akan mempengaruhi rasa dan tekstur. Jenis keju yang paling umum digunakan adalah:
    • Cream cheese: Keju ini memiliki rasa ringan dan tekstur halus, yang menjadikannya pilihan utama untuk cheesecake klasik, seperti New York-style cheesecake.
    • Ricotta: Keju ricotta digunakan dalam cheesecake ala Italia dan memberikan tekstur lebih ringan dan rasa yang lebih segar.
    • Mascarpone: Keju mascarpone digunakan dalam beberapa varian cheesecake, memberikan tekstur yang sangat lembut dan creamy.
    • Keju lainnya: Beberapa resep juga menggunakan keju cottage atau bahkan keju biru untuk memberikan rasa yang lebih tajam.
  2. Biskuit atau Crust: Cheesecake biasanya memiliki alas yang terbuat dari biskuit yang dihancurkan, seperti biskuit graham cracker, biskuit Marie, atau bahkan biskuit cokelat. Alas ini memberikan tekstur renyah yang kontras dengan kelembutan isian cheesecake.
  3. Telur: Telur digunakan untuk memberikan struktur dan kekayaan pada cheesecake, terutama pada cheesecake yang dipanggang. Telur membantu adonan cheesecake mengeras saat dipanggang, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih padat.
  4. Gula dan Perasa: Gula digunakan untuk memberi rasa manis pada cheesecake. Beberapa cheesecake juga menggunakan perasa seperti vanila, lemon, atau cokelat untuk memberikan kedalaman rasa.

Jadi, apakah kamu sudah mencoba cheesecake hari ini? Atau mungkin, ini saatnya kamu membuatnya sendiri di rumah!

Berikut adalah resep cheesecake sederhana tanpa oven – cocok untuk pemula dan bisa jadi ide jualan atau oleh-oleh:


🧁 Resep Cheesecake Tanpa Oven (No-Bake Cheesecake)

🛒 Bahan-Bahan:

Bahan dasar (crust):

  • 150 gr biskuit Marie Regal atau biskuit gandum
  • 75 gr mentega cair

Bahan lapisan cheesecake:

  • 250 gr cream cheese (suhu ruang)
  • 200 ml whipped cream cair (dingin)
  • 100 gr gula halus
  • 1 sdt vanila ekstrak
  • 1 sdm air jeruk lemon (opsional, agar segar)
  • 1 sdm gelatin bubuk (larutkan dengan 3 sdm air panas)

Topping (opsional):

  • Selai blueberry, stroberi, atau buah segar
  • Parutan cokelat, remahan biskuit, atau topping favorit lainnya

👩‍🍳 Cara Membuat:

  1. Buat Crust (Dasar Kue):
    • Hancurkan biskuit hingga halus (bisa dengan blender atau ditumbuk).
    • Campur dengan mentega cair, aduk rata.
    • Tuang dan tekan di dasar loyang (diameter 20 cm), ratakan.
    • Simpan di kulkas ±30 menit agar mengeras.
  2. Buat Adonan Cheesecake:
    • Kocok cream cheese dan gula halus hingga lembut.
    • Tambahkan vanila dan air jeruk lemon, aduk rata.
    • Kocok whipped cream dalam wadah terpisah hingga kaku.
    • Campurkan whipped cream ke dalam adonan cream cheese.
    • Tambahkan larutan gelatin, aduk rata perlahan.
  3. Penyelesaian:
    • Tuang adonan ke atas dasar biskuit yang sudah mengeras.
    • Ratakan permukaannya, tutup dan simpan di kulkas minimal 4–6 jam (lebih baik semalaman).
  4. Penyajian:
    • Setelah dingin dan set, beri topping sesuai selera.
    • Potong, sajikan, dan nikmati cheesecake lembut tanpa oven!

Tips Membuat Cheesecake yang Sempurna

🧀 1. Gunakan Bahan Berkualitas

  • Cream cheese: Pilih cream cheese yang berkualitas baik, full-fat (bukan light), karena ini kunci rasa dan tekstur cheesecake.
  • Whipping cream: Gunakan dalam keadaan dingin agar mudah mengembang (untuk no-bake cheesecake).
  • Mentega: Gunakan mentega tawar untuk rasa yang lebih seimbang.
  • Biskuit dasar: Gunakan biskuit yang tidak terlalu manis agar tidak dominan, seperti Marie Regal atau digestive biscuit.

🥣 2. Semua Bahan Harus Suhu Ruang (kecuali whipping cream)

  • Bahan seperti cream cheese, telur (untuk baked), dan gula akan lebih mudah tercampur dan menghasilkan adonan halus jika tidak dingin dari kulkas.

🍰 3. Hindari Mengocok Berlebihan

  • Terutama untuk adonan baked cheesecake, terlalu banyak udara yang masuk bisa menyebabkan cheesecake retak saat dipanggang.
  • Kocok secukupnya hingga tercampur rata dan halus.

♨️ 4. Gunakan Teknik Bain-Marie (Baked Cheesecake)

  • Panggang cheesecake di atas loyang berisi air panas (water bath) agar matang merata, tekstur lembut, dan tidak mudah retak.
  • Bungkus loyang dengan aluminium foil agar air tidak masuk ke dalam adonan.

❄️ 5. Diamkan Cheesecake di Kulkas Minimal 4–6 Jam

  • Baik no-bake maupun baked cheesecake, waktu pendinginan sangat penting untuk membuat tekstur set dan rasa menyatu.
  • Untuk hasil terbaik, diamkan semalaman di kulkas.

🍓 6. Tambahkan Topping Saat Sudah Dingin

  • Jangan beri topping saat cheesecake masih hangat atau belum mengeras, karena bisa membuat lapisan atas rusak.

🔪 7. Potong dengan Pisau Hangat

  • Celupkan pisau ke air panas, lap kering, lalu potong cheesecake agar hasil potongannya rapi dan tidak hancur.

🎯 Bonus Tips:

  • Untuk jualan, buat cheesecake dalam bentuk cup atau mini slice agar praktis dan menarik.
  • Simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan bisa tahan 3–5 hari.

Jenis-Jenis Cheesecake

Dari waktu ke waktu, cheesecake mengalami banyak modifikasi dan variasi, tergantung selera lokal dan bahan yang tersedia. Berikut adalah beberapa jenis cheesecake yang paling populer:

1. New York-Style Cheesecake

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/155303888261668304/

Menggunakan banyak cream cheese, telur, dan sour cream, cheesecake ini dipanggang dan memiliki tekstur yang padat, kaya, dan sangat creamy. Biasanya disajikan polos atau dengan topping buah.

👨‍🍳 Resep New York-Style Cheesecake Sederhana

Bahan Crust:

  • 200 gram biskuit (graham atau Marie), haluskan
  • 100 gram mentega, lelehkan

Bahan Isi:

  • 500 gram cream cheese
  • 150 gram gula pasir
  • 200 ml sour cream
  • 2 butir telur
  • 1 sdm maizena atau tepung terigu
  • 1 sdt vanila ekstrak
  • 1 sdm air lemon

Cara Membuat:

  1. Crust: Campur biskuit dan mentega, tekan ke dasar loyang springform. Panggang 10 menit di suhu 160°C, lalu sisihkan.
  2. Isi: Kocok cream cheese dan gula hingga lembut. Tambahkan telur satu per satu, lalu masukkan sour cream, vanila, lemon, dan maizena.
  3. Tuang adonan ke loyang. Panggang dengan teknik bain-marie di suhu 150°C selama ±60 menit atau hingga set.
  4. Matikan oven, biarkan cheesecake di dalam oven selama 30 menit agar tidak retak.
  5. Dinginkan di suhu ruang, lalu simpan di kulkas minimal 6 jam sebelum disajikan.

2. No-Bake Cheesecake

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/567312884328966534/

Tidak menggunakan oven, melainkan didinginkan di kulkas. Teksturnya lebih ringan dan lembut. Cocok untuk pemula atau sebagai dessert cepat saji.

👩‍🍳 Resep No-Bake Cheesecake Sederhana

Bahan Dasar (Crust):

  • 150 gr biskuit (Marie atau digestive), haluskan
  • 75 gr mentega tawar, lelehkan

Bahan Isi:

  • 250 gr cream cheese (suhu ruang)
  • 200 ml whipped cream cair (dingin)
  • 100 gr gula halus
  • 1 sdt vanila ekstrak
  • 1 sdm air perasan lemon (opsional, agar segar)
  • 1 sdm gelatin bubuk + 3 sdm air panas (larutkan)

Topping (Opsional):

  • Selai buah (stroberi, blueberry, mangga)
  • Parutan cokelat, buah segar, kacang almond, dll.

Langkah-Langkah:

  1. Crust:
    Campur biskuit halus dengan mentega cair. Tekan ke dasar loyang atau cup. Simpan di kulkas ±30 menit.
  2. Adonan Cheesecake:
    • Kocok cream cheese dan gula halus hingga lembut.
    • Tambahkan vanila dan air lemon, aduk rata.
    • Kocok whipped cream terpisah hingga soft peak.
    • Campur whipped cream ke dalam adonan cream cheese.
    • Tambahkan gelatin cair, aduk perlahan hingga rata.
  3. Penyelesaian:
    • Tuang adonan ke atas crust, ratakan.
    • Dinginkan di kulkas minimal 4–6 jam atau semalaman agar set sempurna.
  4. Topping:
    Tambahkan topping favorit setelah cheesecake mengeras.

3. Japanese Cotton Cheesecake

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/374784000260091398/

Teksturnya ringan, empuk, dan seperti bolu karena menggunakan teknik pengocokan putih telur seperti souffle. Rasanya tidak terlalu manis, sangat populer di Asia.

👨‍🍳 Resep Japanese Cotton Cheesecake

Bahan A (Adonan Keju):

  • 250 gr cream cheese
  • 50 gr mentega tawar
  • 100 ml susu cair
  • 40 gr tepung terigu protein rendah
  • 20 gr maizena
  • 4 kuning telur
  • 1 sdt vanila ekstrak

Bahan B (Meringue):

  • 4 putih telur
  • 80 gr gula pasir
  • 1 sdt air jeruk lemon atau cuka (agar meringue stabil)

Cara Membuat:

  1. Lelehkan & Campur:
    Panaskan cream cheese, mentega, dan susu dalam panci kecil dengan api kecil sambil diaduk hingga halus. Dinginkan.
  2. Campur Bahan Kering:
    Masukkan tepung terigu, maizena, dan vanila ke dalam campuran keju. Aduk rata. Tambahkan kuning telur satu per satu.
  3. Kocok Meringue:
    Kocok putih telur hingga berbusa, tambahkan gula bertahap dan air jeruk lemon. Kocok hingga soft peak.
  4. Gabungkan:
    Ambil sebagian meringue ke adonan keju, aduk perlahan. Lalu tuang kembali ke meringue, aduk balik hingga tercampur rata.
  5. Panggang:
    Tuang adonan ke loyang bulat berlapis baking paper. Panggang dengan metode au bain-marie (letakkan loyang di atas loyang lain berisi air panas).
    Suhu: 150°C selama 60 menit, lalu turunkan ke 130°C selama 30 menit.
  6. Dinginkan:
    Setelah matang, biarkan dalam oven yang dimatikan dengan pintu sedikit terbuka selama 15–20 menit agar tidak menciut. Dinginkan sebelum disajikan.

4. Basque Burnt Cheesecake

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/1477812372894816/

Berwarna kecokelatan gelap di permukaannya karena dipanggang dengan suhu tinggi. Bagian dalamnya tetap lembut dan creamy. Rasanya gurih-manis dan agak smoky.

👨‍🍳 Resep Basque Burnt Cheesecake

Bahan:

  • 600 gr cream cheese (suhu ruang)
  • 150 gr gula pasir
  • 1/4 sdt garam
  • 4 butir telur (suhu ruang)
  • 250 ml whipping cream (dingin)
  • 1 sdt vanila ekstrak
  • 20 gr tepung maizena

Langkah-Langkah Membuat:

  1. Siapkan Loyang:
    • Lapisi loyang springform 20 cm dengan kertas roti, pastikan kertasnya lebih tinggi dari tepi loyang (sekitar 5 cm lebih tinggi) untuk memberi ruang bagi adonan mengembang.
  2. Campurkan Bahan:
    • Kocok cream cheese, gula, dan garam hingga lembut dan tercampur rata.
    • Tambahkan telur satu per satu sambil terus dikocok hingga rata.
    • Masukkan whipped cream, vanila, dan tepung maizena. Aduk hingga semua bahan tercampur halus.
  3. Panggang Cheesecake:
    • Tuang adonan cheesecake ke dalam loyang yang sudah disiapkan.
    • Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 200°C selama 50–60 menit. Bagian atasnya akan terlihat sangat gelap, bahkan hampir gosong. Inilah ciri khas Basque Burnt Cheesecake.
    • Jangan khawatir jika terlihat terbakar, bagian dalamnya tetap akan lembut dan creamy.
  4. Dinginkan dan Sajikan:
    • Biarkan cheesecake dingin pada suhu ruang terlebih dahulu, lalu simpan di kulkas selama minimal 4 jam, atau semalaman untuk hasil terbaik.
    • Cheesecake ini bisa disajikan langsung dari kulkas atau pada suhu ruang.

5. Ricotta Cheesecake (Italian Style)

Sumber foto by: http://id.pinterest.com/pin/330310953940121045/

Menggunakan keju ricotta sebagai bahan utama, membuat teksturnya lebih ringan dan tidak terlalu creamy. Biasanya tidak terlalu manis dan cocok sebagai hidangan klasik Italia.

👨‍🍳 Resep Ricotta Cheesecake (Italian Style)

Bahan Crust (Alas):

  • 200 gr biskuit Marie atau biskuit graham, haluskan
  • 100 gr mentega, lelehkan

Bahan Isian Cheesecake:

  • 500 gr ricotta (keju ricotta segar)
  • 200 gr gula pasir
  • 4 butir telur
  • 1 sdt vanila ekstrak
  • 1 sdm air perasan lemon
  • 200 ml krim kental (heavy cream)
  • 2 sdm tepung maizena (opsional, untuk kekentalan ekstra)

Cara Membuat:

  1. Persiapan Crust:
    • Campurkan biskuit yang sudah dihancurkan dengan mentega leleh. Aduk rata, lalu tekan campuran biskuit ke dasar loyang springform berukuran 20 cm. Tekan hingga rata dan padat. Panggang di suhu 160°C selama 10 menit, kemudian biarkan dingin.
  2. Persiapan Isian:
    • Kocok ricotta dan gula pasir dalam mangkuk besar hingga lembut dan halus.
    • Tambahkan telur satu per satu sambil terus dikocok hingga rata.
    • Masukkan vanila ekstrak, perasan lemon, dan krim kental. Aduk rata.
    • Jika ingin cheesecake lebih padat, tambahkan maizena dan aduk hingga tercampur rata.
  3. Panggang Cheesecake:
    • Tuang adonan ricotta ke atas crust yang sudah dingin. Ratakan permukaannya.
    • Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 170°C selama 50–60 menit, atau hingga permukaan cheesecake mulai mengeras dan sedikit berwarna keemasan.
    • Setelah matang, matikan oven dan biarkan cheesecake mendingin di dalam oven dengan pintu sedikit terbuka selama 1 jam. Ini membantu cheesecake mendingin perlahan dan mengurangi kemungkinan retak.
  4. Dinginkan dan Sajikan:
    • Setelah dingin, simpan cheesecake di kulkas selama minimal 4 jam atau semalaman agar tekstur dan rasa semakin menyatu.
    • Sajikan cheesecake dengan topping buah segar, seperti buah berry, atau taburan kacang almond panggang jika suka.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *