
Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/306033737201649295/
Americano adalah minuman kopi yang dibuat dengan mencampurkan satu atau dua shot espresso dengan air panas. Tujuannya untuk menghasilkan rasa yang lebih ringan dibanding espresso, tetapi tetap mempertahankan aroma dan karakter khasnya. Nama “Americano” berasal dari tentara Amerika yang menambahkan air ke espresso saat berada di Italia agar rasanya mirip kopi hitam yang biasa mereka minum di rumah.
Asal-Usul Americano
Americano memiliki akar sejarah yang cukup menarik. Kisahnya bermula pada masa Perang Dunia II, ketika tentara Amerika ditempatkan di Italia. Saat itu, kopi yang paling populer di Italia adalah espresso, minuman kopi pekat yang disajikan dalam cangkir kecil dengan rasa kuat dan tajam. Namun, bagi lidah orang Amerika yang terbiasa dengan kopi seduhan yang lebih ringan dan berisi banyak air, rasa espresso terasa terlalu kuat.
Untuk menyesuaikannya, para tentara Amerika kemudian menambahkan air panas ke dalam espresso agar rasa dan volumenya menyerupai kopi hitam yang biasa mereka nikmati di rumah. Dari kebiasaan inilah lahir minuman yang kemudian disebut “Caffè Americano”, yang berarti “kopi ala orang Amerika.”
Seiring waktu, Americano mulai dikenal luas di berbagai negara. Dari kedai kopi kecil di Italia hingga kafe modern di seluruh dunia, Americano menjadi simbol perpaduan budaya: kopi Italia yang dipadukan dengan gaya minum Amerika. Kini, Americano bukan sekadar minuman, tetapi juga representasi dari penyesuaian selera dan kreativitas dalam menikmati kopi.
Cara Pembuatan Americano

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/474144667039981530/
Meskipun tampak sederhana, Americano memiliki proses pembuatan yang memperhatikan keseimbangan rasa. Bahan dasarnya hanya dua: espresso dan air panas. Namun, takarannya sangat berpengaruh terhadap cita rasa akhir.
Langkah dasar pembuatannya adalah sebagai berikut:
1. Siapkan Bahan dan Alat
Sebelum membuat Americano, pastikan semua bahan dan alat tersedia:
- Biji kopi berkualitas (biasanya jenis Arabika atau campuran Arabika–Robusta)
- Mesin espresso
- Air panas (suhu sekitar 90–96°C)
- Cangkir atau gelas besar
2. Seduh Espresso
Langkah pertama adalah membuat espresso shot.
- Giling biji kopi hingga halus (lebih halus dari kopi tubruk).
- Masukkan bubuk kopi ke dalam portafilter, tekan dengan tamper hingga padat.
- Jalankan mesin espresso untuk mengekstraksi air panas bertekanan tinggi melalui bubuk kopi.
- Hasilnya adalah 1–2 shot espresso (sekitar 30–60 ml) dengan lapisan crema di atasnya.
Espresso inilah yang menjadi dasar dari Americano.
3. Tambahkan Air Panas
Setelah espresso siap, tambahkan air panas sesuai selera.
Perbandingan umum antara espresso dan air panas adalah:
- 1:2 untuk rasa yang lebih kuat.
- 1:3 untuk rasa yang lebih ringan.
Tuangkan air panas perlahan ke dalam cangkir berisi espresso agar crema tetap terjaga di permukaan.
💡 Tips: Di beberapa negara, seperti Australia dan Selandia Baru, urutan penyajiannya dibalik — air panas dituangkan terlebih dahulu, baru espresso di atasnya. Versi ini disebut Long Black, rasanya sedikit lebih pekat daripada Americano klasik.
4. Sajikan
Americano biasanya disajikan dalam cangkir besar (sekitar 150–200 ml).
Minuman ini bisa dinikmati tanpa gula untuk merasakan cita rasa murni biji kopi. Namun, kamu juga bisa menambahkan gula, madu, atau sedikit susu sesuai selera.
5. Variasi: Iced Americano
Untuk versi dingin, langkahnya hampir sama, hanya saja air panas diganti dengan air dingin dan es batu.
Langkah-langkahnya:
- Siapkan 1–2 shot espresso.
- Tuangkan ke dalam gelas berisi es batu.
- Tambahkan air dingin sesuai selera.
Iced Americano menghasilkan rasa yang lebih segar namun tetap mempertahankan aroma espresso yang kuat — cocok untuk cuaca panas atau saat ingin minuman kopi yang ringan.
Urutan menuangkan juga bisa berbeda. Dalam versi klasik, air panas dituang setelah espresso — inilah yang disebut Americano. Namun, di beberapa negara seperti Australia dan Selandia Baru, air panas dituangkan terlebih dahulu, baru kemudian espresso ditambahkan di atasnya. Versi ini dikenal sebagai Long Black. Walau mirip, Long Black biasanya memiliki rasa lebih pekat dan crema (lapisan busa kopi) yang lebih tebal.
Karakter dan Cita Rasa Americano
Americano memiliki cita rasa yang unik: lebih ringan dari espresso, tetapi tetap memiliki aroma kopi yang kuat dan mendalam. Penambahan air membuat rasa pahit espresso menjadi lebih seimbang, sehingga Americano terasa halus, lembut, dan tidak terlalu tajam di lidah.
Dalam hal kekuatan rasa, Americano berada di antara kopi espresso dan kopi seduhan manual (filter coffee). Ia memiliki tubuh yang lebih ringan daripada espresso, tetapi lebih berkarakter dibanding kopi tubruk atau kopi drip. Americano juga menonjolkan aroma biji kopi tanpa gangguan rasa susu atau gula, membuatnya ideal bagi pecinta kopi hitam sejati.
Americano bisa disajikan dalam dua versi:
- Hot Americano, dengan air panas yang menjaga aroma tetap hangat dan kuat.
- Iced Americano, di mana espresso dituangkan ke dalam air dingin dan es batu, menghasilkan minuman yang segar namun tetap beraroma intens.
Versi dingin ini kini sangat populer, terutama di kalangan anak muda dan pekerja kantoran, karena lebih menyegarkan dan bisa diminum di segala suasana.
Makna dan Filosofi di Balik Americano
Lebih dari sekadar minuman, Americano memiliki filosofi menarik. Ia melambangkan kesederhanaan, keseimbangan, dan adaptasi. Dibandingkan minuman kopi lain yang kompleks seperti cappuccino atau latte, Americano tampil tanpa tambahan susu, krim, atau gula. Ia menunjukkan keindahan dalam kesederhanaan—hanya kopi dan air, namun tetap memiliki rasa yang dalam.
Filosofi lain dari Americano adalah tentang adaptasi budaya. Minuman ini lahir dari upaya orang Amerika menyesuaikan diri dengan budaya Italia tanpa menolaknya. Mereka tidak meninggalkan espresso, tetapi memodifikasinya agar sesuai dengan selera mereka. Inilah simbol kompromi yang harmonis: menghargai tradisi, namun tetap berinovasi.
Americano di Dunia Modern
Kini, Americano menjadi salah satu menu wajib di hampir setiap kafe di dunia. Dari kafe kecil hingga jaringan kopi internasional seperti Starbucks, Americano selalu hadir sebagai pilihan utama bagi penikmat kopi hitam.
Popularitasnya juga meningkat karena gaya hidup modern yang menuntut kesederhanaan dan kepraktisan. Banyak orang menyukai Americano karena rendah kalori, tidak mengandung gula atau susu, tetapi tetap memberikan energi dan fokus. Di sisi lain, Americano juga bisa dinikmati perlahan sambil bekerja, membaca, atau bersantai.
Selain itu, Americano sering dianggap sebagai minuman yang fleksibel. Ia bisa disesuaikan dengan berbagai jenis biji kopi — dari Arabika yang ringan dan asam hingga Robusta yang kuat dan pahit. Perbedaan asal biji kopi bisa sangat memengaruhi rasa Americano, menjadikannya minuman yang seru untuk dieksplorasi oleh pecinta kopi sejati.
Kesimpulan
Americano adalah lebih dari sekadar kopi hitam yang dicampur air panas. Ia adalah hasil pertemuan dua budaya, simbol penyesuaian, dan bentuk keindahan dalam kesederhanaan. Dengan rasa yang ringan namun tetap berkarakter, Americano cocok untuk siapa pun yang ingin menikmati cita rasa kopi murni tanpa terlalu intens. Dari sejarahnya di medan perang hingga menjadi minuman populer di kafe modern, Americano telah menempuh perjalanan panjang. Kini, di setiap tegukan Americano, tersimpan kisah tentang tradisi, adaptasi, dan ketenangan yang lahir dari kesederhanaan.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


