Sri Lanka, negara pulau yang terletak di selatan India, tak hanya dikenal karena keindahan pantainya yang memukau atau warisan budayanya yang kuno. Negeri ini juga memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, hasil perpaduan sejarah panjang perdagangan rempah-rempah, pengaruh budaya kolonial, serta tradisi lokal yang sangat kuat. Makanan khas Sri Lanka bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang cerita, warisan, dan cara hidup masyarakatnya. Mari selami lebih dalam kelezatan masakan otentik yang wajib dicoba jika Anda berada di Sri Lanka.
Sejarah Singkat Kuliner Sri Lanka
Kuliner Sri Lanka adalah hasil perjalanan panjang peradaban. Dikenal sebagai “Pulau Rempah”, Sri Lanka sudah sejak lama menjadi pusat perdagangan rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan lada hitam. Bangsa Portugis, Belanda, dan Inggris yang sempat menjajah Sri Lanka pun membawa pengaruh tersendiri pada gaya memasak dan bahan makanan lokal.
Lebih jauh ke belakang, kedekatannya dengan India membuat Sri Lanka mewarisi banyak elemen kuliner dari wilayah Tamil Nadu, terutama dalam penggunaan kari, santan, dan nasi sebagai makanan pokok. Namun, masakan Sri Lanka tetap berkembang secara mandiri dan memiliki identitas yang unik—lebih pedas, lebih wangi, dan lebih bervariasi secara rasa.
Makanan Pokok: Rice and Curry yang Legendaris

Jika Anda hanya bisa mencoba satu jenis makanan di Sri Lanka, maka rice and curry adalah jawabannya. Ini bukan sekadar sepiring nasi dengan satu jenis kari, tapi lebih seperti sajian lengkap dengan berbagai lauk: kari daging (ayam, ikan, sapi), kari lentil (dhal), sambol pedas, acar sayuran, dan terkadang kerupuk atau telur rebus.
Setiap rumah di Sri Lanka memiliki resep khasnya masing-masing, dan biasanya bumbu diracik dari rempah segar, bukan bubuk instan. Rempah-rempah seperti kunyit, jintan, ketumbar, fenugreek, dan kayu manis digunakan dengan berani, menghasilkan rasa kompleks yang tak bisa dilupakan.
Masakan Unik yang Wajib Dicicipi
1. Kottu Roti – Street Food Paling Populer

Kottu Roti adalah simbol masakan jalanan Sri Lanka. Dibuat dari paratha cincang (sejenis roti pipih), yang ditumis bersama sayuran, telur, dan kadang-kadang daging atau keju. Proses memasaknya menarik perhatian: para juru masak menebas roti dengan pisau logam besar di atas plat panas, menciptakan suara cling cling yang khas. Aromanya memikat, teksturnya menggoda, dan rasanya sangat kaya bumbu.
2. Hoppers (Appam) – Pancake Ala Sri Lanka

Hoppers adalah sejenis pancake berbentuk mangkuk yang terbuat dari adonan tepung beras dan santan, difermentasi semalaman. Bagian pinggirannya renyah, sementara tengahnya lembut. Disajikan polos atau dengan telur di tengahnya (egg hopper), makanan ini biasanya disantap saat sarapan atau malam hari, ditemani sambal pedas atau kari.
3. Pol Sambol – Pendamping Pedas Favorit

Pol sambol adalah campuran kelapa parut segar, cabai, bawang merah, dan jeruk nipis. Ini bukan lauk utama, tapi sambal ini selalu hadir di hampir setiap hidangan. Rasanya segar, pedas, dan menambah dimensi rasa pada nasi atau roti. Bisa dibilang, pol sambol adalah “jiwa” dari makanan rumah Sri Lanka.
4. Fish Ambul Thiyal – Kari Asam Ikan Khas Selatan

Ini adalah salah satu kari tertua di Sri Lanka, berasal dari daerah pesisir selatan. Potongan ikan tuna dimasak bersama rempah-rempah dan goraka (buah asam khas lokal), menciptakan kari kering berwarna gelap dengan rasa asam dan aroma asap yang khas. Hidangan ini bisa disimpan berhari-hari tanpa lemari es, menjadikannya makanan praktis dan tahan lama.
5. Lamprais – Warisan Kuliner Belanda

Lamprais adalah masakan peninggalan Belanda-Burgher, etnis campuran yang tinggal di Sri Lanka. Ini adalah paket lengkap nasi, daging, sambal, dan telur rebus, semuanya dibungkus daun pisang dan dikukus. Perpaduan rasa dari daging sapi atau ayam yang dibumbui gaya Eropa dan Sri Lanka menjadikannya unik dan berkelas.
Minuman Tradisional dan Pencuci Mulut

Selain makanan berat, Sri Lanka juga punya segudang minuman dan makanan penutup yang menggoda. King coconut water adalah pelepas dahaga yang menyegarkan dan sangat populer. Untuk yang suka manis, Wattalappam wajib dicoba—puding berbahan dasar santan, telur, dan gula aren yang dibumbui kapulaga dan pala.
Apa yang Menarik dari Kuliner Sri Lanka?
Yang membuat masakan Sri Lanka menonjol adalah:
- Penggunaan rempah-rempah segar dalam jumlah besar tanpa takut akan rasa yang kuat.
- Variasi vegetarian dan non-vegetarian yang seimbang, cocok untuk semua jenis pola makan.
- Pentingnya keseimbangan rasa—manis, asam, pedas, dan asin sering hadir dalam satu sajian.
- Tradisi kuliner yang masih hidup di rumah tangga, bukan hanya di restoran.
Sri Lanka juga sangat mementingkan makanan sebagai bagian dari kehidupan spiritual dan komunitas. Banyak hidangan disiapkan dalam jumlah besar untuk acara keagamaan atau pertemuan keluarga, menegaskan peran makanan sebagai simbol cinta dan kebersamaan.
Penutup: Menggali Makna Rasa dari Negeri Rempah
Kuliner Sri Lanka adalah perjalanan rasa yang menyentuh hati dan menggugah selera. Di balik setiap kari, sambal, dan roti, ada sejarah, budaya, dan jiwa masyarakat yang begitu erat dengan alam dan tradisinya. Jika Anda berkunjung ke Sri Lanka, jangan hanya melihat keindahan pantai atau peninggalan sejarahnya—pastikan juga untuk menyelami cita rasa luar biasa dari makanan khasnya.
Cari produk oleh oleh lainnya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


