Pura Agung Besakih adalah pura terbesar dan termegah di Bali. Pulau ini terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, berada di lereng sebelah barat daya Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali.
Pura Agung Besakih memiliki gaya arsitektur yang mengagumkan khas Bali dan berada di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung dengan memukau. Bangunan yang dibangun sejak abad ke-10 Masehi ini menjadi pusat kegiatan spiritual Hindu Dharma di Pulau Dewata.

Sumber foto by : en.wikipedia.org
Kompleks Pura Besakih terdiri dari lebih dari 20 pura yang tersebar di sekitar area yang begitu luas. Setiap pura memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, tetapi semuanya dihiasi dengan arsitektur tradisional Bali yang cantik. Bangunan-bangunan pura ini dihiasi dengan ukiran dan patung-patung yang indah, menciptakan suasana yang penuh spiritualitas.
Pengunjung dapat menyaksikan berbagai upacara keagamaan Hindu yang diadakan di sini. Suara gamelan yang merdu, tarian sakral, dan upacara persembahan membuat pengunjung merasa terlibat dalam kehidupan rohani Bali yang kaya.
Tidak hanya menjadi tempat ibadah, Pura Besakih juga menjadi tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan alam Bali. Dengan latar belakang Gunung Agung yang menjulang, Anda dapat mengambil foto yang luar biasa di sini. Terutama saat matahari terbit atau terbenam, pemandangan ini menciptakan momen yang tak terlupakan bagi para fotografer dan wisatawan.
Meski begitu, Pura Besakih tetap menjadi tempat yang sangat penting bagi umat Hindu Bali. Setiap tahun, ribuan umat Hindu Bali datang ke pura ini untuk bersembahyang dan melakukan upacara keagamaan. Salah satu upacara yang paling terkenal adalah upacara Galungan dan Kuningan, yang diadakan setiap 210 hari sekali.
Selain sebagai tempat ibadah, Pura Besakih juga menjadi tempat wisata yang populer di Bali. Setiap tahun, ribuan wisatawan dari seluruh dunia datang ke pura ini untuk melihat keindahan arsitektur dan keagungan pura ini. Pura Besakih juga menjadi salah satu destinasi wisata yang paling direkomendasikan di Bali.

Sumber foto by : www.bali.info
Bagian Kompleks Pura Besakih
- Pura Penataran Agung Besakih

Sumber foto by : torch.id
2. Pura Gelap

Terletak di arah timur kompleks, pura ini difungsikan untuk memuja Dewa Iswara sebagai manifestasi penguasaan alam semesta.
Sumber foto by : torch.id
3. Pura Kiduling

Berada di area selatan, pura ini dikhususkan untuk memuja Dewa Brahma sebagai pencipta alam semesta beserta isinya.
Sumber foto by : torch.id
4. Pura Ulun Kulkul

Menghadap ke arah barat, pura ini disucikan untuk memuja Dewa Mahadewa yaitu dewa keluhuran, kemuliaan, dan kepahlawanan.
Sumber foto by : torch.id
Pura Besakih: Mahkota Agama Hindu di Pulau Bali
Pura Besakih, seringkali disebut sebagai “Ibu dari Semua Pura” di Bali, adalah kompleks pura Hindu terbesar dan paling suci di pulau Dewata. Terletak di lereng Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali, pura ini telah menjadi pusat keagamaan dan spiritual bagi umat Hindu Bali selama berabad-abad.
Sejarah dan Signifikansi Pura Besakih
Asal-usul Pura Besakih tidak dapat dipastikan secara pasti, namun diperkirakan sudah ada sejak abad ke-10 Masehi. Letaknya yang strategis di lereng gunung dianggap sebagai tempat yang sakral dan dekat dengan para dewa. Pura ini terdiri dari beberapa ratus pura kecil yang terbagi dalam beberapa kelompok, masing-masing memiliki fungsi dan dewa yang dipuja.
Pura Besakih memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Selain sebagai tempat ibadah, pura ini juga menjadi pusat kegiatan adat dan budaya. Setiap tahun, berbagai upacara keagamaan besar diselenggarakan di Pura Besakih, menarik ribuan umat Hindu dari seluruh Bali.
Arsitektur dan Keunikan Pura Besakih
Arsitektur Pura Besakih mencerminkan perpaduan antara unsur-unsur Hindu dan lokal Bali. Pura ini dibangun bertingkat-tingkat, mengikuti kontur lereng gunung. Setiap tingkatan melambangkan alam semesta, mulai dari bumi hingga surga. Bahan bangunan yang digunakan pun sangat beragam, mulai dari batu bata, kayu, hingga logam mulia.
Salah satu keunikan Pura Besakih adalah keberadaan arca-arca dewa yang sangat indah dan bernilai sejarah tinggi. Arca-arca ini menggambarkan berbagai dewa-dewi dalam agama Hindu, seperti Shiva, Vishnu, dan Brahma. Selain itu, terdapat juga berbagai relief yang menceritakan kisah-kisah dalam kitab suci Hindu.
Upacara dan Ritual di Pura Besakih
Pura Besakih menjadi tempat penyelenggaraan berbagai upacara keagamaan yang sangat penting bagi umat Hindu Bali. Beberapa upacara besar yang rutin diselenggarakan di antaranya:
- Galungan dan Kuningan: Upacara yang dilakukan setiap 210 hari sekali untuk menghormati leluhur.
- Nyepi: Hari raya Nyepi adalah hari penyucian diri bagi umat Hindu Bali. Selama Nyepi, seluruh umat Hindu di Bali dilarang melakukan aktivitas sehari-hari dan harus berdiam diri di rumah.
- Odalan: Upacara yang dilakukan untuk merayakan hari ulang tahun pura.
Pura Besakih sebagai Destinasi Wisata
Selain sebagai pusat keagamaan, Pura Besakih juga menjadi destinasi wisata yang populer. Banyak wisatawan yang datang ke Bali untuk mengunjungi pura ini dan merasakan suasana spiritual yang begitu kental. Namun, sebagai tempat suci, pengunjung diharapkan untuk menjaga kesopanan dan menghormati adat istiadat setempat.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


