Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Menjelajahi Gardens by the Bay: Panduan Menikmati ‘Hutan Masa Depan’

Panduan Menikmati 'Hutan Masa Depan'

Singapura sering kali dijuluki sebagai “titik merah kecil” di peta dunia, namun ambisi negara ini dalam menciptakan ruang hijau perkotaan tidaklah kecil. Jauh dari sekadar menanam pohon di tepi jalan, Singapura telah mendefinisikan ulang konsep kota tropis melalui mahakarya arsitektur lanskap yang dikenal sebagai Gardens by the Bay.

Bagi siapa pun yang pertama kali menginjakkan kaki di kawasan Marina Bay, pemandangan pohon-pohon raksasa buatan yang menjulang tinggi dengan kerlap-kerlip lampu di malam hari mungkin terasa seperti adegan dalam film sci-fi atau Avatar. Ini bukan sekadar taman botani biasa; ini adalah perpaduan jenius antara alam, teknologi, dan imajinasi manusia.

Namun, dengan luas mencapai 101 hektare (setara dengan sekitar 177 lapangan sepak bola), menjelajahi tempat ini bisa sangat membingungkan. Tanpa rencana yang matang, Anda mungkin akan melewatkan spot-spot terbaik atau kelelahan berjalan di bawah terik matahari khatulistiwa. Oleh karena itu, kami menyusun panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini secara lengkap, mulai dari atraksi utama, permata tersembunyi, hingga tips logistik agar kunjungan Anda menjadi pengalaman yang tak terlupakan.


Mengapa Disebut “Hutan Masa Depan”?

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sebelum kita melangkah ke rute perjalanan, mari kita pahami filosofi di balik tempat ini. Gardens by the Bay adalah manifestasi dari visi Singapura untuk bertransformasi dari “Garden City” (Kota Taman) menjadi “City in a Garden” (Kota di dalam Taman).

Istilah “Hutan Masa Depan” sering disematkan karena integrasi teknologi keberlanjutan (sustainability) yang canggih. Pohon-pohon raksasa yang Anda lihat bukan hanya hiasan; mereka berfungsi sebagai ventilasi udara untuk rumah kaca di bawahnya, menampung air hujan, dan beberapa di antaranya dilengkapi sel fotovoltaik untuk memanen energi matahari. Ini adalah ekosistem buatan yang meniru fungsi hutan asli, namun dengan estetika futuristik yang memukau.

Dalam panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini, kita akan membedah tiga area utama: Bay South Garden (tempat atraksi ikonik berada), Bay East Garden, dan Bay Central Garden. Namun, fokus utama wisatawan biasanya adalah Bay South.


Atraksi Utama: The Cooled Conservatories (Rumah Kaca Berpendingin)

Jantung dari Gardens by the Bay adalah dua kubah kaca raksasa yang mendominasi cakrawala: Cloud Forest dan Flower Dome. Keduanya memecahkan rekor dunia sebagai rumah kaca tanpa tiang penyangga terbesar, dan yang lebih ajaib, udaranya dingin!

1. Cloud Forest: Mendaki Gunung di Dalam Kaca

Jika Anda hanya punya waktu untuk mengunjungi satu konservatori, pilihlah Cloud Forest. Begitu Anda melangkah masuk, Anda akan disambut oleh udara dingin yang segar (sekitar 23°C – 25°C) dan suara gemuruh air.

Di hadapan Anda berdiri “Cloud Mountain” setinggi 35 meter—sebuah struktur buatan yang diselimuti oleh ribuan tanaman epifit, pakis, anggrek, dan bromeliad. Namun, bintang utamanya adalah air terjun indoor tertinggi di dunia (sebelum dikalahkan oleh Jewel Changi, namun tetap yang paling ikonik di dalam taman botani).

Cara Menikmati:

  • Naik ke Puncak Dahulu: Gunakan lift menuju lantai teratas (Lost World). Dari sana, Anda akan berjalan menuruni gunung melalui Cloud Walk dan Treetop Walk. Jembatan besi ini melayang di udara, memungkinkan Anda melihat tajuk tanaman dari atas dan pemandangan Marina Bay Sands dari balik kaca.
  • The Misting Times: Setiap dua jam sekali (biasanya jam 10.00, 12.00, 14.00, dst.), kabut buatan akan disemprotkan dari celah-celah gunung. Momen ini menciptakan suasana mistis yang luar biasa untuk fotografi.
  • Edukasi Iklim: Di bagian bawah gunung, jangan lewatkan teater +5 Degrees yang menayangkan film pendek tentang dampak perubahan iklim. Sangat edukatif, terutama bagi anak-anak.

2. Flower Dome: Musim Semi Abadi

Berada tepat di sebelah Cloud Forest, Flower Dome menawarkan pengalaman yang berbeda. Jika Cloud Forest mensimulasikan iklim pegunungan tropis yang lembap, Flower Dome mensimulasikan iklim Mediterania yang sejuk dan kering.

Di sini, Anda akan menemukan pohon zaitun berusia ribuan tahun, pohon Baobab raksasa dari Afrika yang tampak seperti botol terbalik, dan berbagai kaktus eksotis.

Daya Tarik Utama:

Daya tarik utama Flower Dome adalah Flower Field di bagian tengahnya. Area ini memiliki tema yang berganti-ganti sesuai musim atau festival. Misalnya, saat Tahun Baru Imlek akan penuh dengan bunga Dahlia, saat musim semi Jepang akan ada Sakura (Cherry Blossom), dan saat bulan Mei sering ada tema Tulip dari Belanda. Pastikan Anda mengecek situs resmi mereka sebelum berkunjung untuk mengetahui tema apa yang sedang berlangsung.


Ikon Kota: Supertree Grove

Keluar dari rumah kaca, Anda akan menemukan area terbuka yang menjadi landmark paling terkenal dari Singapura: Supertree Grove.

Terdiri dari 18 pohon buatan dengan ketinggian antara 25 hingga 50 meter, Supertree ini sebenarnya adalah taman vertikal. Rangka bajanya ditanami lebih dari 162.900 tanaman yang terdiri dari lebih dari 200 spesies bromeliad, anggrek, pakis, dan tanaman merambat tropis.

Dalam panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini, ada tiga cara untuk menikmati Supertree Grove:

1. Dari Bawah (Gratis)

Anda bisa berjalan-jalan di sekitar pangkal pohon atau duduk-duduk di rumput secara gratis. Ini adalah area publik yang terbuka untuk siapa saja.

2. OCBC Skyway

Untuk pengalaman yang lebih memacu adrenalin, naiklah ke OCBC Skyway. Ini adalah jembatan gantung sepanjang 128 meter yang menghubungkan dua Supertree di ketinggian 22 meter.

Pemandangannya spektakuler: di satu sisi Anda melihat kebun raya yang rimbun, di sisi lain Anda melihat gedung-gedung pencakar langit Marina Bay Sands.

  • Tips: Angin di atas bisa cukup kencang. Pastikan Anda tidak takut ketinggian. Waktu terbaik adalah saat matahari terbenam (golden hour) atau malam hari saat lampu menyala.

3. Supertree Observatory

Ini adalah atraksi yang lebih baru. Terletak di puncak Supertree tertinggi, ini adalah dek observasi terbuka di mana Anda bisa melihat pemandangan 360 derajat kota Singapura. Berbeda dengan Skyway yang berupa jembatan, ini adalah rooftop deck. Ada juga kafe kecil di sini untuk menikmati minuman ringan sambil melihat pemandangan.


Pertunjukan Cahaya: Garden Rhapsody

Salah satu alasan mengapa panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini sangat menekankan kunjungan hingga malam hari adalah Garden Rhapsody.

Setiap malam, pada pukul 19.45 dan 20.45, Supertree Grove menjadi hidup. Lampu-lampu LED yang terpasang di pohon-pohon raksasa ini akan menari mengikuti irama musik. Musiknya berganti-ganti setiap bulan, mulai dari lagu-lagu Disney, musik klasik opera, hingga lagu-lagu retro tahun 70-an.

Ini adalah pertunjukan cahaya dan suara yang benar-benar magis. Dan kabar terbaiknya? Gratis! Anda cukup mencari tempat duduk yang nyaman di rumput atau bangku taman di bawah pohon, berbaring, dan menatap ke langit. Rasanya seperti berada di planet lain.


Atraksi Terbaru: Floral Fantasy

Terletak sedikit terpisah dari dua rumah kaca utama (lebih dekat ke stasiun MRT Bayfront), Floral Fantasy adalah atraksi yang lebih kecil namun sangat padat dengan estetika.

Konsepnya adalah perpaduan antara bunga, seni, dan teknologi 4D. Jika Flower Dome adalah tentang botani dan hortikultura, Floral Fantasy adalah tentang seni merangkai bunga yang whimsical.

  • Dance: Langit-langit yang dipenuhi ribuan bunga kering yang bergerak naik turun.
  • Float: Sungai buatan dengan pohon-pohon gantung.
  • Waltz: Hutan hujan bercurah hujan tinggi dengan katak beracun (di dalam vivarium, tentu saja).
  • Drift: Gua dengan tanaman semi-enclosed.

Di akhir perjalanan Floral Fantasy, ada bioskop 4D yang membawa Anda terbang (secara virtual) mengelilingi Gardens by the Bay dari sudut pandang seekor capung.


Permata Tersembunyi (Hidden Gems) yang Sering Terlewatkan

Sebagian besar turis hanya mengunjungi Cloud Forest, Flower Dome, dan Supertree, lalu pulang. Padahal, masih banyak area lain yang gratis dan sepi pengunjung. Berikut adalah rahasia dalam panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini:

1. Kingfisher Wetlands

Area ini baru dibuka dan sering luput dari perhatian. Terletak di dekat Satay by the Bay, ini adalah zona ekologis yang tenang dengan kolam teratai, air terjun kecil, dan banyak burung liar. Tempat yang sempurna untuk menjauh dari keramaian turis.

2. Dragonfly & Kingfisher Lakes

Danau besar yang mengelilingi taman ini bukan hanya hiasan, tetapi juga sistem penyaringan air alami. Berjalanlah di boardwalk (jembatan kayu) di atas danau. Anda bisa melihat patung capung raksasa dan, jika beruntung, melihat berang-berang liar (otters) yang terkenal di Singapura sedang bermain air.

3. Heritage Gardens

Di sekeliling Flower Dome, terdapat empat taman tematik yang menceritakan sejarah budaya Singapura melalui tanaman:

  • Indian Garden: Membentuk pola Kolam (seni lantai India) dengan tanaman.
  • Chinese Garden: Lanskap bebatuan yang puitis.
  • Malay Garden: Menampilkan rumah panggung kayu tradisional.
  • Colonial Garden: Menampilkan tanaman rempah dan komoditas dagang masa lalu seperti cengkeh dan karet.

4. The Canyon

Koleksi patung batu artistik terbesar di dunia yang dipadukan dengan tanaman dari daerah kering. Terletak di jalur menuju Far East Organization Children’s Garden.

5. Far East Organization Children’s Garden

Jika Anda membawa anak-anak, ini adalah surga. Ada area bermain air (water play) yang sangat besar dengan sensor gerak, rumah pohon, dan jalur petualangan. Dan yang terpenting: Gratis! Jangan lupa bawa baju ganti dan handuk. (Catatan: Tutup setiap hari Senin).


Rencana Perjalanan (Itinerary) yang Direkomendasikan

Agar panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini bisa diaplikasikan, berikut adalah rekomendasi alur perjalanan untuk memaksimalkan waktu Anda:

Opsi A: Santai Sore hingga Malam (Terpopuler)

  • 15.30: Tiba di Gardens by the Bay (via MRT Bayfront).
  • 16.00: Masuk ke Cloud Forest (saat matahari masih terang untuk foto pencahayaan alami).
  • 17.30: Masuk ke Flower Dome (menikmati suasana sore yang sejuk).
  • 18.45: Makan malam di Satay by the Bay atau Shake Shack.
  • 19.30: Menuju Supertree Grove, cari posisi duduk.
  • 19.45: Menonton Garden Rhapsody Show.
  • 20.15: Naik OCBC Skyway untuk melihat pemandangan malam kota.

Opsi B: Pagi yang Segar (Untuk Menghindari Keramaian)

  • 09.00: Tiba di lokasi tepat saat buka. Langsung menuju Flower Dome (biasanya masih sangat sepi).
  • 10.30: Pindah ke Cloud Forest.
  • 12.00: Makan siang.
  • 13.30: Mengunjungi Floral Fantasy (Indoor dan ber-AC, cocok saat matahari sedang terik di luar).

Logistik dan Tips Praktis

Bagian ini sangat krusial dalam panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ agar Anda tidak kebingungan di lapangan.

1. Cara Menuju ke Sana

Transportasi umum di Singapura sangat efisien.

  • MRT (Mass Rapid Transit):
    • Thomson-East Coast Line (Warna Cokelat): Turun di stasiun Gardens by the Bay (TE22). Ini adalah stasiun terbaru yang membawa Anda langsung ke pintu masuk sisi timur (dekat Satay by the Bay dan Flower Dome).
    • Downtown Line (Biru) / Circle Line (Kuning): Turun di stasiun Bayfront (DT16/CE1). Ikuti petunjuk arah Keluar B dan seberangi jembatan Dragonfly Bridge atau Meadow Bridge. Rute ini menawarkan pemandangan “wow” saat Anda mendekati Supertree.

2. Tiket Masuk

  • Gratis: Area Outdoor Gardens (Supertree Grove bagian bawah, Heritage Gardens, Dragonfly Lake, Children’s Garden).
  • Berbayar: Cloud Forest, Flower Dome, Floral Fantasy, OCBC Skyway, Supertree Observatory.
  • Tips Hemat: Belilah tiket bundling (misalnya Cloud Forest + Flower Dome) secara online melalui situs resmi atau aplikasi perjalanan (seperti Klook, Traveloka, atau Pelago). Harganya sering kali lebih murah daripada beli di loket (on the spot) dan Anda tidak perlu antre.

3. Waktu Terbaik Berkunjung

Hari kerja (Senin-Kamis) jauh lebih sepi dibandingkan Jumat-Minggu. Hindari hari libur nasional Singapura jika Anda tidak suka berdesak-desakan.

4. Kode Berpakaian (Outfit)

Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat karena kelembapan Singapura tinggi saat Anda berada di luar ruangan. Namun, bawalah jaket tipis atau kardigan. Mengapa? Karena suhu di dalam Cloud Forest dan Flower Dome bisa cukup dingin (sekitar 23°C), kontras dengan suhu luar yang mencapai 32°C. Perbedaan suhu ini bisa membuat masuk angin jika tidak siap. Gunakan sepatu jalan (walking shoes) yang paling nyaman karena area ini sangat luas.

5. Konektivitas

Wi-Fi gratis tersedia di area Gardens by the Bay, namun sinyalnya mungkin tidak merata di seluruh area seluas 101 hektare. Disarankan tetap memiliki paket data sendiri.

6. Makanan dan Minuman

Jangan khawatir kelaparan. Ada banyak opsi:

  • Satay by the Bay: Hawker center (pujasera) terbuka yang menyajikan makanan lokal seperti sate, chicken wings, kepiting saus cabai, dan es cendol. Harganya relatif terjangkau.
  • Jurassic Nest Food Hall: Terletak di dekat Supertree Grove, dengan tema dinosaurus. Ada restoran berbintang Michelin versi ekonomis di sini (seperti Hawker Chan).
  • Kafe: Ada Starbucks, McDonald’s, dan Shake Shack di dalam area taman.
  • Fine Dining: Pollen (di dalam Flower Dome) atau Marguerite.

Fotografi: Spot Terbaik untuk Instagram

Bagi Anda pemburu konten, berikut adalah cheat sheet spot foto dalam panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’:

  1. Air Terjun Cloud Forest: Ambil dari low angle (sudut rendah) untuk menangkap ketinggian air terjun secara utuh.
  2. Supertree Grove dari Dragonfly Bridge: Spot ini memberikan bingkai Supertree dengan refleksi air di danau dan Marina Bay Sands di latar belakang.
  3. Floral Fantasy: Di area tirai bunga yang menggantung. Pencahayaannya sudah diatur sedemikian rupa sehingga wajah terlihat glowing.
  4. OCBC Skyway: Foto candid saat berjalan di jembatan dengan latar belakang gedung-gedung tinggi.
  5. Kaktus di Flower Dome: Area Succulent Garden memberikan vibes gurun yang estetik dan minimalis.

Keberlanjutan: Sisi Edukasi

Kunjungan ke Gardens by the Bay akan lebih bermakna jika kita memahami teknologi di baliknya.

  • Energi: Supertree memiliki sel surya yang menyerap energi di siang hari untuk menyalakan lampu di malam hari.
  • Limbah: Taman ini menggunakan limbah hortikultura (ranting, daun kering) yang dibakar di biomass steam power plant untuk menghasilkan listrik dan menggerakkan chiller (pendingin) bagi kedua kubah kaca.
  • Air: Danau di taman ini bukan sekadar hiasan, tetapi berfungsi menangkap limpasan air hujan dari sekitar Marina Bay, menyaringnya secara alami melalui tanaman air, dan menggunakannya untuk irigasi.

Menjelaskan hal ini kepada anak-anak atau teman perjalanan akan menambah apresiasi terhadap tempat ini. Ini bukan sekadar tempat wisata, tapi model kota masa depan yang ramah lingkungan.

Gardens by the Bay adalah bukti nyata bahwa beton dan alam bisa hidup berdampingan dalam harmoni yang indah. Ia menawarkan pelarian sejenak dari hiruk-pikuk kota metropolitan, membawa imajinasi kita ke dunia yang serba hijau dan futuristik.

Apakah Anda seorang pecinta bunga, penggemar fotografi, arsitek, atau sekadar turis yang ingin bersantai, tempat ini memiliki sesuatu untuk semua orang. Dengan panduan menikmati ‘Hutan Masa Depan’ ini, diharapkan Anda bisa merencanakan kunjungan yang efisien, hemat, dan penuh kenangan indah.

Singapura mungkin kecil, tetapi visi hijaunya sangat besar. Dan tidak ada tempat yang lebih baik untuk menyaksikan visi tersebut selain di bawah naungan Supertree yang megah atau di balik kaca Cloud Forest yang berkabut.

Jadi, siapkan kamera Anda, kenakan sepatu ternyaman Anda, dan bersiaplah untuk terpukau oleh keajaiban Gardens by the Bay. Selamat menjelajah!

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *