Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Makan Enak Tak Harus Mahal: Rekomendasi Hawker Center Terbaik di Singapura

Singapura sering kali dicitrakan sebagai taman bermain para miliarder. Dengan gedung pencakar langit Marina Bay Sands yang ikonik, butik-butik mewah di Orchard Road, dan mobil-mobil sport yang berseliweran, mudah bagi wisatawan untuk berasumsi bahwa liburan ke Negeri Singa akan menguras isi dompet, terutama untuk urusan perut.

Namun, ada satu rahasia umum yang diketahui oleh setiap warga lokal dan pelancong cerdas: jantung kuliner Singapura tidak berdetak di restoran fine dining bertaplak putih, melainkan di tengah hiruk-pikuk asap wajan, bunyi spatula beradu, dan aroma rempah yang semerbak di Hawker Center.

Hawker Center, atau pusat jajanan kaki lima, adalah institusi sosial yang sangat penting di Singapura. Saking pentingnya, pada tahun 2020, “Budaya Hawker” Singapura resmi diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Ini adalah tempat di mana CEO perusahaan besar duduk berdampingan dengan sopir taksi, menyantap semangkuk mie yang sama, di meja yang sama.

Bagi wisatawan Indonesia, Hawker Center adalah surga. Selain rasanya yang sering kali cocok dengan lidah Nusantara, harganya pun sangat bersahabat. Jika Anda sedang merencanakan perjalanan dan ingin menikmati cita rasa autentik tanpa membuat kantong bolong, panduan ini ditulis khusus untuk Anda. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura yang wajib Anda singgahi.


Memahami Budaya Hawker: Lebih dari Sekadar Tempat Makan

Sebelum kita masuk ke daftar lokasi, penting untuk memahami apa itu Hawker Center dan etika dasar yang berlaku di sana. Berbeda dengan food court di dalam mal yang ber-AC, Hawker Center biasanya merupakan bangunan terbuka dengan ventilasi alami (kipas angin) yang menampung puluhan hingga ratusan kios makanan independen.

Setiap kios biasanya berspesialisasi hanya pada satu atau dua jenis hidangan. Seorang paman atau bibi penjual mungkin telah memasak Char Kway Teow yang sama selama 40 tahun, menyempurnakan resepnya setiap hari. Inilah mengapa kualitas makanan di Hawker Center sering kali jauh melampaui restoran mahal sekalipun.

Etika “Chope” dan Pengembalian Nampan

Ada satu aturan tak tertulis yang unik di Singapura: budaya “Chope”. Jika Anda melihat bungkusan tisu, payung, atau kartu nama tergeletak di meja kosong, jangan duduk di sana! Itu tandanya meja tersebut sudah dipesan (reserved) oleh seseorang yang sedang mengantre makanan. Sebagai wisatawan, Anda juga bisa melakukan hal yang sama.

Selain itu, sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah Singapura memberlakukan aturan ketat mengenai kebersihan. Setelah makan, Anda wajib mengembalikan nampan, piring, dan sisa makanan ke stasiun pengembalian (Tray Return Station) yang tersedia. Jika tidak, Anda bisa dikenakan denda.


1. Maxwell Food Centre: Ikon Kuliner Chinatown

Jika Anda bertanya kepada sepuluh orang tentang rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura, tujuh di antaranya pasti akan menyebut Maxwell. Terletak strategis di tepi kawasan Chinatown dan berhadapan langsung dengan kuil Buddha Tooth Relic yang megah, Maxwell adalah tempat ziarah bagi pecinta kuliner.

Bintang Utama: Tian Tian Hainanese Chicken Rice

Tidak mungkin membicarakan Maxwell tanpa menyebut Tian Tian. Kios berwarna biru ini menjadi legenda dunia setelah mendiang Anthony Bourdain memujinya, dan kemudian memenangkan persetujuan dari Michelin Bib Gourmand.

Nasi ayam di sini terkenal dengan nasinya yang dimasak sempurna dengan lemak ayam, jahe, dan pandan, sehingga bisa dimakan begitu saja tanpa lauk. Ayamnya lembut, juicy, dan disiram saus kecap asin yang gurih.

  • Tips: Antrean di sini bisa sangat panjang (30-60 menit). Jika Anda tidak ingin menunggu, cobalah kios “Ah Tai” yang letaknya hanya dua kios dari Tian Tian. Ah Tai didirikan oleh mantan koki kepala Tian Tian, dan rasanya sangat mirip dengan antrean yang jauh lebih pendek.

Wajib Coba Lainnya:

  • Zhen Zhen Porridge: Bubur nasi bergaya Kanton yang sangat kental dan lembut, dengan topping ikan parang (raw fish salad) atau telur pitan. Sempurna untuk sarapan.
  • Jin Hua Fish Head Bee Hoon: Sup bihun kepala ikan dengan kuah susu yang creamy dan gurih.

Lokasi: 1 Kadayanallur Street (Dekat Stasiun MRT Maxwell – Thomson-East Coast Line).

Waktu Terbaik: Makan siang (11.00 – 14.00), namun datanglah sebelum jam 11.30 untuk menghindari kerumunan orang kantor.


2. Old Airport Road Food Centre: Favorit Warga Lokal

Jika Maxwell adalah favorit turis, maka Old Airport Road adalah rajanya warga lokal. Banyak sopir taksi dan warga Singapura asli yang bersumpah bahwa ini adalah Hawker Center dengan konsentrasi makanan enak tertinggi di pulau ini. Dibangun di bekas landasan pacu bandara lama Kallang, tempat ini luas, sedikit lebih panas, tapi sangat autentik.

Ini adalah tempat yang tepat jika Anda ingin melihat kehidupan sehari-hari warga Singapura yang tidak dipoles untuk pariwisata. Harganya pun cenderung sedikit lebih murah dibandingkan Hawker Center di pusat kota.

Bintang Utama: Nam Sing Hokkien Fried Mee

Hokkien Mee di sini legendaris. Berbeda dengan versi Kuala Lumpur yang hitam dan manis, Hokkien Mee Singapura berwarna pucat, terdiri dari mie kuning dan bihun yang ditumis dengan kaldu udang yang sangat kaya rasa, telur, cumi, dan udang. Nam Sing menggunakan mie yang menyerap kaldu hingga kering (dry style) dan disajikan dengan potongan cabai potong, bukan sambal belacan. Rasanya smokey dan penuh umami.

Wajib Coba Lainnya:

  • Roast Paradise: Menyajikan Char Siew (babi panggang merah) gaya KL yang dimasak lama hingga karamelisasi sempurna, sedikit hangus di luar namun lumer di mulut.
  • Toa Payoh Rojak: Rojak Singapura adalah salad buah dan sayur (nanas, bengkuang, cakwe) yang disiram saus petis udang hitam pekat dan taburan kacang tanah. Rasanya manis, pedas, dan gurih.
  • Whampoa Soya Bean: Minuman susu kedelai segar dan tau huay (kembang tahu) yang sangat lembut.

Lokasi: 51 Old Airport Road (Dekat Stasiun MRT Dakota – Circle Line).

Waktu Terbaik: Makan malam atau akhir pekan.


3. Lau Pa Sat: Makan Sate di Tengah Pencakar Langit

Secara teknis, Lau Pa Sat mungkin lebih terasa seperti food court kelas atas karena arsitekturnya, tetapi jiwanya tetap Hawker. Bangunan ini adalah monumen nasional dengan struktur besi cor bergaya Victoria yang dibawa langsung dari Skotlandia pada abad ke-19.

Terletak tepat di jantung Central Business District (CBD), Lau Pa Sat menawarkan pemandangan kontras yang unik: bangunan tua yang anggun dikelilingi oleh gedung-gedung pencakar langit modern yang menjulang tinggi. Ini adalah salah satu rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura untuk pengalaman suasana malam hari.

Bintang Utama: Satay Street (Jalan Sate)

Setiap malam mulai pukul 19.00, jalan Boon Tat di samping gedung ini ditutup untuk kendaraan dan berubah menjadi “Satay Street”. Asap dari puluhan panggangan sate mengepul ke udara, menciptakan aroma yang menggoda.

Anda bisa duduk di kursi plastik rendah di tengah jalan, dikelilingi gedung tinggi, sambil menikmati sate ayam, kambing, sapi, atau udang. Sate di sini disajikan dengan ketupat, bawang merah, timun, dan saus kacang yang kental (sering kali dicampur dengan parutan nanas untuk rasa segar).

Wajib Coba Lainnya:

  • Seng Kee Local Delights: Untuk varian mie goreng lokal.
  • Thunder Tea Rice: Pilihan sehat berupa nasi dengan berbagai sayuran cincang dan kuah teh hijau herbal.

Catatan: Harga di Lau Pa Sat, terutama satenya, sedikit lebih mahal dibandingkan tempat lain karena lokasinya yang premium dan target pasar turis/ekspatriat. Namun, suasananya sepadan dengan harganya.

Lokasi: 18 Raffles Quay (Dekat Stasiun MRT Raffles Place atau Downtown).

Waktu Terbaik: Malam hari (setelah jam 19.00) untuk pengalaman Satay Street.


4. Chinatown Complex Food Centre: Permata Tersembunyi dan Michelin Star

Jangan tertukar dengan Maxwell atau People’s Park. Chinatown Complex terletak di lantai dua pasar basah Chinatown. Ini adalah Hawker Center terbesar di Singapura dengan lebih dari 260 kios makanan. Tempatnya mungkin agak membingungkan seperti labirin dan sedikit panas, tetapi di sinilah Anda bisa menemukan makanan kelas dunia dengan harga kaki lima.

Bintang Utama: Liao Fan Hawker Chan

Dunia kuliner gempar ketika pada tahun 2016, sebuah kios kecil di sini dianugerahi satu bintang Michelin. Kios tersebut adalah Hong Kong Soya Sauce Chicken Rice & Noodle milik Chef Chan Hon Meng.

Meskipun sekarang sudah menjadi waralaba global, kios aslinya masih ada di sini. Anda bisa menikmati sepiring nasi ayam kecap atau mie ayam dengan harga yang sangat murah (sekitar SGD 3 – SGD 5). Ayamnya empuk dengan kulit yang berkilau karena rendaman bumbu kecap rahasia.

Wajib Coba Lainnya:

  • Zhong Guo La Mian Xiao Long Bao: Menyajikan dumpling dan Xiao Long Bao (pangsit isi kuah) buatan tangan yang bisa menyaingi restoran Din Tai Fung dengan harga seperempatnya.
  • Lian He Ben Ji Claypot Rice: Nasi yang dimasak dalam mangkuk tanah liat di atas arang, menghasilkan kerak nasi (crust) yang renyah dan harum di bagian bawah. Ingat, antrean di sini bisa mencapai 1 jam!
  • Old Amoy Chendol: Penutup mulut berupa es cendol dengan gula melaka asli yang kental dan santan segar.

Lokasi: 335 Smith Street (Lantai 2).

Waktu Terbaik: Siang hari, namun bersiaplah untuk antrean panjang di kios-kios populer.


5. Newton Food Centre: Cita Rasa “Crazy Rich Asians”

Newton Food Centre mendapatkan lonjakan popularitas global setelah menjadi lokasi syuting film Crazy Rich Asians. Namun, jauh sebelum Hollywood datang, Newton sudah menjadi tempat favorit warga lokal untuk makan malam seafood.

Desain tempat ini berbentuk lingkaran dengan taman di tengahnya, memberikan suasana yang lebih terbuka dan lapang. Newton sering dikritik sebagai “perangkap turis” dengan harga yang mahal, tetapi jika Anda tahu cara memesan, makanannya luar biasa.

Bintang Utama: Sambal Stingray (Ikan Pari Bakar)

Anda tidak boleh ke Newton tanpa memesan Sambal Stingray. Ikan pari dipotong tebal, dibakar di atas daun pisang, dan dilumuri sambal terasi yang pedas menyengat serta perasan jeruk nipis (calamansi). Daging ikan pari yang berserat unik berpadu sempurna dengan sambal yang kaya rasa.

Kios seperti Alliance Seafood (Bib Gourmand) atau Guan Kee Grilled Seafood adalah pilihan yang aman dan lezat.

Wajib Coba Lainnya:

  • Hup Kee Fried Oyster Omelette: Telur dadar tiram (Orh Luak) yang renyah di pinggir tapi lembut dan lengket di tengah karena campuran tepung kanji, dengan tiram yang gemuk dan segar.
  • Bee Heng Popiah: Lumpia basah segar ala Singapura.

Tips Pro: Di Newton, para penjual (“touts”) kadang agresif menawarkan menu. Tetaplah tenang, cari meja dulu, lalu keliling untuk melihat menu dan harga sebelum memesan. Pastikan harga seafood (kepiting/udang besar) dikonfirmasi sebelum dimasak (apakah per porsi atau per berat).

Lokasi: 500 Clemenceau Avenue North (Dekat Stasiun MRT Newton).

Waktu Terbaik: Malam hari (buka sampai larut malam/dini hari).


6. Tiong Bahru Market: Sarapan di Lingkungan Hipster

Tiong Bahru adalah salah satu kawasan tertua namun paling “hip” di Singapura, terkenal dengan arsitektur Art Deco dan kafe-kafe indie. Di tengah lingkungan yang trendi ini, terdapat Tiong Bahru Market yang telah direnovasi menjadi sangat bersih, luas, dan nyaman.

Ini adalah rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura untuk sarapan pagi (Breakfast). Banyak kios di sini yang sudah tutup lewat jam makan siang, jadi datanglah pagi-pagi.

Bintang Utama: Jian Bo Shui Kueh

Shui Kueh (Chwee Kueh) adalah kue beras kukus yang sederhana, berbentuk mangkuk kecil, yang di atasnya diberi topping lobak asin cincang (chai poh) dan disajikan dengan sambal. Jian Bo adalah masternya. Tekstur kuenya lembut, chai poh-nya gurih dan berminyak (dalam artian baik), dan sambalnya memberikan tendangan rasa yang pas. Makanan sederhana yang bikin ketagihan.

Wajib Coba Lainnya:

  • Tiong Bahru Pau: Bakpao legendaris dengan isian daging babi atau kacang merah yang melimpah. Kulit pao-nya tipis dan lembut.
  • Lor Mee 178: Mie kuning tebal yang disajikan dalam kuah kental beraroma rempah, dengan topping daging hiu goreng, ngoh hiang, dan telur.
  • Koh Brother Pig’s Organ Soup: Sup jeroan babi dengan kuah bening yang segar dan merica, disajikan dengan sayur asin.

Lokasi: 30 Seng Poh Road.

Waktu Terbaik: Pagi hari (08.00 – 11.00).


7. Tekka Centre: Gerbang Kuliner Little India

Bergeser dari masakan Chinese, kita menuju Little India. Tekka Centre adalah pusat multikultural yang sesungguhnya, di mana lantai bawah adalah pasar basah yang menjual daging kambing segar dan rempah-rempah, sementara lantai atas adalah Hawker Center yang didominasi oleh masakan India (Muslim dan Hindu).

Aroma kari dan masala akan langsung menyambut Anda begitu memasuki gedung ini. Bagi wisatawan Indonesia yang mencari makanan Halal, Tekka Centre menawarkan sangat banyak pilihan.

Bintang Utama: Nasi Briyani

Ada banyak kios yang menjual Nasi Briyani di sini, namun Allauddin’s Briyani dan Yakader sering disebut sebagai yang terbaik. Nasinya menggunakan beras basmati panjang yang dimasak dengan safron dan rempah, disajikan dengan potongan daging kambing atau ayam yang sangat empuk, acar timun, dan kuah dalcha. Porsinya besar dan sangat mengenyangkan.

Wajib Coba Lainnya:

  • Prata Saga Sambal Berlada: Roti Prata yang dibuat fresh, renyah di luar dan lembut di dalam.
  • Temasek Indian Rojak: Berbeda dengan rojak buah, Indian Rojak terdiri dari berbagai gorengan (udang, tahu, kentang, tepung) yang Anda pilih sendiri, lalu digoreng ulang dan disajikan dengan saus kacang merah yang manis-pedas berwarna oranye terang.
  • Teh Tarik: Tutup makan siang Anda dengan segelas Teh Tarik panas yang ditarik tinggi-tinggi hingga berbusa.

Lokasi: 665 Buffalo Road (Tepat di pintu keluar Stasiun MRT Little India).

Waktu Terbaik: Makan siang.


8. East Coast Lagoon Food Village: Bersantap di Tepi Pantai

Jika Anda bosan dengan pemandangan gedung bertingkat, pergilah ke East Coast Park. East Coast Lagoon Food Village adalah satu-satunya Hawker Center di Singapura yang terletak tepat di tepi pantai berpasir.

Desainnya menyerupai desa resor dengan atap-atap miring dan meja-meja di ruang terbuka yang dialiri angin laut. Ini adalah tempat favorit keluarga Singapura untuk menghabiskan akhir pekan setelah bersepeda atau bermain sepatu roda di taman.

Bintang Utama: BBQ Chicken Wings & Satay

Suasana pantai sangat cocok dengan makanan bakar-bakaran. Sayap ayam bakar di sini terkenal dengan kulitnya yang tipis, garing, dan mengkilap karena olesan madu/saus BBQ, serta daging yang juicy. Dicocol dengan sambal cair yang asam pedas, rasanya luar biasa.

Wajib Coba Lainnya:

  • Lagoon Carrot Cake: Menjual Chai Tow Kway (kue lobak goreng). Anda bisa memilih versi “Putih” (gurih dengan telur) atau “Hitam” (manis dengan kecap manis). Di sini, versi putih dengan tambahan udang sangat populer.
  • Es Kelapa Muda: Minuman wajib untuk menemani suasana pantai tropis.

Lokasi: 1220 East Coast Park Service Road (Akses agak sulit tanpa mobil, butuh naik bus dari stasiun MRT Bedok atau naik taksi).

Waktu Terbaik: Sore menjelang malam di akhir pekan.


Kamus Kuliner Singkat: Apa yang Harus Dipesan?

Agar tidak bingung saat melihat menu, berikut panduan singkat hidangan wajib di rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura:

  1. Hainanese Chicken Rice: Nasi gurih dengan ayam kukus/panggang. (Kenyamanan maksimal).
  2. Char Kway Teow: Kwetiau goreng dengan kerang, sosis China, tauge, dan kecap hitam manis. (Berlemak dan berdosa).
  3. Laksa (Katong Laksa): Mie tebal dalam kuah kari santan pedas dengan udang dan kerang.
  4. Hokkien Mee: Mie goreng basah dengan kaldu udang.
  5. Satay: Sate ayam/sapi/kambing dengan saus kacang.
  6. Carrot Cake (Chai Tow Kway): Bukan kue wortel manis barat, tapi kue lobak goreng gurih.
  7. Roti Prata: Roti pipih India, enak dengan kari ikan atau gula.
  8. Ice Kachang: Es serut dengan sirup warna-warni, jagung, kacang merah, dan cincau.

Tips Hemat dan Praktis untuk Wisatawan Indonesia

Untuk memaksimalkan kunjungan Anda ke rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura ini, perhatikan tips berikut:

  1. Bawa Uang Tunai (Cash is King): Meskipun Singapura sangat maju, banyak penjual tua di Hawker Center yang masih lebih suka uang tunai. Pecahan kecil (SGD 2, 5, 10) sangat dihargai. Beberapa sudah menerima pembayaran QR (PayNow), tapi biasanya memerlukan akun bank lokal.
  2. Hindari Jam Kantor: Jam 12.00 – 13.30 adalah neraka antrean di Hawker Center pusat kota (Maxwell, Amoy, Lau Pa Sat). Datanglah jam 11.30 atau setelah jam 14.00.
  3. Bawa Tisu Basah dan Kering: Hawker Center tidak menyediakan tisu gratis. Anda harus membelinya dari penjual keliling. Bawa sendiri lebih hemat.
  4. Berpakaian Santai: Jangan pakai jas atau gaun tebal. Udaranya panas dan lembap, ditambah asap masakan. Kaos tipis dan celana pendek adalah seragam resmi pengunjung Hawker.
  5. Status Halal: Bagi wisatawan Muslim, perhatikan sertifikat Halal dari MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura) yang dipajang di kaca kios. Jika tidak ada sertifikat, Anda bisa bertanya langsung “Halal?” kepada penjualnya. Biasanya kios Melayu dan India Muslim sudah pasti Halal, namun kios Chinese food perlu pengecekan lebih teliti. Piring dan alat makan berwarna hijau di beberapa Hawker Center kadang menandakan peralatan khusus makanan Halal (tapi tidak selalu, jadi tetap cek).

Kisaran Harga: Seberapa Murah?

Judul artikel ini adalah “Makan Enak Tak Harus Mahal”. Lalu, berapa sebenarnya biaya makan di Hawker Center?

  • Makanan Utama (Mie/Nasi): SGD 4.00 – SGD 7.00 (Sekitar Rp 45.000 – Rp 80.000).
  • Minuman (Kopi/Teh/Lime Juice): SGD 1.50 – SGD 2.50 (Sekitar Rp 17.000 – Rp 28.000).
  • Camilan (Sate/Kue): SGD 0.80 per tusuk / SGD 3.00 per porsi.

Dengan budget SGD 10 (sekitar Rp 115.000), Anda sudah bisa makan kenyang plus minum di salah satu negara termahal di dunia ini. Bandingkan dengan makan di restoran casual dining di mal Singapura yang bisa menghabiskan SGD 25 – SGD 40 per orang.

Singapura bukan hanya tentang kemewahan. Di balik kilau lampu kota, terdapat jiwa yang hangat dan ramah dalam bentuk Hawker Center. Mengunjungi tempat-tempat ini bukan sekadar soal mengisi perut, tetapi juga menyelami multikulturalisme Singapura. Anda bisa melihat perpaduan budaya Melayu, China, India, dan Peranakan yang harmonis dalam satu atap.

Daftar rekomendasi Hawker Center terbaik di Singapura di atas hanyalah permulaan. Setiap lingkungan perumahan (HDB) di Singapura pasti memiliki Hawker Center lokalnya sendiri yang mungkin menyimpan “permata” kuliner yang belum terekspos.

Jadi, saat Anda berkunjung ke Singapura nanti, jangan ragu untuk melangkah keluar dari zona nyaman restoran ber-AC. Ikuti aroma masakan yang sedap, cari antrean terpanjang, dan bersiaplah untuk petualangan rasa yang tak terlupakan. Ingat, makanan terenak sering kali ditemukan di tempat yang paling sederhana.

Mana Hawker Center yang paling ingin Anda kunjungi? Maxwell untuk nasi ayam legendarisnya, atau Lau Pa Sat untuk sate di bawah bintang-bintang? Pilihan ada di tangan (dan perut) Anda. Selamat berwisata kuliner!

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *