Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Keliling Roma dalam 3 Hari: Itinerary Lengkap dari Colosseum hingga Vatikan

Keliling Roma dalam 3 Hari

Ada pepatah lama yang mengatakan, “Roma tidak dibangun dalam sehari.” Namun, bagi wisatawan modern dengan jatah cuti terbatas, pertanyaan yang sering muncul adalah: bisakah kita menikmati keindahan Kota Abadi ini dalam waktu singkat?

Jawabannya adalah: Sangat bisa, asalkan Anda memiliki strategi yang tepat.

Roma adalah museum raksasa tanpa atap. Di setiap sudut jalan, Anda akan menemukan reruntuhan kuno yang bersanding dengan kedai kopi modern, atau gereja berusia ratusan tahun yang bersembunyi di balik butik fashion. Tantangan utamanya bukan mencari tempat wisata, melainkan memilih mana yang harus diprioritaskan agar waktu tidak terbuang percuma.

Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Italia, panduan ini dibuat khusus untuk Anda. Kami telah menyusun rencana perjalanan yang efisien untuk keliling Roma dalam 3 hari, mencakup ikon sejarah, pusat keagamaan, hingga lorong-lorong kuliner yang menggugah selera. Siapkan sepatu jalan ternyaman Anda, dan mari kita mulai petualangan ini.


Persiapan Sebelum Berangkat: Tips Penting

Sebelum masuk ke itinerary harian, ada beberapa hal teknis yang perlu Anda ketahui agar rencana keliling Roma dalam 3 hari ini berjalan mulus:

  1. Roma Pass atau Tiket Terusan: Pertimbangkan membeli Roma Pass (48 atau 72 jam). Kartu ini memberikan akses gratis ke satu atau dua museum, diskon tiket lainnya, dan yang terpenting: akses gratis transportasi umum (bus, trem, dan metro).
  2. Pesan Tiket Jauh Hari: Untuk Colosseum dan Museum Vatikan, memesan tiket secara online 1-2 bulan sebelumnya adalah hukum wajib. Antrean pembelian tiket di lokasi bisa memakan waktu 2 hingga 4 jam.
  3. Air Minum Gratis: Jangan boros membeli air kemasan. Roma memiliki ribuan keran air minum umum yang disebut Nasoni. Airnya dingin, segar, dan sangat aman diminum. Cukup bawa botol kosong.
  4. Pakaian: Jika mengunjungi gereja (terutama Vatikan), pastikan bahu dan lutut tertutup. Bawa syal atau sarung jika Anda memakai pakaian terbuka.

Hari Pertama: Menyelami Kejayaan Romawi Kuno

Hari pertama harus didedikasikan untuk ikon paling legendaris. Kita akan mundur ke masa lalu, ke era gladiator dan kaisar.

Pagi: The Colosseum (Colosseo)

Mulailah hari sepagi mungkin (sekitar jam 8:30 pagi) di Colosseum. Amfiteater terbesar yang pernah dibangun ini adalah simbol kekuatan Kekaisaran Romawi. Dengan tiket yang sudah dipesan online, Anda bisa langsung masuk dan merasakan atmosfer di mana 50.000 penonton pernah bersorak menyaksikan pertarungan gladiator.

Tips Foto: Untuk mendapatkan foto full shot Colosseum tanpa kerumunan turis yang terlalu padat, pergilah ke sisi jalan Via Nicola Salvi yang sedikit menanjak.

Siang: Roman Forum dan Palatine Hill

Tepat di sebelah Colosseum, terdapat Roman Forum (Foro Romano). Ini adalah pusat pemerintahan, pasar, dan kehidupan sosial Roma kuno. Berjalan di antara reruntuhan kuil Saturnus dan makam Julius Caesar akan membuat Anda merinding. Lanjutkan mendaki ke Palatine Hill untuk melihat pemandangan reruntuhan dari ketinggian. Biasanya, tiket Colosseum sudah termasuk akses ke dua tempat ini.

Untuk makan siang, hindari restoran persis di depan tempat wisata (biasanya mahal dan rasanya standar). Berjalanlah sedikit ke distrik Monti. Ini adalah area hipster dengan banyak trattoria (rumah makan) autentik yang menyajikan pasta Carbonara atau Cacio e Pepe terbaik.

Sore: Piazza Venezia dan Altare della Patria

Setelah kenyang, berjalanlah menuju Piazza Venezia. Anda akan melihat monumen raksasa berwarna putih marmer yang disebut Altare della Patria (Altar Tanah Air) atau monumen Victor Emmanuel II. Bangunan ini sangat megah dan sering dijuluki “Kue Pernikahan” oleh warga lokal karena bentuknya. Anda bisa naik ke atapnya untuk melihat panorama kota Roma secara 360 derajat.


Hari Kedua: Spiritualitas dan Seni di Negara Terkecil Dunia

Agenda keliling Roma dalam 3 hari tidak akan lengkap tanpa mengunjungi negara tetangga yang berada di dalam kota Roma, yaitu Vatikan.

Pagi: Museum Vatikan dan Sistine Chapel

Lagi-lagi, datanglah pagi hari. Museum Vatikan menyimpan salah satu koleksi seni terbesar di dunia. Jangan habiskan waktu terlalu lama di setiap ruangan jika waktu Anda terbatas. Fokuslah menuju Sistine Chapel (Kapel Sistina).

Di sini, Anda akan melihat mahakarya Michelangelo di langit-langit kapel, termasuk lukisan “The Creation of Adam”. Ingat, di dalam Kapel Sistina dilarang keras berbicara keras dan mengambil foto. Nikmatilah seni tersebut dengan mata kepala sendiri.

Siang: St. Peter’s Basilica (Basilika Santo Petrus)

Keluar dari museum, tujulah Basilika Santo Petrus. Ini adalah gereja terbesar dan terpenting dalam dunia Katolik. Arsitekturnya yang megah, dengan kubah rancangan Michelangelo dan pilar-pilar karya Bernini, akan membuat siapa pun terperangah. Masuk ke area utama gereja ini gratis, namun antrean pemeriksaan keamanan biasanya cukup panjang.

Jika Anda memiliki stamina lebih, cobalah naik ke puncak kubah (Cupola). Anda harus menaiki ratusan anak tangga (atau kombinasi lift dan tangga), tetapi pemandangan Lapangan Santo Petrus dari atas sangat ikonik dan worth it.

Sore: Castel Sant’Angelo

Berjalanlah lurus dari lapangan Vatikan menyusuri jalan Via della Conciliazione menuju Sungai Tiber. Di sana berdiri gagah Castel Sant’Angelo. Dulunya merupakan makam kaisar, kemudian menjadi benteng, dan kini menjadi museum. Jembatan di depannya, Ponte Sant’Angelo, dihiasi patung-patung malaikat yang indah dan menjadi spot sempurna untuk menikmati matahari terbenam (golden hour).


Hari Ketiga: La Dolce Vita (Manisnya Hidup)

Setelah dua hari yang padat dengan sejarah dan museum, hari ketiga adalah saatnya bersantai menikmati suasana kota atau yang sering disebut La Dolce Vita. Rute ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki santai.

Pagi: Spanish Steps dan Trevi Fountain

Mulailah dari Piazza di Spagna untuk melihat Spanish Steps yang terkenal. Di pagi hari, tangga ini masih relatif sepi dan indah untuk difoto.

Lanjutkan berjalan kaki sekitar 10 menit menuju Trevi Fountain (Fontana di Trevi). Ini adalah air mancur barok paling terkenal di dunia. Mitos mengatakan, jika Anda melempar satu koin dengan tangan kanan melewati bahu kiri, Anda akan kembali ke Roma suatu hari nanti. Jangan lupa mampir ke kedai gelato di sekitar sini untuk sarapan es krim (sah-sah saja dilakukan saat liburan!).

Siang: Pantheon dan Piazza Navona

Destinasi berikutnya adalah Pantheon, kuil yang diubah menjadi gereja dan merupakan bangunan Romawi kuno yang paling terawat di dunia. Kubah betonnya yang tanpa penyangga masih menjadi misteri arsitektur hingga kini.

Hanya beberapa menit dari sana, Anda akan tiba di Piazza Navona. Alun-alun berbentuk oval ini dulunya adalah stadion balap kereta kuda. Sekarang, tempat ini dipenuhi seniman jalanan, pelukis, dan air mancur Fiumi karya Bernini yang dramatis. Ini tempat yang pas untuk duduk santai sambil menikmati Espresso atau Aperol Spritz.

Malam: Makan Malam di Trastevere

Tutup petualangan keliling Roma dalam 3 hari Anda dengan menyeberangi Sungai Tiber menuju distrik Trastevere.

Berbeda dengan pusat kota yang penuh turis, Trastevere memiliki nuansa pedesaan dengan jalanan berbatu, tanaman rambat di dinding bangunan, dan lampion-lampion hangat. Ini adalah pusat kuliner malam Roma. Carilah restoran yang menyajikan Pizza al Taglio (pizza potong) atau Suppli (bola nasi goreng khas Roma). Suasana di sini sangat hidup, romantis, dan menjadi penutup yang sempurna untuk liburan Anda.

Roma memang kota yang kompleks dan penuh lapisan sejarah. Mencoba memahami seluruh isinya dalam waktu singkat mungkin mustahil, tetapi keliling Roma dalam 3 hari dengan itinerary di atas sudah cukup untuk memberikan Anda “rasa” yang sesungguhnya dari Kota Abadi ini.

Kunci dari perjalanan ini adalah keseimbangan. Jangan terlalu terpaku pada daftar tempat yang harus dikunjungi hingga Anda lupa untuk menikmati momen. Kadang, pengalaman terbaik di Roma justru didapatkan saat Anda tersesat di gang kecil, menemukan toko roti lokal yang wangi, atau sekadar duduk memperhatikan warga lokal berbicara dengan gestur tangan mereka yang khas.

Roma akan selalu menunggu koin keberuntungan Anda bekerja dan membawa Anda kembali. Buon Viaggio! (Selamat jalan!)

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *