Memutuskan untuk berangkat ke luar negeri sendirian untuk pertama kalinya adalah langkah besar yang penuh dengan campuran rasa semangat dan kecemasan. Pertanyaan yang paling sering muncul di benak seorang solo traveler pemula biasanya adalah: “Apakah negara tersebut aman?”, “Bagaimana jika saya tersesat?”, dan “Apakah transportasi di sana mudah digunakan?”.
Keamanan adalah faktor penentu utama yang tidak bisa ditawar. Memilih destinasi yang memiliki tingkat kriminalitas rendah, infrastruktur transportasi yang efisien, serta penduduk lokal yang ramah akan membuat pengalaman pertama Anda menjadi kenangan yang tak terlupakan, bukannya mimpi buruk. Berikut adalah analisis mendalam mengenai lima negara terbaik yang sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin memulai debut sebagai pelancong tunggal.
1. Singapura: Destinasi Terdekat yang Sempurna bagi Solo Traveler Pemula

Singapura sering kali dianggap sebagai “latihan” terbaik bagi mereka yang baru pertama kali mencoba solo traveling. Negara kota ini secara konsisten menduduki peringkat atas dalam daftar negara paling aman di dunia. Bagi warga Indonesia, Singapura menawarkan keuntungan tambahan berupa jarak yang dekat dan kemiripan budaya kuliner, namun dengan standar keteraturan internasional.
Salah satu alasan mengapa Singapura sangat cocok bagi solo traveler pemula adalah sistem transportasinya yang luar biasa. MRT (Mass Rapid Transit) menjangkau hampir seluruh pelosok pulau dengan petunjuk yang sangat jelas dalam bahasa Inggris. Anda tidak perlu khawatir tersesat karena setiap sudut kota dirancang dengan ramah pejalan kaki. Selain itu, tingkat keamanan di sini memungkinkan Anda untuk berjalan sendirian di malam hari dengan perasaan aman. Singapura adalah tempat di mana Anda bisa belajar menavigasi diri sendiri sebelum mencoba destinasi yang lebih menantang.
2. Jepang: Keamanan dan Kenyamanan dalam Budaya yang Disiplin

Jepang adalah surga bagi para penyendiri. Budaya Jepang sangat menghargai ruang pribadi, sehingga konsep makan sendirian atau jalan-jalan sendirian adalah hal yang sangat lumrah dan tidak akan dipandang aneh. Dari segi keamanan, Jepang memiliki salah satu tingkat kriminalitas terendah di dunia; bahkan ada cerita populer tentang turis yang tertinggal dompetnya di kursi taman dan menemukannya kembali di tempat yang sama beberapa jam kemudian.
Bagi seorang solo traveler pemula, Jepang menawarkan efisiensi melalui kereta cepat Shinkansen dan sistem bus yang sangat tepat waktu. Meskipun kendala bahasa terkadang ada, keramahan penduduk lokal yang akan berusaha membantu Anda dengan gerakan tangan atau aplikasi penerjemah adalah pengalaman yang menghangatkan hati. Dari gemerlap Shinjuku hingga ketenangan kuil-kuil di Kyoto, Jepang memberikan rasa aman yang konsisten bagi siapa pun yang datang sendirian.
3. Islandia: Petualangan Alam Tanpa Rasa Khawatir

Jika Anda adalah tipe orang yang lebih menyukai pemandangan alam daripada gedung pencakar langit, Islandia adalah pilihan nomor satu. Negara ini secara rutin dinobatkan sebagai negara paling damai di dunia menurut Global Peace Index. Islandia tidak hanya aman dari sisi kriminalitas, tetapi juga sangat menghargai kesetaraan gender, menjadikannya destinasi favorit bagi traveler wanita yang bepergian sendiri.
Mengapa Islandia layak dikunjungi oleh solo traveler pemula? Meskipun medannya terlihat liar dengan gunung es dan gunung berapi, komunitas traveler di sini sangat solid. Anda bisa menyewa mobil dan berkendara di Ring Road dengan navigasi yang mudah. Selain itu, hampir semua orang di Islandia fasih berbahasa Inggris, sehingga komunikasi tidak akan menjadi hambatan. Di sini, Anda bisa benar-benar merasakan “me-time” yang berkualitas sambil menatap aurora borealis di langit malam yang sunyi.
4. Swiss: Efisiensi Transportasi yang Menghilangkan Stres

Ketakutan terbesar banyak orang saat bepergian sendiri adalah logistik yang berantakan. Swiss menghilangkan kekhawatiran tersebut melalui sistem Swiss Travel Pass yang sangat terintegrasi. Dengan satu tiket, Anda bisa mengakses kereta, bus, hingga kapal feri ke seluruh penjuru negara yang indah ini.
Keamanan di Swiss sangat terjamin, baik di kota-kota besar seperti Zurich maupun di desa-desa kecil di pegunungan Alpen. Sebagai solo traveler pemula, Anda akan merasa sangat terbantu dengan ketepatan waktu transportasi yang nyaris sempurna hingga ke hitungan detik. Swiss juga sangat bersih dan teratur, memberikan kenyamanan psikologis bagi mereka yang merasa cemas dengan ketidakteraturan. Menjelajahi Interlaken atau berjalan-jalan di tepi Danau Jenewa akan terasa sangat mudah, bahkan jika ini adalah pertama kalinya Anda memegang peta di tangan.
5. Selandia Baru: Keramahan Penduduk Lokal yang Luar Biasa

Selandia Baru sering disebut sebagai destinasi impian bagi pecinta petualangan. Namun, di luar keindahan lokasi syuting Lord of the Rings, daya tarik utama negara ini adalah konsep “Manaakitanga” atau tradisi keramahan penduduk asli Maori terhadap tamu. Orang Selandia Baru (Kiwi) sangat terbuka dan selalu siap membantu traveler yang tampak bingung.
Negara ini sangat aman dan memiliki infrastruktur pariwisata yang sangat mapan. Banyak terdapat bus khusus traveler (seperti Stray atau Kiwi Experience) yang memungkinkan solo traveler pemula untuk berpindah dari satu kota ke kota lain sambil bertemu dengan sesama pelancong tunggal dari seluruh dunia. Ini adalah cara terbaik untuk merasakan kemandirian namun tetap memiliki jaringan pendukung jika Anda membutuhkannya. Dari bungee jumping di Queenstown hingga menjelajahi Hobbiton, Selandia Baru adalah tempat di mana rasa takut akan digantikan oleh rasa kagum.
Tips Tambahan Agar Perjalanan Perdana Anda Sukses
Setelah memilih salah satu dari negara di atas, ada beberapa hal teknis yang perlu Anda siapkan agar pengalaman pertama Anda berjalan mulus:
- Pesan Akomodasi di Lokasi Strategis: Sebagai solo traveler pemula, pilihlah penginapan yang dekat dengan stasiun transportasi umum atau pusat keramaian. Ini akan memudahkan Anda jika harus pulang saat hari sudah gelap.
- Siapkan Salinan Dokumen Digital: Selalu simpan pindaian paspor, visa, dan asuransi perjalanan di cloud storage atau email Anda.
- Gunakan Aplikasi Peta Offline: Meskipun negara-negara di atas memiliki sinyal yang baik, mengunduh peta di Google Maps untuk penggunaan offline akan menyelamatkan Anda saat baterai lemah atau sinyal terganggu.
- Belajar Kata-Kata Dasar: Meskipun bahasa Inggris umum digunakan, mengetahui cara mengucapkan “Terima kasih” atau “Tolong” dalam bahasa lokal akan sangat dihargai oleh penduduk setempat.
- Percaya pada Intuisi: Meskipun Anda berada di negara paling aman sekalipun, tetaplah waspada. Jika insting Anda mengatakan ada sesuatu yang tidak beres, jangan ragu untuk menjauh dari situasi tersebut.
Bepergian sendirian bukan berarti Anda terisolasi dari dunia. Sebaliknya, ini adalah kesempatan untuk melihat dunia tanpa filter dari pendapat orang lain. Dengan memilih negara yang tepat, Anda memberikan kesempatan pada diri sendiri untuk tumbuh, belajar mandiri, dan menciptakan narasi hidup yang hanya Anda yang memilikinya. Dunia ini luas, dan memulai petualangan di tempat yang aman adalah langkah bijak untuk membangun kepercayaan diri Anda sebagai petualang dunia.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2
‘


