Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Keajaiban Negeri Tirai Bambu: 10 Destinasi Alam Paling Fotogenik di China

Destinasi Alam Paling Fotogenik di China

Tiongkok, atau yang sering kita sebut sebagai Negeri Tirai Bambu, sering kali identik dengan hiruk-pikuk kota metropolitan seperti Shanghai atau sejarah panjang Kota Terlarang di Beijing. Namun, di balik kemajuan teknologi dan gedung pencakar langitnya, negara ini menyimpan kekayaan lanskap geografis yang luar biasa luas dan beragam. Mulai dari gurun pasir yang menyengat hingga pegunungan bersalju yang abadi, Tiongkok adalah kanvas raksasa yang dilukis oleh alam.

Bagi para fotografer, traveler, maupun pembuat konten media sosial, menemukan spot terbaik adalah prioritas utama. Oleh karena itu, kami telah merangkum destinasi alam paling fotogenik di China yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjamin hasil foto yang spektakuler. Siapkan kamera dan memori cadangan Anda, karena kita akan menjelajahi keajaiban visual yang tak terlupakan.

1. Taman Hutan Nasional Zhangjiajie (Hunan)

Jika Anda pernah menonton film Avatar karya James Cameron, maka pilar-pilar batu pasir di Zhangjiajie akan terasa sangat familier. Tempat ini adalah inspirasi nyata bagi “Hallelujah Mountains” dalam film tersebut.

Zhangjiajie menawarkan pemandangan ribuan pilar batu kuarsit yang menjulang tinggi menembus awan. Fenomena alam ini menciptakan efek dramatis yang sulit ditemukan di tempat lain di bumi.

  • Spot Foto Terbaik: Avatar Hallelujah Mountain dan Tianzi Mountain.
  • Tips Fotografi: Datanglah saat pagi hari atau setelah hujan. Kabut yang menyelimuti pilar-pilar batu akan memberikan nuansa mistis yang mendalam pada foto Anda.

2. Zhangye Danxia Landform (Gansu)

Bayangkan sebuah pegunungan yang dicat dengan garis-garis warna merah, oranye, kuning, dan hijau yang mencolok. Ini bukanlah manipulasi digital, melainkan keajaiban geologis di Zhangye Danxia.

Warna-warni ini terbentuk dari endapan batu pasir dan mineral yang tertekan selama lebih dari 24 juta tahun. Lanskap ini sering disebut sebagai “Pegunungan Pelangi”. Sebagai salah satu destinasi alam paling fotogenik di China, tempat ini menawarkan kontras warna yang sangat tajam, terutama saat matahari bersinar cerah.

  • Spot Foto Terbaik: Platform pengamatan nomor 4 menawarkan pemandangan panorama terluas.
  • Tips Fotografi: Waktu terbaik adalah saat golden hour (matahari terbit atau terbenam). Sinar matahari yang miring akan membuat warna batuan semakin menyala dan teksturnya semakin tegas.

3. Sungai Li dan Yangshuo (Guangxi)

Lanskap karst di sepanjang Sungai Li sering dianggap sebagai representasi lukisan tinta tradisional Tiongkok yang menjadi nyata. Puncak-puncak bukit kapur yang hijau menyembul dari tepian sungai yang tenang, menciptakan siluet yang ikonik.

Perjalanan dengan rakit bambu dari Guilin menuju Yangshuo adalah cara terbaik untuk menikmati pemandangan ini. Anda juga bisa melihat nelayan lokal yang masih menggunakan burung kormoran untuk menangkap ikan, sebuah tradisi kuno yang sangat eksotis untuk diabadikan.

  • Spot Foto Terbaik: Bukit Xianggong untuk sunrise dan pemandangan uang kertas 20 Yuan di Xingping.
  • Tips Fotografi: Gunakan lensa wide untuk menangkap keagungan deretan bukit karst, atau lensa telephoto untuk memotret detail kehidupan nelayan di sungai.

4. Lembah Jiuzhaigou (Sichuan)

Tidak lengkap rasanya membicarakan keindahan alam tanpa menyebut Jiuzhaigou. Taman nasional ini terkenal dengan danau-danau alpinya yang memiliki gradasi warna biru, hijau, dan turkis yang jernih laksana kristal.

Kejernihan air di sini memungkinkan Anda melihat batang pohon purba yang terendam di dasar danau. Saat musim gugur tiba, pantulan dedaunan berwarna merah dan emas di permukaan air menciptakan komposisi warna yang surealis. Ini adalah salah satu destinasi alam paling fotogenik di China yang paling populer di kalangan fotografer lanskap.

  • Spot Foto Terbaik: Danau Lima Bunga (Five Flower Lake) dan Air Terjun Nuorilang.
  • Tips Fotografi: Gunakan filter polarizer (CPL) pada lensa Anda untuk mengurangi pantulan cahaya pada air dan meningkatkan saturasi warna danau.

5. Terasering Sawah Yuanyang (Yunnan)

Selama lebih dari 1.300 tahun, suku Hani telah memahat lereng gunung menjadi sawah bertingkat yang menakjubkan. Terasering Yuanyang bukanlah sawah biasa; ini adalah mozaik cermin raksasa.

Saat sawah digenangi air (biasanya antara bulan Desember hingga April), permukaan air memantulkan langit, awan, dan matahari. Pemandangan ini menciptakan efek visual yang abstrak dan memukau, terutama saat matahari terbit ketika kabut tipis sering menuruni lembah.

  • Spot Foto Terbaik: Duoyishu untuk matahari terbit dan Laohuzui (Mulut Harimau) untuk matahari terbenam.
  • Tips Fotografi: Carilah angle dari tempat tinggi untuk menangkap pola garis-garis melengkung dari pematang sawah yang artistik.

6. Gunung Kuning (Huangshan, Anhui)

Huangshan atau Yellow Mountain adalah legenda dalam dunia pariwisata Tiongkok. Gunung ini terkenal dengan empat keajaibannya: pohon pinus yang bentuknya unik, bebatuan aneh, lautan awan, dan mata air panas.

Pemandangan di sini sangat dramatis. Sering kali puncak-puncak granit menyembul keluar dari lautan awan yang tebal, membuat Anda merasa seolah-olah berada di khayangan. Keindahan Huangshan telah menjadi inspirasi bagi banyak penyair dan pelukis Tiongkok selama berabad-abad.

  • Spot Foto Terbaik: Begin-to-Believe Peak dan Lion Peak.
  • Tips Fotografi: Persiapkan fisik Anda karena akan banyak mendaki tangga. Bawa tripod yang kokoh untuk memotret long exposure pergerakan awan.

7. Danau Kanas (Xinjiang)

Tersembunyi di bagian utara Xinjiang, dekat perbatasan Rusia, Kazakhstan, dan Mongolia, Danau Kanas menawarkan lanskap yang berbeda dari wilayah Tiongkok lainnya. Wilayah ini lebih menyerupai pegunungan Alpen di Eropa atau Kanada.

Danau ini dikelilingi oleh hutan taiga yang lebat dan pegunungan bersalju. Saat musim gugur (akhir September), hutan di sekitarnya berubah menjadi warna emas yang menyala, kontras dengan air danau yang berwarna biru susu glasial. Keindahan liar inilah yang menempatkannya dalam daftar destinasi alam paling fotogenik di China.

  • Spot Foto Terbaik: Paviliun Guanyu (Viewing Fish Pavilion) untuk pemandangan bird’s-eye view seluruh danau.
  • Tips Fotografi: Fokuslah pada kontras warna antara air biru dan hutan kuning keemasan.

8. Lembah Blue Moon (Lijiang, Yunnan)

Terletak di kaki Gunung Salju Naga Giok (Jade Dragon Snow Mountain), Lembah Blue Moon menawarkan pemandangan sungai berundak dengan air berwarna biru toska yang sangat pekat.

Warna air yang unik ini disebabkan oleh kandungan ion tembaga dan lumpur kapur putih di dasar sungai. Dengan latar belakang gunung salju yang megah, tempat ini menjadi lokasi favorit untuk foto pre-wedding maupun fotografi lanskap.

  • Spot Foto Terbaik: Tepi sungai dengan latar belakang Gunung Salju Naga Giok yang menjulang.
  • Tips Fotografi: Hindari tengah hari yang terik. Cahaya pagi yang lembut akan membuat warna biru air terlihat lebih natural dan tidak over-exposed.

9. Gurun Gobi dan Danau Bulan Sabit (Gansu)

Bergeser ke jalur sutra kuno, kita menemukan perpaduan kontras yang ekstrem antara gurun pasir tandus dan oase yang indah. Danau Bulan Sabit (Crescent Lake) di Dunhuang adalah sebuah oase berbentuk bulan sabit yang dikelilingi oleh bukit pasir raksasa yang disebut Mingsha Shan (Gunung Pasir Bernyanyi).

Pemandangan pagoda tradisional di tepi danau kecil yang dikepung oleh lautan pasir memberikan nuansa nostalgia zaman kekaisaran yang kuat.

  • Spot Foto Terbaik: Dari puncak bukit pasir untuk mendapatkan frame danau secara utuh.
  • Tips Fotografi: Hati-hati dengan pasir yang bisa merusak kamera. Gunakan pelindung kamera. Potretlah saat senja untuk mendapatkan bayangan dramatis pada gelombang pasir.

10. Pantai Merah Panjin (Liaoning)

Jika pantai biasanya berpasir putih atau hitam, Pantai Panjin justru berwarna merah darah. Warna ini bukan berasal dari pasir, melainkan dari sejenis rumput laut (Sueda) yang berubah warna menjadi merah cerah saat musim gugur.

Terletak di lahan basah dan rawa terbesar di dunia, tempat ini juga menjadi habitat bagi berbagai jenis burung migran, termasuk bangau mahkota merah yang langka. Hamparan merah sejauh mata memandang ini adalah penutup yang sempurna untuk daftar destinasi alam paling fotogenik di China.

  • Spot Foto Terbaik: Jembatan kayu panjang yang melintasi lahan basah.
  • Tips Fotografi: Waktu terbaik berkunjung adalah September hingga Oktober saat warna merah rumput laut mencapai puncaknya.

Tiongkok adalah negara dengan seribu wajah. Dari puncak gunung yang menyentuh langit hingga lembah yang penuh warna, setiap sudut negeri ini menawarkan cerita visual yang berbeda.

Mengunjungi destinasi alam paling fotogenik di China bukan hanya tentang mendapatkan foto yang bagus untuk media sosial, tetapi juga tentang mengapresiasi keagungan alam yang telah terbentuk selama jutaan tahun. Setiap lokasi di atas memiliki karakter dan waktu terbaik kunjungannya masing-masing, jadi pastikan Anda melakukan riset mendalam sebelum berangkat.

Semoga artikel ini memberikan inspirasi bagi petualangan fotografi Anda selanjutnya. Dunia ini luas dan penuh keajaiban, dan sebagian dari keajaiban terbaiknya tersembunyi di balik Tirai Bambu.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *