Ikan mas ( Cyprinus carpio ) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling dikenal di seluruh dunia, terutama di benua Asia dan Eropa. Di Indonesia, ikan ini bukan sekadar bahan pangan, melainkan simbol kekayaan, kemakmuran, dan bagian tak terpisahkan dari adat istiadat tertentu. Dari kolam-kolam pemancingan hingga meja makan keluarga, ikan mas menempati posisi istimewa berkat rasa dagingnya yang gurih, kemudahan budidayanya, dan keindahan varietasnya.
1. Sejarah dan Asal-Usul
Meskipun sangat populer di Indonesia, ikan mas sebenarnya bukan ikan asli Nusantara. Ikan ini diyakini berasal dari wilayah Asia Tengah dan Tiongkok. Budidaya ikan mas dimulai sejak ribuan tahun lalu di Tiongkok kuno sebagai sumber pangan utama bagi kaisar dan rakyat jelata.
Ikan mas pertama kali dibawa ke Indonesia oleh para pedagang Tiongkok dan mulai dikembangkan di wilayah Jawa Barat (khususnya di Galuh dan Ciamis) sekitar abad ke-19. Sejak saat itu, budidaya ikan mas menyebar luas ke seluruh pelosok tanah air karena kemampuannya beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia yang hangat.
2. Keunikan Biologis dan Karakteristik

Sumber Foto: https://www.kompas.com/skola/read/2022/09/14/163000669/siklus-perkembangan-ikan-mas-dan-ciri-cirinya
Ikan mas memiliki ciri fisik yang sangat khas:
- Bentuk Tubuh: Tubuhnya cenderung memanjang dan sedikit pipih ke samping ( compressed ). Mulutnya terletak di bagian ujung tengah dan memiliki dua pasang kumis ( barbel ) pendek yang berfungsi sebagai indra peraba saat mencari makan di dasar air.
- Warna: Varietas ikan mas sangat beragam. Ada yang berwarna kuning emas, merah menyala, jingga, hitam, hingga perak keabu-abuan. Warna “emas” yang cerah inilah yang kemudian memberi nama “Ikan Mas”.
- Kebiasaan Makan: Ikan mas bersifat omnivora (pemakan segala). Mereka memakan tumbuhan udara, lumut, cacing, hingga serangga kecil. Di lingkungan budidaya, ikan ini sangat responsif terhadap pakan buatan (pelet), yang membuatnya tumbuh dengan cepat.
- Habitat: Mereka menyukai perairan air tawar yang tidak terlalu dalam dan aliran udara yang tenang, seperti sungai, danau, atau kolam budidaya dengan suhu sekitar 20°C hingga 30°C.
3. Klasifikasi: Antara Ikan Konsumsi dan Ikan Hias
Secara umum, ikan mas dibagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan tujuan pemeliharaannya:
- Ikan Mas Konsumsi: Fokus pada pertumbuhan daging yang cepat dan daya tahan tubuh yang kuat. Varietas terkenal di Indonesia antara lain Ikan Mas Majalaya , Ikan Mas Punten , dan Ikan Mas Sinyonya . Jenis ini sangat digemari karena tekstur dagingnya yang lembut, meskipun memiliki duri halus yang cukup banyak.
- Ikan Mas Hias (Koi): Ikan Koi sebenarnya adalah varietas dari ikan mas yang telah melalui seleksi genetika selama ratusan tahun di Jepang untuk menghasilkan pola warna yang indah. Ikan ini dipelihara di kolam taman sebagai simbol prestise dan keberuntungan.
4. Nilai Ekonomi dan Sosial
Di Indonesia, sektor budidaya ikan mas merupakan salah satu penopang ekonomi kerakyatan.
- Penyedia Protein: Ikan mas adalah sumber protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat luas.
- Industri Pemancingan: Kegiatan memancing ikan mas menjadi hobi massal di Indonesia. Banyak kolam pemancingan galatama atau harian yang menggantungkan bisnisnya pada pasokan ikan mas.
- Budaya dan Adat: Dalam budaya masyarakat Sunda atau Batak, ikan mas sering disajikan dalam upacara adat, seperti pernikahan atau syukuran. Misalnya, hidangan Arsik Ikan Mas dalam budaya Batak merupakan sajian sakral yang melambangkan doa agar penerimanya mendapatkan kehidupan yang panjang dan sejahtera.
Penjelasan: Mengapa Ikan Mas Sangat Populer?

Sumber Foto: https://bogor.tribunnews.com/2021/12/23/jenis-jenis-ikan-hias-mas-koki-lengkap-cara-merawatnya-agar-warna-tetap-indah
Kepopuleran ikan mas terletak pada efisiensi biologinya . Ikan ini mampu hidup di lingkungan udara dengan kadar oksigen yang relatif rendah dibandingkan ikan jenis lainnya. Selain itu, ikan mas memiliki laju reproduksi yang sangat tinggi; satu ekor induk betina dapat menghasilkan puluhan ribu telur dalam satu kali pemijahan. Dari sisi kuliner, daging ikan mas memiliki kemampuan menyerap bumbu dengan sangat baik, sehingga cocok diolah menjadi berbagai masakan tradisional seperti pepes, goreng kering, hingga gulai.
Tabel Ringkasan Varietas Ikan Mas Unggul di Indonesia
| Varietas | Keunggulan Utama | Daerah Asal/Popular |
| Majalaya | Pertumbuhan sangat cepat, badan pendek dan lebar. | Jawa Barat |
| Punten | Punggung tinggi, gerakan lambat, daging tebal. | Malang, Jawa Timur |
| Sinyonya | Badan panjang, tahan terhadap penyakit. | Jawa Barat |
| Kumpay | Memiliki sirip yang panjang dan indah. | Umum (Hias/Konsumsi) |
Tips Mengolah Ikan Mas agar Tidak Bau Lumpur
Masalah umum pada ikan air tawar adalah aroma lumpur ( rasa berlumpur ). Berikut cara mengatasinya:
- Pemberokan: Sebelum dimasak, biarkan ikan hidup di udara yang mengalir bersih tanpa diberi makan selama 1-2 hari agar sisa kotoran dan bau lumpur hilang.
- Bahan Asam: Gunakan perasan jeruk nipis atau asam jawa untuk melumuri daging ikan sebelum dibumbui.
- Bumbu Kuat: Masak dengan bumbu rempah yang kuat seperti kunyit, jahe, dan serai untuk menetralisir aroma tanah.
Kesimpulan
Ikan Mas adalah salah satu kekayaan hayati air tawar yang memiliki peran multidimensi dalam kehidupan manusia. Ia bukan hanya komoditas ekonomi yang menguntungkan bagi para petani, tetapi juga jembatan budaya yang menghubungkan tradisi masa lalu dengan gaya hidup modern. Ketangguhannya dalam beradaptasi dan kelezatan dagingnya menjadikan ikan mas sebagai pilihan utama dalam ketahanan pangan keluarga. Menjaga kelestarian habitat perairan tawar adalah kunci utama agar generasi mendatang tetap bisa menikmati kemakmuran yang disimbolkan oleh si “Ratu Air Tawar” ini.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


