Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

sejarah clam chowder legendaris Legendaris Mahakarya Kuliner Pesisir yang Menghangatkan Jiwa dan Sejarah

clam chowder

Di antara ribuan resep sup yang ada di dunia, hanya sedikit yang memiliki identitas sekuat Clam Chowder. Bagi masyarakat di pesisir Timur Amerika Serikat, Clam Chowder bukan sekadar hidangan pembuka; ia adalah simbol ketangguhan, kehangatan rumah, dan sejarah panjang pelayaran. Dengan tekstur kental yang memanjakan lidah dan aroma laut yang segar, sup kerang ini telah berevolusi dari makanan sederhana para pelaut menjadi hidangan mewah di restoran-restoran berbintang.

1. Akar Sejarah: Dari Kapal Pelaut ke Meja Makan

Nama “Chowder” diyakini berasal dari kata Prancis “chaudière”, yang merujuk pada kuali besar yang digunakan para nelayan untuk memasak sup bersama-sama. Pada abad ke-17 dan 18, para pemukim asal Prancis dan Inggris membawa tradisi memasak sup ikan ke wilayah New England dan Nova Scotia.

Awalnya, Clam Chowder adalah makanan “darurat”. Para pelaut menggunakan bahan-bahan yang tahan lama di kapal, seperti biskuit keras (hardtack), daging babi asin (salt pork), dan kerang yang melimpah di tepi pantai. Seiring berjalannya waktu, resep ini menyebar ke daratan dan menjadi sangat populer di Boston dan New York, hingga memicu perdebatan kuliner paling sengit dalam sejarah Amerika mengenai resep mana yang paling “asli”.

2. Perang Dua Versi: New England vs. Manhattan

clam chowder

Sumber Foto: https://www.billyparisi.com/new-england-clam-chowder-recipe

Dunia Clam Chowder terbagi menjadi dua kubu besar yang memiliki penggemar fanatik masing-masing:

A. New England Clam Chowder (Si Putih yang Ikonik)

Ini adalah versi yang paling dikenal secara global. Ciri khasnya adalah kuah putih yang sangat kental, berbahan dasar susu atau krim kental (heavy cream).

  • Bahan Utama: Kerang, kentang potong dadu, bawang bombay, dan daging asap (bacon atau salt pork).
  • Karakter: Rasanya sangat gurih, creamy, dan memberikan efek mengenyangkan yang instan. Di Boston, sup ini sering disajikan di dalam mangkuk yang terbuat dari roti (bread bowl).

B. Manhattan Clam Chowder (Si Merah yang Berani)

Versi ini muncul pada pertengahan abad ke-19, dipengaruhi oleh imigran Portugis dan Italia di New York.

  • Bahan Utama: Mengganti susu dengan tomat dan pasta tomat sebagai basis kuahnya. Selain kerang dan kentang, versi ini sering ditambahi sayuran lain seperti wortel dan seledri.
  • Karakter: Teksturnya lebih cair, rasanya asam segar, dan sedikit pedas. Versi ini sangat kontroversial bagi penduduk New England; bahkan pada tahun 1939, sempat ada usulan undang-undang di negara bagian Maine yang melarang penggunaan tomat dalam Clam Chowder!

3. Teknik Memasak: Rahasia Kelezatan di Balik Kuali

Membuat Clam Chowder yang sempurna membutuhkan kesabaran dan urutan teknik yang tepat:

  1. Rendering Lemak: Proses dimulai dengan menggoreng bacon atau daging babi asin hingga lemaknya keluar. Lemak inilah yang memberikan dimensi rasa “smoky” pada sup.
  2. Sautéing (Menumis): Bawang bombay dan seledri ditumis di dalam lemak daging tersebut hingga layu dan harum, menciptakan dasar rasa aromatik.
  3. Memasak Kentang: Kentang harus dimasak hingga empuk namun tidak hancur. Kentang yang tepat (seperti jenis Russet) akan melepaskan sedikit pati yang membantu mengentalkan kuah secara alami.
  4. Menambahkan Kerang: Kerang biasanya dimasukkan terakhir agar teksturnya tetap kenyal dan tidak berubah menjadi alot seperti karet karena terlalu lama dimasak.
  5. Keseimbangan Rempah: Daun salam (bay leaf) dan lada hitam adalah bumbu wajib. Di beberapa tempat, sedikit tetesan saus Tabasco atau Worcester ditambahkan untuk memberikan kejutan rasa.

4. Filosofi dan Makna Budaya

clam chowder

Sumber Foto: https://danosseasoning.com/recipes/clam-chowder/?srsltid=AfmBOopSi_32OUWF4y1QsR1iTg3yDbSQJy24Hu2nQy2zefYbqzOL78wG

Clam Chowder adalah definisi dari “Comfort Food”. Di wilayah yang memiliki musim dingin ekstrem seperti Massachusetts atau Maine, semangkuk Clam Chowder hangat adalah “penyelamat”. Hidangan ini melambangkan pemanfaatan sumber daya lokal—laut memberikan kerang, dan daratan memberikan kentang dan susu. Ia mengajarkan tentang kesederhanaan yang jika diolah dengan teknik yang benar, dapat menghasilkan kemewahan rasa yang tak tertandingi.

Penjelasan Teknis: Peran Kerang dan Tekstur

Secara teknis, kunci utama Clam Chowder ada pada jus kerang (clam juice). Koki profesional tidak hanya menggunakan daging kerang, tetapi juga air rebusan kerang yang kaya akan rasa umami alami. Dalam versi New England, pengentalan biasanya dilakukan dengan metode Roux (campuran tepung dan mentega) atau dengan menghancurkan sebagian kentang ke dalam kuah. Penggunaan krim harus dilakukan dengan api kecil agar susu tidak pecah (curdling), yang dapat merusak tekstur halus sup.

Kesimpulan

Clam Chowder adalah lebih dari sekadar sup kerang; ia adalah catatan sejarah yang dimasak dalam kuali. Dari makanan bertahan hidup bagi para pelaut di samudera yang ganas, hingga menjadi hidangan kebanggaan nasional yang memicu perdebatan lintas negara bagian. Baik Anda penikmat versi New England yang lembut dan creamy, atau pemuja versi Manhattan yang segar dan berani, Clam Chowder tetap menjadi bukti bagaimana kuliner dapat menyatukan hasil laut dan hasil bumi dalam harmoni yang sempurna. Menikmati Clam Chowder adalah menikmati warisan pesisir yang terus bertahan melampaui zaman.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *