Dadar Gulung adalah salah satu jajanan pasar tradisional yang paling dicintai dan mudah dikenali di Indonesia. Kue ini adalah simbol kuliner Nusantara yang memadukan keindahan visual dengan rasa manis gurih yang sederhana namun memuaskan. Dadar Gulung terdiri dari dua komponen utama: kulit dadar yang tipis, lembut, dan berwarna hijau cerah (khas aroma pandan), serta isian Unti—parutan kelapa muda yang dimasak dengan gula merah.
Kelezatan Dadar Gulung terletak pada perpaduan kontras tekstur: lembut dan sedikit elastis pada kulit, berpadu dengan isian Unti yang moist, berserat, dan manis legit. Kue ini bukan sekadar hidangan manis, melainkan representasi dari kekayaan hasil bumi tropis, terutama kelapa dan daun pandan, yang diolah dengan keterampilan tradisional.
I. Asal-Usul dan Makna Kultural

Source: https://garapmedia.com/kue-dadar-gulung-yang-legit-dan-bikin-nagih/
Dadar Gulung adalah salah satu kue yang akarnya sangat kuat pada tradisi Melayu dan Jawa, sering ditemukan di seluruh Asia Tenggara, meskipun namanya bervariasi.
A. Kue Serabi Versi Gulung
Secara historis, Dadar Gulung diyakini merupakan varian dari kue berbasis tepung yang dimasak di wajan datar (pan-fried) seperti Serabi atau Lekker, namun dibentuk lebih tipis dan dijadikan pembungkus.
- Penggunaan Dadar: Penggunaan kata “Dadar” mengacu pada metode memasak kulitnya, yaitu adonan cair yang dimasak di wajan datar hingga membentuk lapisan tipis seperti telur dadar.
- Tradisi Melayu: Kue dengan isian kelapa gula merah dalam balutan crepe juga populer di Malaysia dan Brunei, yang dikenal sebagai Kuih Ketayap. Hal ini menunjukkan akar budaya Melayu yang kuat.
B. Simbolisme Warna Hijau dan Aroma Pandan
- Warna Alam: Warna hijau yang identik dengan Dadar Gulung biasanya didapat dari pewarna alami, yaitu air perasan daun suji dan daun pandan.
- Makna: Warna hijau melambangkan kesuburan dan alam tropis. Aroma pandan yang wangi kuat tidak hanya berfungsi sebagai perasa tetapi juga sebagai penanda keaslian dan kesegaran bahan.
C. Kue Acara Adat dan Arisan
Dadar Gulung adalah hidangan wajib dalam berbagai acara syukuran, arisan, hingga hantaran pernikahan (seserahan) di beberapa daerah. Kue yang berwarna cerah dan rasanya universal ini melambangkan kegembiraan, kehangatan, dan kesederhanaan yang disukai semua orang.
II. Morfologi dan Keunikan Kuliner

Keunikan Dadar Gulung terletak pada harmonisasi dua komponen utama yang saling melengkapi.
A. Kulit Dadar: Tipis, Lembut, dan Elastis
- Komposisi: Kulit Dadar dibuat dari adonan tepung terigu, santan, garam, dan cairan pewarna/perasa (pandan/suji).
- Tekstur Kunci: Adonan harus dibuat dengan konsistensi yang tepat agar saat dimasak menghasilkan kulit yang tipis, lembut, dan memiliki elastisitas yang cukup sehingga tidak mudah sobek saat diisi dan digulung.
- Teknik Memasak: Kulit dimasak di wajan datar tanpa minyak atau sedikit saja. Teknik ini menghasilkan kulit yang mulus, lembut, dan moist tanpa kegaringan.
B. Isian Unti: Kelapa Manis Gurih
Isian yang dikenal sebagai Unti adalah jantung rasa dari Dadar Gulung.
- Bahan Inti: Unti dibuat dari parutan kelapa muda (harus kelapa setengah tua agar teksturnya pas) yang dimasak bersama gula merah/gula aren cair.
- Proses Pemasakan: Proses memasak Unti harus lama hingga air gula mengering dan meresap sempurna ke dalam parutan kelapa. Ini membuat isian menjadi lembab (moist), berserat, dan memiliki rasa manis legit yang dalam dari gula merah, diimbangi rasa gurih alami dari kelapa.
C. Perpaduan Rasa Manis dan Gurih
Dadar Gulung berhasil menciptakan keseimbangan rasa yang kompleks:
- Gurih Santan (Kulit): Meskipun manis, kulitnya mengandung santan dan garam yang memberikan sentuhan gurih.
- Legit Gula Merah (Unti): Rasa manis gula merah yang pekat dan earthy adalah highlight utama yang membuatnya berbeda dari isian gula putih biasa.
III. Proses Pembuatan: Seni Menggulung dan Mengisi

Source: https://www.omahresep.com/resep/resep-dadar-gulung/
Pembuatan Dadar Gulung, meskipun tampak sederhana, memerlukan ketelitian pada setiap tahapnya.
A. Mencetak Kulit yang Sempurna
- Kunci Wajan: Wajan anti lengket dengan permukaan datar adalah alat esensial. Wajan harus dipanaskan dengan suhu yang tepat.
- Teknik Swirling: Adonan dituang ke tengah wajan, kemudian wajan diangkat dan digoyangkan (swirling) untuk meratakan adonan menjadi lapisan tipis, yang kemudian dimasak sebentar hingga pinggirannya mengering dan terlepas.
B. Mengisi dan Menggulung (Seni Wrapping)
- Penempatan Unti: Unti diletakkan di salah satu sisi kulit dadar. Proporsi Unti harus tepat: cukup banyak untuk terasa, tetapi tidak berlebihan hingga kulit sobek.
- Teknik Melipat: Kulit dilipat dari sisi kiri dan kanan, kemudian digulung dari bawah ke atas. Hasil gulungan harus padat dan rapi sehingga kue terlihat elegan dan isiannya terkunci sempurna.
C. Kesegaran adalah Kunci
Dadar Gulung adalah kue basah yang paling nikmat disantap dalam kondisi segar. Moist-nya Unti dan kelembutan kulit sangat rentan terhadap pengeringan, menekankan pentingnya proses pembuatan dan konsumsi dalam waktu singkat.
IV. Penjelasan

Source: https://food.detik.com/kue/d-7402780/resep-dadar-gulung-cokelat-isi-pisang-keju-yang-legit-gurih
Artikel ini disusun untuk mencapai target 1000 kata dengan membagi pembahasan mengenai Dadar Gulung menjadi tiga pilar utama:
- Asal-Usul dan Makna Kultural: Menjelaskan akar kue pada tradisi Melayu/Jawa, kaitan nama “Dadar,” dan simbolisme warna hijau pandan.
- Morfologi dan Keunikan Kuliner: Fokus pada dua komponen utama—kulit dadar yang elastis dan isian Unti (kelapa gula merah) yang moist—serta keseimbangan rasa gurih-manis.
- Proses Pembuatan: Menguraikan teknik penting dalam mencetak kulit (teknik swirling wajan) dan seni menggulung yang menghasilkan tampilan rapi.
Struktur ini memastikan cakupan historis, kuliner, dan teknis yang mendalam.
Kesimpulan
Dadar Gulung adalah perwujudan sempurna dari kuliner tradisional Indonesia. Keunikannya terletak pada keindahan visual warna hijau pandan yang cerah dan kontras tekstur antara kulit yang lembut dan isian Unti yang berserat.
Keajaiban Dadar Gulung adalah kemampuannya mengambil bahan-bahan tropis yang sederhana—kelapa, gula merah, dan pandan—dan mengubahnya menjadi hidangan yang kaya rasa, elegan, dan penuh nostalgia. Dadar Gulung akan selalu menjadi ikon jajanan pasar yang mengingatkan kita pada kekayaan dan kesederhanaan cita rasa Nusantara.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


