Montaña de Siete Colores (Gunung Tujuh Warna), atau yang dikenal secara lokal sebagai Vinicunca atau Rainbow Mountain, adalah salah satu keajaiban alam paling spektakuler dan tujuan wisata yang sedang naik daun di Peru. Terletak di pegunungan Andes, wilayah Cusco, Vinicunca menawarkan pemandangan yang terasa sureal dengan lapisan-lapisan sedimen yang menampilkan spektrum warna merah, emas, turquoise, lavender, dan hijau.
Keunikan gunung ini tidak hanya terletak pada palet warnanya yang dramatis, tetapi juga pada lokasinya yang terpencil dan ketinggian ekstrem, menjadikannya destinasi yang menantang dan memuaskan bagi para pendaki dari seluruh dunia.
I. Identitas dan Lokasi Geografis
A. Lokasi dan Ketinggian

Gunung Pelangi berada dalam jajaran Pegunungan Ausangate, sebuah sub-rentang dari Andes di selatan Peru, sekitar tiga jam perjalanan dari kota historis Cusco.
- Nama Lokal: Vinicunca (dalam bahasa Quechua, bahasa asli Inca) atau Winikunka.
- Ketinggian Puncak: Titik pandang utama berada pada ketinggian sekitar 5.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketinggian ini hampir setara dengan Base Camp Everest di sisi Tibet, menjadikannya salah satu titik akses wisata tertinggi di Peru.
B. Penemuan dan Keterkenalan Global
Secara ironis, Vinicunca baru dikenal secara luas oleh dunia sekitar tahun 2015. Sebelumnya, gunung ini tertutup oleh lapisan es dan salju tebal.
- Pencairan Gletser: Peningkatan suhu global dan pencairan gletser yang cepat di Andes adalah penyebab utama terungkapnya formasi geologis Vinicunca yang berwarna-warni.
- Ledakan Pariwisata: Begitu gambar-gambar gunung ini menyebar di media sosial, popularitasnya meledak. Saat ini, Vinicunca menjadi destinasi wajib kedua setelah Machu Picchu bagi wisatawan yang berkunjung ke Cusco.
II. Keajaiban Geologi: Mengapa Berwarna Pelangi?

Source: https://www.klook.com/id/activity/97477-rainbow-mountain-full-day-trip
Keunikan Gunung Pelangi bukanlah hasil rekayasa atau vegetasi, melainkan hasil dari sejarah geologis Bumi yang berusia jutaan tahun.
A. Komposisi Mineral
Warna-warna cerah tersebut berasal dari proses geologis yang disebut Pelapukan (Weathering) dan Oksidasi berbagai jenis mineral yang terakumulasi selama zaman Tersier dan Kuarter (sekitar 65 juta tahun lalu).
Lapisan warna tersebut mencerminkan konsentrasi mineral yang berbeda:
| Warna Dominan | Mineral Penyebab | Makna Geologis |
| Merah, Merah Karat | Besi Oksida (Hematit) | Mineral besi teroksidasi oleh air dan udara. |
| Kuning, Emas | Besi Sulfida (Limonit) | Mineral belerang dan besi, yang berinteraksi dengan pelapukan. |
| Turquoise, Hijau | Tembaga Oksida (Klorit) | Mineral tembaga, menunjukkan keberadaan air kaya tembaga. |
| Putih Pucat | Batu Pasir, Kuarsa, dan Marl | Komponen mineral kaya silika yang lebih resisten. |
| Lavender, Ungu | Mangan Oksida | Mineral mangan yang menunjukkan kondisi kimia tertentu. |
B. Proses Pembentukan Lapisan
- Sedimentasi: Dahulu kala, wilayah ini merupakan dasar danau atau laut purba. Berbagai mineral dan sedimen terdeposit dalam lapisan horizontal selama jutaan tahun.
- Pengangkatan Tektonik: Sekitar 24 juta tahun lalu, tumbukan Lempeng Nazca dan Lempeng Amerika Selatan menyebabkan Pegunungan Andes terangkat (orogenesis). Lapisan sedimen yang awalnya horizontal didorong, terlipat, dan dimiringkan, mengungkapnya ke permukaan.
- Pelapukan dan Oksidasi: Setelah terangkat, es, angin, dan air hujan secara bertahap mengikis (melapuk) permukaan gunung. Oksigen bereaksi dengan mineral besi dan tembaga, menghasilkan warna-warna cerah yang kita lihat saat ini.
III. Tantangan dan Pengalaman Pendakian

Source: https://www.helfianet.com/our-blog/gunung-berwarna-warni-laksana-pelangi-di-zhangye-danxia-cina
Meskipun keindahan Vinicunca tak tertandingi, perjalanan untuk mencapainya adalah sebuah tantangan fisik yang serius.
A. Ketinggian Ekstrem (Soroche)
Tantangan terbesar adalah ketinggian 5.200 mdpl. Pada ketinggian ini, udara mengandung sekitar 40% lebih sedikit oksigen daripada di permukaan laut.
- Pencegahan: Wisatawan wajib melakukan aklimatisasi minimal 2–3 hari di Cusco (3.400 mdpl) sebelum melakukan pendakian. Gejala Soroche (Mabuk Ketinggian) seperti sakit kepala, mual, dan kelelahan adalah risiko yang nyata.
- Strategi: Sebagian besar pendaki memulai perjalanan sangat pagi (sekitar jam 3 atau 4 pagi) untuk mendaki saat cuaca masih dingin dan mencapai puncak sebelum banyak keramaian.
B. Rute dan Pilihan Transportasi
Perjalanan modern umumnya dimulai dari desa terdekat, seperti Japu atau Pitumarca. Meskipun ada jalan setapak yang menanjak, fasilitas tur yang berkembang pesat menawarkan:
- Opsi Berjalan Kaki: Pendakian total biasanya memakan waktu 1,5 hingga 2 jam dari titik awal pendakian ke puncak.
- Opsi Berkuda: Bagi mereka yang kesulitan dengan ketinggian atau fisik yang kurang mendukung, kuda tersedia untuk disewa dari penduduk setempat untuk menempuh sebagian besar rute, menjadikannya sumber pendapatan penting bagi komunitas Quechua.
C. Konservasi dan Dampak Pariwisata
Lonjakan pengunjung telah membawa kekayaan bagi komunitas lokal yang sebelumnya bergantung pada pertanian dan penggembalaan llama. Namun, ini juga membawa tantangan:
- Erosi Tanah: Jumlah pejalan kaki yang besar menyebabkan erosi parah pada jalur pendakian.
- Pengelolaan Sampah: Tantangan dalam mengelola sampah di lingkungan Alpine yang sensitif.Pemerintah Peru dan komunitas lokal kini bekerja sama untuk menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan dan mengelola jalur dengan lebih baik.
Penjelasan
Artikel ini disusun untuk mencapai target 1000 kata dengan membagi pembahasan menjadi tiga pilar utama:
- Identitas dan Lokasi Geografis: Mengulas nama, ketinggian ekstrem, dan sejarah penemuannya yang dipicu oleh perubahan iklim.
- Keajaiban Geologi: Ini adalah inti artikel, menjelaskan secara ilmiah mengapa gunung tersebut berwarna pelangi (pelapukan dan oksidasi mineral seperti Hematit, Limonit, dan Tembaga Oksida) dan proses pembentukan lapisan sedimen.
- Tantangan dan Pengalaman Pendakian: Menggambarkan kesulitan fisik (mabuk ketinggian di 5.200 mdpl) dan dampak pariwisata pada komunitas lokal dan lingkungan.
Struktur ini memastikan cakupan historis, ilmiah, dan praktis dari Vinicunca.
Kesimpulan
Gunung Pelangi, atau Vinicunca, adalah simbol keajaiban geologis yang diungkap oleh perubahan iklim modern. Keunikannya terletak pada palet warna yang spektakuler yang diciptakan oleh jutaan tahun oksidasi mineral yang kini terhampar di ketinggian 5.200 mdpl.
Lebih dari sekadar pemandangan yang indah, Vinicunca adalah destinasi yang menguji ketahanan fisik para pendaki dan memberikan kesempatan unik untuk menyaksikan fenomena alam yang luar biasa. Ia adalah pengingat akan kekuatan geologi Bumi, sekaligus cerminan tantangan dan peluang yang dibawa oleh pariwisata massal di lingkungan Alpine yang paling sensitif dan dramatis. Mengunjungi Vinicunca adalah perjalanan untuk menyaksikan seni alami dan ketangguhan alam raya di jantung Andes Peru.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


