
Sumber foto by: https://tse2.mm.bing.net/th/id/OIP.7eoIx9jd0hAh8nh5634QuwHaE8?pid=Api&P=0&h=180
Stevia adalah tanaman (genus Stevia, spesies utama Stevia rebaudiana) yang daun-daunnya mengandung senyawa pemanis alami disebut steviol glycosides (mis. stevioside, rebaudioside A, B, C, dst.). Daun stevia manis jauh di atas gula meja — sering disebut 200–300× manis gula sukrosa — tetapi hampir tidak mengandung kalori dan tidak menaikkan gula darah secara langsung.
Botani dan asal
- Asal: Amerika Selatan (Paraguay, Brasil) — tumbuh di iklim subtropis/tropis.
- Bentuk: tanaman herba, tinggi biasanya 30–90 cm, daun hijau kecil berbentuk oval.
- Kultur: mudah ditanam dari stek atau benih; preferensi tanah gembur, drainase baik, sinar matahari penuh hingga teduh sebagian.
Senyawa pemanis (kimia)
- Kelompok utama: steviol glycosides — molekul steviol yang terikat gula. Contoh utama: stevioside dan rebaudioside A (Reb A).
- Perbedaan: Reb A biasanya lebih bersih/kurang pahit dibanding stevioside → banyak produk komersial fokus pada Reb A.
- Sifat: tidak dimetabolisme menjadi glukosa oleh tubuh manusia sehingga tidak menaikkan gula darah secara langsung.
Bentuk komersial & cara olah
- Daun segar / daun kering — dipakai langsung untuk seduhan/teh.
- Ekstrak cair — mudah diteteskan ke minuman.
- Bubuk putih (ekstrak yang dimurnikan) — sering digunakan sebagai pengganti gula dalam resep.
- Campuran pemanis — produk stevia sering dicampur eritritol, inulin, atau pemanis lain untuk tekstur dan bulk (volume).
- Proses ekstraksi (garis besar): penghancuran daun → pelarut/ekstraksi air → pemurnian (adsorpsi, kromatografi) → pengeringan → fraksionasi untuk mendapatkan Reb A tinggi.
kegunaan stevia:

Sumber foto by: https://tse1.mm.bing.net/th/id/OIP.aXzWY7YsO-wuLVqQymudkwHaEK?pid=Api&P=0&h=180
1. Sebagai Pemanis Alami Pengganti Gula
Kegunaan utama stevia adalah sebagai pemanis alami tanpa kalori.
Daun stevia mengandung senyawa stevioside dan rebaudioside A yang memberikan rasa manis 200–300 kali lebih kuat dari gula biasa (sukrosa).
Karena itu, stevia banyak digunakan untuk:
- Memaniskan teh, kopi, dan jus
- Campuran dalam produk makanan diet atau rendah kalori
- Pemanis untuk penderita diabetes, karena tidak meningkatkan kadar gula darah
2. Untuk Kesehatan dan Diet
Stevia membantu menjaga pola makan sehat, karena:
- Tidak mengandung kalori, cocok untuk program penurunan berat badan
- Tidak menyebabkan lonjakan gula darah, sehingga aman untuk penderita diabetes tipe 2
- Dapat membantu mengurangi konsumsi gula berlebih yang berisiko menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung
3. Baik untuk Kesehatan Gigi
Berbeda dengan gula pasir, stevia tidak menyebabkan kerusakan gigi atau karies.
Bakteri penyebab gigi berlubang tidak dapat memfermentasi senyawa stevia, sehingga mulut tetap sehat.
Beberapa produk pasta gigi dan permen bebas gula kini juga memakai stevia sebagai pemanis.
4. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Beberapa penelitian menunjukkan senyawa stevioside dalam stevia bisa membantu:
- Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi ringan–sedang)
- Menstabilkan detak jantung
Namun, efek ini masih berbeda-beda pada tiap orang dan butuh penelitian lebih lanjut.
5. Digunakan dalam Industri Makanan dan Minuman
Stevia digunakan secara luas dalam industri, misalnya:
- Minuman ringan diet (cola, soda, teh botol tanpa gula)
- Yogurt dan es krim rendah kalori
- Makanan ringan sehat
- Produk suplemen dan vitamin kunyah
Karena rasa manisnya stabil pada suhu tinggi, stevia cocok juga untuk dipanggang atau dimasak
6. Untuk Kebutuhan Rumah Tangga
Stevia bisa digunakan di dapur rumah tangga sebagai pengganti gula:
- Tambahkan ke minuman (teh, kopi, jus)
- Campurkan ke adonan kue atau makanan sehat
- Digunakan pada masakan tertentu yang butuh rasa manis tapi tanpa gula
7. Tanaman Herbal
Selain sebagai pemanis, daun stevia kering juga kadang digunakan dalam:
- Teh herbal tradisional
- Ramuan alami untuk mengontrol gula darah (penggunaan ini masih bersifat pendukung, bukan pengganti obat medis)
manfaat menggunakan stevia ketimbang gula:
Stevia adalah pemanis alami yang lebih sehat dibandingkan gula. Stevia tidak mengandung kalori sehingga baik untuk menjaga berat badan dan cocok bagi orang yang sedang diet. Pemanis ini juga tidak meningkatkan kadar gula darah, sehingga aman untuk penderita diabetes. Selain itu, stevia tidak menyebabkan gigi berlubang karena tidak bisa difermentasi oleh bakteri di mulut. Stevia juga dapat membantu menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol tetap stabil. Dengan rasa manis yang tahan panas dan aman untuk dikonsumsi, stevia menjadi pilihan terbaik untuk menggantikan gula dalam makanan maupun minuman sehari-hari.
Cara Pengolahan Stevia

Sumber foto by: https://trubus.id/wp-content/uploads/2024/08/STEVIA.jpg
Stevia dapat diolah dengan cara sederhana di rumah maupun secara modern di pabrik. Tujuan pengolahannya adalah untuk mendapatkan rasa manis alami dari daun stevia yang aman dan tahan lama.
1. Pemilihan dan Pembersihan Daun
Pilih daun stevia yang masih muda, segar, dan berwarna hijau cerah. Cuci daun dengan air bersih untuk menghilangkan debu dan kotoran. Setelah dicuci, tiriskan hingga tidak ada air yang menetes.
2. Pengeringan Daun
Jemur daun di tempat yang teduh dan berangin selama dua hingga tiga hari. Hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari karena dapat mengurangi kadar manis alami daun. Daun yang sudah kering biasanya berwarna hijau tua dan mudah diremas.
3. Penghalusan atau Penumbukan
Setelah kering, daun stevia dapat ditumbuk atau diblender hingga menjadi bubuk halus. Bubuk ini bisa langsung digunakan sebagai pemanis alami pada teh, kopi, atau makanan. Simpan dalam wadah kering dan tertutup rapat agar tidak lembap.
4. Pembuatan Ekstrak Cair (Opsional)
Untuk membuat stevia cair, rendam daun kering dalam air hangat selama beberapa jam. Setelah itu, saring cairannya dan rebus sebentar untuk memperkuat rasa manis. Dinginkan, lalu simpan dalam botol bersih agar tahan lebih lama.
5. Pengolahan Skala Industri
Dalam industri, daun stevia diekstraksi menggunakan air atau pelarut alami. Hasil ekstraksi kemudian disaring, dimurnikan, dan dikeringkan hingga menjadi bubuk kristal stevia yang sangat manis. Produk ini sering digunakan pada makanan diet, minuman ringan, dan produk kesehatan.
Kesimpulan
Stevia adalah tanaman pemanis alami yang berasal dari Amerika Selatan, khususnya Paraguay dan Brasil. Daunnya mengandung senyawa steviol glikosida yang memberikan rasa manis hingga 300 kali lebih kuat dari gula biasa, namun tanpa kalori dan tidak menaikkan kadar gula darah. Karena itu, stevia banyak dimanfaatkan sebagai pengganti gula bagi penderita diabetes, orang yang sedang diet, maupun dalam industri makanan dan minuman rendah kalori. Selain itu, stevia juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi, membantu menurunkan tekanan darah, dan mencegah penyakit akibat konsumsi gula berlebih.
Proses pengolahan stevia cukup sederhana, dimulai dari pemilihan daun segar, pengeringan, penghalusan menjadi bubuk, hingga pembuatan ekstrak cair. Dalam skala industri, stevia diolah melalui proses pemurnian untuk menghasilkan bubuk kristal yang siap digunakan. Dengan rasa manis yang stabil pada suhu tinggi dan tidak mengandung kalori, stevia menjadi alternatif sehat dan ramah tubuh untuk menggantikan gula dalam kehidupan sehari-hari.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


