Buah bit (Beta vulgaris), atau yang sering disebut beetroot, adalah akar umbi yang mudah dikenali karena warnanya yang merah keunguan pekat. Meskipun sering disajikan sebagai sayuran atau diolah menjadi jus, buah bit adalah salah satu superfood paling kuat di dunia. Bit telah menarik perhatian ilmuwan olahraga, ahli gizi, dan dokter karena kandungan nutrisinya yang unik, terutama tingginya konsentrasi nitrat alami.
Artikel ini akan mengupas tuntas keunikan bit, mulai dari sejarahnya yang kuno, profil nutrisi yang membedakannya dari sayuran lain, hingga manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah, khususnya dalam peningkatan performa fisik dan kesehatan jantung.
I. Penjelasan: Sejarah Singkat dan Identitas Botani

Source: https://ciputrahospital.com/manfaat-buah-bit/
Sejarah Kuno
Bit telah dibudidayakan sejak zaman kuno. Awalnya, yang dimanfaatkan adalah daunnya (mirip bayam), sementara akarnya dibuang. Bangsa Romawi adalah yang pertama menyadari nilai dari akar umbi merah tersebut dan mulai membudidayakannya secara luas, menggunakannya baik sebagai makanan maupun obat.
Saat ini, bit dikenal dalam berbagai bentuk. Selain beetroot (bit merah/ungu yang kita kenal), tanaman Beta vulgaris juga menghasilkan sugar beet (bit gula) yang digunakan untuk memproduksi gula, dan Swiss Chard (sejenis daun seperti bayam) yang merupakan varietas dari tanaman yang sama.
Pewarna Alami Betalain
Warna merah keunguan yang khas pada buah bit disebabkan oleh pigmen alami yang disebut Betalain.
- Keunikan Betalain: Tidak seperti pigmen tumbuhan lain seperti antosianin, betalain adalah antioksidan yang unik dan kuat. Betalain hanya ditemukan dalam beberapa sayuran tertentu (seperti bit dan kaktus buah naga). Pigmen ini tidak hanya memberikan warna yang indah, tetapi juga bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatan bit, terutama sifat anti-inflamasinya yang tinggi.
II. Komposisi Nutrisi Unik (Kekuatan Nitrat)

Source: https://www.honestdocs.id/jangan-anggap-remeh-10-efek-samping-buah-bit-ini
Buah bit memiliki profil nutrisi yang mengesankan. Bit rendah kalori namun tinggi serat, vitamin, dan mineral. Namun, yang paling membedakannya adalah kandungan senyawa berikut:
| Komponen Gizi Kunci | Keterangan & Manfaat |
| Nitrat Anorganik | Senyawa unik yang diubah tubuh menjadi Nitrit Oksida (NO). Kunci untuk pelebaran pembuluh darah. |
| Folat (Vitamin B9) | Sangat tinggi. Penting untuk pembentukan DNA, mencegah cacat lahir, dan kesehatan jantung. |
| Betalain | Pigmen antioksidan yang kuat, memberikan warna merah, dengan efek anti-inflamasi tinggi. |
| Serat Makanan | Tinggi, mendukung kesehatan pencernaan. |
| Kalium (Potassium) | Mineral penting untuk mengatur tekanan darah. |
Proses Kimia Nitrat-Nitrit Oksida (NO)
Ini adalah keajaiban terbesar bit:
- Asupan: Anda mengonsumsi Nitrat (NO3) dari buah bit.
- Konversi: Bakteri baik di mulut mengubah Nitrat menjadi Nitrit (NO2).
- Aktivasi: Di dalam tubuh (terutama saat kekurangan oksigen, seperti saat berolahraga), Nitrit diubah menjadi Nitrit Oksida (NO).
- Fungsi NO: Nitrit Oksida adalah vasodilator alami—zat yang membuat pembuluh darah lebih rileks dan melebar.
III. Manfaat Kesehatan yang Didukung Sains

Source: https://www.alodokter.com/jus-buah-bit-ini-manfaat-dan-cara-tepat-membuatnya
Berkat kandungan nitrat, folat, dan betalain, buah bit memiliki manfaat kesehatan yang spesifik dan kuat:
1. Peningkatan Performa dan Daya Tahan Atletik
Ini adalah manfaat bit yang paling terkenal. Peningkatan kadar Nitrit Oksida (NO) berkat nitrat dari bit dapat:
- Meningkatkan Aliran Darah: Pembuluh darah yang melebar memungkinkan pengiriman oksigen dan nutrisi yang lebih efisien ke otot-otot yang bekerja.
- Mengurangi Biaya Oksigen: Tubuh membutuhkan lebih sedikit oksigen untuk melakukan aktivitas fisik yang sama. Ini secara efektif meningkatkan daya tahan dan performa, terutama dalam olahraga ketahanan (lari, bersepeda).
2. Penurunan Tekanan Darah dan Kesehatan Jantung
Buah bit dianggap sebagai salah satu sayuran paling efektif untuk mengatasi hipertensi (tekanan darah tinggi).
- Mekanisme Vasodilasi: Efek pelebaran pembuluh darah (vasodilasi) oleh NO secara langsung menurunkan tekanan darah.
- Folat dan Kalium: Kombinasi Folat (Vitamin B9) dan Kalium dalam bit juga mendukung kesehatan pembuluh darah dan fungsi jantung yang optimal.
3. Sifat Anti-Inflamasi dan Detoksifikasi
Antioksidan Betalain memberikan perlindungan yang signifikan:
- Mengurangi Peradangan: Betalain telah terbukti dapat membantu mengurangi penanda peradangan dalam tubuh, yang bermanfaat dalam kondisi kronis seperti radang sendi dan penyakit hati.
- Detoksifikasi Hati: Pigmen ini membantu mendukung fase detoksifikasi hati, membantu tubuh memproses dan menghilangkan racun lebih efisien.
4. Meningkatkan Kesehatan Otak dan Kognitif
- Peningkatan Aliran Darah ke Otak: Karena efek vasodilasi Nitrit Oksida, bit dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Peningkatan sirkulasi ini sangat penting untuk fungsi kognitif yang optimal dan berpotensi memperlambat penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.
5. Kaya Serat untuk Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dalam bit membantu mencegah sembelit, menjaga keteraturan usus, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan.
IV. Penggunaan dan Konsumsi
Bit dapat dikonsumsi mentah, direbus, dipanggang, atau diolah menjadi jus.
- Jus Bit: Cara yang paling umum dan terkonsentrasi untuk mendapatkan Nitrat. Jus bit sering dikonsumsi sekitar $2-3$ jam sebelum aktivitas fisik untuk memaksimalkan produksi NO.
- Rebus atau Panggang: Cara ini mengurangi intensitas rasa “tanah” yang khas pada bit, menjadikannya tambahan yang enak untuk salad atau sebagai lauk.
Efek Samping yang Tidak Berbahaya
Konsumsi bit, terutama dalam jumlah besar atau sebagai jus, seringkali menyebabkan urin dan feses berwarna merah muda atau merah. Kondisi ini disebut Beeturia dan sepenuhnya tidak berbahaya.
Penjelasan dan Kesimpulan
Penjelasan: Buah bit adalah akar umbi yang unik karena dua alasan utama: kandungan pigmen antioksidan Betalain yang kuat (yang memberi warna merahnya) dan konsentrasi tinggi Nitrat Anorganik. Keunikan Nitrat ini adalah kunci, karena di dalam tubuh ia diubah menjadi Nitrit Oksida (NO), sebuah vasodilator kuat. Efek vasodilasi NO inilah yang menghasilkan manfaat kesehatan utama bit, yaitu menurunkan tekanan darah secara signifikan dan meningkatkan efisiensi penggunaan oksigen oleh otot, yang berujung pada peningkatan daya tahan atletik. Selain itu, bit mendukung kesehatan hati, otak, dan pencernaan.
Kesimpulan: Buah bit adalah superfood alami yang kekuatannya didukung oleh ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang kardiologi dan olahraga. Bit bukan hanya sekadar sayuran akar dengan warna yang menarik, melainkan sumber terapi nutrisi yang efektif. Dengan kemampuannya untuk meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, dan mendorong performa fisik, memasukkan bit ke dalam diet—baik sebagai jus maupun hidangan matang—adalah strategi yang sangat cerdas untuk mencapai kesehatan kardiovaskular dan stamina yang optimal.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2


