Email Address

info@royalole2.com

Our Location

Jl. Ir. Soekarno No.112 Kota Batu

Makanan Menjijikkan yang Ternyata Super Sehat untuk Tubuh

makanan

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/4785143350845806/

Berikut beberapa contoh makanan yang terlihat menjijikkan tapi ternyata sehat dan bergizi, dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia:


1. Ulat Sagu (Indonesia)

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/257831147412128680/

Ulat Sagu adalah larva dari kumbang merah sagu yang hidup di dalam batang pohon sagu yang membusuk. Meskipun terlihat menjijikkan bagi sebagian orang karena bentuknya yang lembek dan menggeliat, ulat sagu ternyata sangat bergizi dan menjadi sumber protein penting bagi masyarakat adat di Papua, Maluku, dan Kalimantan.

Ulat sagu mengandung protein tinggi, lemak sehat, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang baik untuk tubuh. Selain menjadi sumber energi, ulat sagu juga mendukung pertumbuhan otot dan menjaga sistem imun. Di beberapa daerah, ulat sagu diolah dengan cara digoreng, dibakar, atau dimakan mentah sebagai bagian dari tradisi dan budaya lokal.

Selain nilai gizinya, ulat sagu juga dianggap sebagai makanan berkelanjutan karena dapat dipanen langsung dari hutan tanpa merusak lingkungan.

Kandungan utama dalam ulat sagu meliputi:

  • Protein: sekitar 9–13 gram per 100 gram, sangat baik untuk pertumbuhan dan perbaikan sel tubuh.
  • Lemak sehat: sekitar 13–15 gram per 100 gram, sumber energi tinggi dan mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk jantung.
  • Karbohidrat: relatif rendah, cocok untuk diet tinggi protein dan lemak.
  • Energi: sekitar 200–260 kalori per 100 gram, memberikan sumber energi yang cukup besar.
  • Zat Besi: membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.
  • Zinc (Seng): berperan penting dalam sistem imun dan penyembuhan luka.
  • Vitamin B kompleks: mendukung metabolisme energi dan fungsi saraf.

Selain itu, ulat sagu juga mengandung beberapa mineral dan asam amino esensial yang penting untuk tubuh.


2. Belalang Goreng (Asia & Afrika)

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/4598175322782683648/

Belalang goreng adalah makanan tradisional yang populer di berbagai negara di Asia dan Afrika. Meski bagi sebagian orang bentuknya dan konsep makan serangga terasa menjijikkan, belalang goreng sebenarnya sangat bernutrisi dan menjadi sumber protein yang baik.

Belalang mengandung protein tinggi, rendah lemak, dan kaya akan serat serta mineral penting seperti zat besi dan zinc. Cara pengolahan biasanya dengan menggoreng hingga renyah, sehingga teksturnya gurih dan enak untuk disantap sebagai camilan atau lauk.

Selain nilai gizinya, budidaya belalang juga dianggap ramah lingkungan karena membutuhkan sedikit sumber daya dibandingkan dengan peternakan konvensional. Oleh karena itu, belalang goreng mulai mendapatkan perhatian sebagai makanan masa depan yang berkelanjutan.

Berikut kandungan gizi utama pada belalang goreng:

  • Protein tinggi: sekitar 50–65 gram per 100 gram, sangat baik sebagai sumber protein lengkap.
  • Lemak sehat: mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk jantung, sekitar 10–15 gram per 100 gram.
  • Karbohidrat: relatif rendah, biasanya di bawah 5 gram per 100 gram.
  • Serat: ada serat yang membantu pencernaan.
  • Mineral penting: seperti zat besi, zinc, magnesium, dan kalsium yang mendukung fungsi tubuh.
  • Vitamin: mengandung vitamin B kompleks yang membantu metabolisme energi dan menjaga kesehatan saraf.

Belalang goreng merupakan sumber nutrisi padat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, cocok sebagai alternatif protein hewani.


3. Jangkrik

Sumber foto by: https://share.google/images/o7TkEz8uZf6aITUaN

Jangkrik adalah salah satu jenis serangga yang mulai populer dikonsumsi di beberapa negara, terutama di Asia Tenggara seperti Thailand dan Indonesia. Meskipun terdengar aneh bagi sebagian orang, jangkrik sebenarnya kaya akan protein berkualitas tinggi dan asam amino esensial yang setara dengan daging hewani.

Jangkrik juga mengandung vitamin, mineral, dan lemak sehat yang bermanfaat untuk tubuh. Selain itu, jangkrik mudah dibudidayakan dengan penggunaan sumber daya yang jauh lebih sedikit dibandingkan peternakan hewan konvensional, sehingga menjadi alternatif pangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Biasanya, jangkrik dikonsumsi dalam bentuk gorengan atau dijadikan bahan campuran dalam makanan lain untuk menambah kandungan gizinya.

Berikut kandungan gizi utama pada jangkrik:

  • Protein tinggi: sekitar 55–70 gram per 100 gram, mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
  • Lemak sehat: sekitar 10–15 gram per 100 gram, termasuk asam lemak tak jenuh yang baik untuk jantung.
  • Karbohidrat: rendah, biasanya di bawah 5 gram per 100 gram.
  • Serat: mengandung serat yang membantu pencernaan.
  • Vitamin: kaya vitamin B kompleks (B2, B12), yang penting untuk metabolisme dan fungsi saraf.
  • Mineral: mengandung zat besi, magnesium, zinc, dan kalsium yang mendukung kesehatan tulang dan sistem imun.

Jangkrik juga dikenal sebagai sumber protein ramah lingkungan karena proses budidayanya yang efisien dan hemat sumber daya.


4. Tempoyak (Indonesia & Malaysia)

Sumber foto by: https://share.google/images/g9PiZWtzsFEcoWD2A

Tempoyak adalah makanan fermentasi yang terbuat dari durian yang sudah matang dan difermentasi selama beberapa hari hingga berbau khas yang kuat dan agak asam. Meskipun baunya tajam dan sering dianggap menjijikkan bagi yang belum terbiasa, tempoyak justru kaya akan probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Tempoyak sering digunakan sebagai bahan dasar masakan, seperti sambal tempoyak atau gulai tempoyak, terutama di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Malaysia. Kandungan probiotik dalam tempoyak membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus, meningkatkan sistem imun, dan memperbaiki fungsi pencernaan.

Sebagai makanan fermentasi, tempoyak juga mengandung vitamin dan enzim yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut kandungan gizi utama pada Tempoyak (Indonesia & Malaysia):

  • Probiotik: Tempoyak kaya akan bakteri baik hasil fermentasi yang membantu kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem imun.
  • Karbohidrat: berasal dari durian, memberikan energi sebagai sumber gula alami.
  • Vitamin C: durian sebagai bahan utama mengandung vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh.
  • Serat: membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
  • Mineral: mengandung kalium, zat besi, dan magnesium yang penting untuk fungsi tubuh.
  • Asam organik: hasil fermentasi yang dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dan menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Meskipun tempoyak memiliki bau yang kuat, kandungan probiotik dan nutrisinya membuatnya sangat bermanfaat untuk kesehatan.


5. Natto (Jepang)

Sumber foto by: http://id.pinterest.com/pin/630715122832083092/

Natto adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari kedelai yang difermentasi menggunakan bakteri Bacillus subtilis. Natto terkenal dengan teksturnya yang lengket dan aroma yang cukup kuat serta khas, yang membuat banyak orang merasa jijik pada awalnya.

Meski begitu, natto sangat kaya akan nutrisi, terutama vitamin K2 yang penting untuk kesehatan tulang dan jantung, serta probiotik yang baik untuk pencernaan. Natto juga mengandung protein, serat, dan enzim yang membantu meningkatkan penyerapan nutrisi.

Makanan ini sering dikonsumsi sebagai sarapan dengan nasi, dan dipercaya dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Berikut kandungan gizi utama pada Natto (Jepang):

  • Protein tinggi: sekitar 17–19 gram per 100 gram, sumber protein nabati yang lengkap.
  • Vitamin K2: sangat tinggi, penting untuk kesehatan tulang dan mencegah pengerasan pembuluh darah.
  • Probiotik: mengandung Bacillus subtilis yang baik untuk pencernaan dan sistem imun.
  • Serat: membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
  • Vitamin B kompleks: terutama B2, B6, dan asam folat yang mendukung metabolisme energi dan fungsi saraf.
  • Mineral: seperti zat besi, magnesium, dan kalsium yang penting untuk fungsi tubuh dan tulang.
  • Enzim nattokinase: berpotensi membantu melancarkan peredaran darah dan mencegah pembekuan darah.

Natto sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang, jantung, dan sistem pencernaan karena kombinasi probiotik dan vitamin K2-nya.


6. Century Egg (Telur Seribu Tahun – Tiongkok)

Sumber foto by: https://share.google/images/nPCrSfZY0hcBgK0bl

Century Egg atau telur seribu tahun adalah telur bebek, ayam, atau puyuh yang diawetkan dengan cara direndam dalam campuran alkali seperti abu, kapur, dan garam selama beberapa minggu hingga bulan. Proses ini mengubah warna putih telur menjadi coklat gelap transparan dan kuning telur menjadi hijau kehitaman.

Meskipun penampilannya terlihat aneh dan aromanya kuat, century egg mengandung protein tinggi dan dipercaya membantu pencernaan. Di Tiongkok dan beberapa negara Asia lainnya, telur ini sering disantap sebagai lauk pendamping atau campuran dalam hidangan seperti congee (bubur nasi).

Century egg dianggap makanan yang bergizi dan menjadi bagian dari tradisi kuliner khas yang telah berlangsung ratusan tahun.

Berikut kandungan gizi utama pada Century Egg (Telur Seribu Tahun – Tiongkok):

  • Protein: tinggi, sekitar 13–15 gram per 100 gram, penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Lemak: mengandung lemak sehat yang memberikan energi dan membantu penyerapan vitamin.
  • Mineral: kaya akan zat besi, yang penting untuk pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.
  • Kalsium: mendukung kesehatan tulang dan gigi.
  • Vitamin: mengandung beberapa vitamin B yang mendukung metabolisme dan fungsi saraf.
  • Asam amino esensial: membantu berbagai fungsi biologis dalam tubuh.

Meskipun proses pengawetannya menggunakan bahan alkali, century egg tetap menjadi sumber nutrisi yang bergizi dan telah dinikmati selama ratusan tahun.


7. Keju Berjamur (Roquefort, Blue Cheese – Eropa)

Sumber foto by: https://share.google/images/zw7Rls1QP5qG9rTyF

Keju berjamur, seperti Roquefort atau Blue Cheese, adalah keju yang didesain dengan bercak-bercak jamur biru atau hijau di dalamnya. Meskipun tampilannya bisa terlihat “busuk” dan aromanya kuat, keju ini justru kaya nutrisi dan sering digunakan dalam masakan khas Eropa.

Keju ini mengandung kalsium tinggi yang penting untuk kesehatan tulang, protein, vitamin A, serta probiotik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan sistem imun. Proses fermentasi dengan jamur juga memberikan rasa khas yang unik dan meningkatkan nilai gizinya.

Keju berjamur sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner Eropa selama ratusan tahun dan semakin populer di seluruh dunia sebagai makanan gourmet dengan manfaat kesehatan.

Berikut kandungan gizi utama pada Keju Berjamur (Roquefort, Blue Cheese – Eropa):

  • Protein: tinggi, sekitar 20–25 gram per 100 gram, penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Lemak: mengandung lemak jenuh dan lemak tak jenuh, sekitar 30–35 gram per 100 gram, sebagai sumber energi.
  • Kalsium: sangat tinggi, penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
  • Vitamin A: mendukung kesehatan mata dan sistem imun.
  • Probiotik: mengandung bakteri baik dari proses fermentasi yang membantu pencernaan dan kesehatan usus.
  • Sodium: cukup tinggi karena proses pengasinan, perlu diperhatikan bagi yang membatasi garam.

Keju berjamur bukan hanya lezat tapi juga memberikan nutrisi penting, terutama kalsium dan protein, serta manfaat probiotik bagi kesehatan pencernaan.


8. Surströmming (Swedia)

Sumber foto by: https://share.google/images/DTF6ZVyC0O0c5Pagl

Surströmming adalah ikan haring Baltik yang difermentasi selama beberapa bulan hingga menghasilkan bau yang sangat kuat dan menyengat, bahkan sering disebut sebagai salah satu makanan dengan bau paling tajam di dunia. Meskipun baunya menjijikkan bagi banyak orang, Surströmming kaya akan protein dan probiotik yang baik untuk pencernaan.

Makanan tradisional Swedia ini biasanya dikonsumsi dengan roti pipih, kentang, dan bawang merah untuk menyeimbangkan rasa dan aroma. Surströmming menjadi bagian penting dari budaya makanan di Swedia Utara dan dianggap sebagai makanan berenergi tinggi.

Berikut kandungan gizi utama pada Surströmming (Swedia):

  • Protein tinggi: sekitar 20–25 gram per 100 gram, sumber protein berkualitas.
  • Lemak sehat: mengandung lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
  • Vitamin D: penting untuk penyerapan kalsium dan kesehatan tulang.
  • Vitamin B12: mendukung fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah.
  • Mineral: seperti zat besi, selenium, dan yodium yang berperan penting dalam metabolisme dan fungsi tiroid.
  • Probiotik: karena proses fermentasi, surströmming mengandung bakteri baik yang membantu pencernaan.

Meskipun berbau sangat kuat, surströmming kaya nutrisi dan dianggap sebagai makanan tradisional yang bergizi di Swedia Utara.


9. Hákarl (Islandia)

Sumber foto by: https://share.google/images/26EP6ayVzy10qvZxH

Hákarl adalah daging hiu Greenland yang telah difermentasi dan kemudian dikeringkan selama beberapa bulan. Proses fermentasi ini menghasilkan bau amonia yang sangat kuat dan rasa yang tajam, sehingga bagi banyak orang terasa menjijikkan dan ekstrem.

Namun, Hákarl kaya akan protein dan lemak sehat yang dibutuhkan tubuh. Makanan tradisional Islandia ini dulunya penting sebagai sumber nutrisi di musim dingin ketika bahan makanan lain sulit didapat.

Hákarl biasanya disantap dalam potongan kecil sebagai hidangan pembuka, dan menjadi simbol keberanian dalam tradisi kuliner Islandia.

Berikut kandungan gizi utama pada Hákarl (Islandia):

  • Protein tinggi: sekitar 20–25 gram per 100 gram, penting untuk pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Lemak sehat: mengandung lemak omega-3 yang baik untuk jantung dan otak.
  • Vitamin B kompleks: mendukung metabolisme energi dan fungsi saraf.
  • Mineral penting: seperti zat besi, magnesium, dan selenium yang membantu sistem imun dan fungsi tubuh.
  • Energi: sumber kalori yang baik untuk kebutuhan tubuh, terutama di iklim dingin.

Meskipun proses fermentasi menghasilkan bau amonia yang kuat, hákarl tetap menjadi sumber nutrisi penting dalam tradisi makanan Islandia.


10. Sambal Jambal Roti (Indonesia)

Sumber foto by: https://share.google/images/X6VwZ5Y2KFfV7Gskr

Sambal Jambal Roti adalah sambal khas dari daerah Sumatera Utara yang menggunakan ikan jambal roti, yaitu ikan asin yang memiliki aroma sangat kuat dan khas. Walaupun baunya tajam dan dianggap menjijikkan oleh sebagian orang, sambal ini sangat digemari karena rasanya yang gurih dan nikmat.

Ikan jambal roti kaya akan protein dan lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Sambal ini biasanya disantap sebagai pelengkap nasi atau lauk dalam hidangan tradisional Batak.

Selain sebagai sumber gizi, sambal jambal roti juga menjadi bagian penting dari budaya kuliner masyarakat setempat.

Berikut kandungan gizi utama pada Sambal Jambal Roti (Indonesia):

  • Protein: dari ikan jambal roti yang diasinkan, penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel tubuh.
  • Lemak sehat: mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
  • Sodium: cukup tinggi karena proses pengasinan ikan, perlu diperhatikan bagi yang membatasi asupan garam.
  • Vitamin B kompleks: membantu metabolisme energi dan fungsi saraf.
  • Mineral: seperti kalsium, fosfor, dan zat besi yang penting untuk tulang dan pembentukan sel darah merah.
  • Antioksidan alami: dari bahan tambahan seperti cabai dan rempah-rempah yang digunakan dalam sambal.

Meskipun aromanya kuat, sambal jambal roti kaya akan nutrisi dan menjadi pelengkap lezat dalam masakan tradisional Batak.


Nah, jadi guys jangan langsung menjudge makanan loh yaaa siapa itu baik bagi kesehatan. Walaupun bentuknya menjijikan bukan berarti juga bahaya yaa!! tapi ini ga berlaku ke semua makanan, hanya beberapa aja.

Ada juga yang memang bentuknya menjijikan tapi ternyata bahaya banget, untuk dikonsumsi manusia.

Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.

Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2

Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *