
Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/41658365296655768/
Pie adalah hidangan yang terdiri dari kulit pastri (pastry crust) yang diisi dengan berbagai bahan, baik manis maupun gurih. Pie bisa disajikan dalam berbagai bentuk dan ukuran—dari ukuran besar yang dipotong per slice, hingga versi mini yang cukup untuk satu porsi.
Asal Usul Pie
Pie adalah salah satu makanan tertua di dunia, dan sejarahnya panjang serta menarik. Konsep dasar pie—yaitu isian yang dibungkus kulit pastri—sudah ada sejak zaman kuno.
🏺 Zaman Mesir Kuno
Catatan paling awal tentang pie berasal dari Mesir Kuno sekitar 9500 tahun yang lalu. Mereka membuat roti datar berisi madu dan kacang-kacangan yang dibentuk seperti pie primitif. Meski belum menggunakan pastri seperti sekarang, konsep makanan berisi ini jadi cikal bakal pie.
🏛️ Yunani dan Romawi Kuno
Bangsa Yunani mulai mengembangkan pastri dari tepung dan air, dan digunakan untuk membungkus daging sebagai metode memasak dan pengawetan. Kemudian bangsa Romawi mengadopsi teknik ini dan mulai mengisi kulit pastri dengan daging, ikan, dan rempah-rempah.
Salah satu resep pie tertua ditemukan dalam buku masak Romawi kuno berjudul Apicius, yang mencatat resep “pie ayam dengan rempah”.
🏰 Abad Pertengahan di Eropa
Pie menjadi sangat populer di Inggris pada Abad Pertengahan. Kulit pie pada masa itu disebut “coffyn”, dan biasanya sangat keras karena dibuat hanya untuk membungkus dan mengawetkan daging—bukan untuk dimakan.
Pie daging adalah sajian umum di jamuan kerajaan. Kulit pie berfungsi seperti “wadah aluminium” zaman dulu.
🇺🇸 Pie di Amerika
Pie masuk ke benua Amerika lewat para penjajah Eropa. Di Amerika Serikat, pie berkembang pesat sebagai makanan rumahan. Buah lokal seperti apel, labu, dan beri mulai digunakan sebagai isian.
Apple pie menjadi sangat ikonik dan bahkan dianggap sebagai lambang budaya Amerika dengan ungkapan “as American as apple pie”.
Ringkasan Perjalanan Pie:
| Era | Tempat | Kontribusi |
|---|---|---|
| Mesir Kuno | Afrika | Roti berisi madu/kacang |
| Yunani/Romawi | Eropa | Awal mula kulit pastri |
| Inggris Abad Pertengahan | Eropa | Pie daging dengan kulit keras |
| Amerika | Amerika Utara | Pie buah manis yang ikonik |
Berikut resep pie yang jelas dan mudah diikuti. Ini adalah resep Pie Buah dengan Custard (manis, cocok untuk pemula), tapi kamu bisa ganti isiannya sesuai selera.
Sumber foto by:
🥧 Resep Pie Buah dengan Custard
📌 Bahan A. Kulit Pie (Pie Crust):
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram margarin atau mentega dingin, potong dadu
- 2 sdm gula halus
- 1 butir kuning telur
- 2–3 sdm air es
📌 Bahan B. Isian Custard:
- 300 ml susu cair
- 2 butir kuning telur
- 2 sdm maizena
- 4 sdm gula pasir (sesuai selera)
- 1 sdt vanila cair atau bubuk
📌 Bahan C. Topping Buah (opsional):
- Buah segar sesuai selera: stroberi, kiwi, anggur, mangga, blueberry
- Selai aprikot (untuk olesan agar buah tampak mengkilap, opsional)
👩🍳 Cara Membuat:
1. Membuat Kulit Pie:
- Campurkan tepung terigu dan gula halus dalam wadah.
- Masukkan margarin dingin, aduk dengan garpu atau ujung jari hingga berbutir seperti pasir kasar.
- Tambahkan kuning telur dan air es sedikit demi sedikit. Uleni cepat hingga adonan bisa dipulung (jangan terlalu lama agar tidak keras).
- Bungkus adonan dengan plastik wrap, simpan di kulkas selama ±30 menit.
- Keluarkan dan gilas adonan, cetak ke dalam loyang pie (ukuran 18–20 cm atau cetakan mini).
- Tusuk-tusuk dasar pie dengan garpu agar tidak menggelembung saat dipanggang.
- Panggang di oven suhu 170°C selama 20–25 menit atau hingga kuning keemasan. Dinginkan.
2. Membuat Custard:
- Campur semua bahan custard dalam panci: susu, kuning telur, gula, maizena, dan vanila.
- Aduk rata dengan whisk, lalu masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan meletup-letup.
- Angkat dan dinginkan (bisa ditutup plastik wrap agar tidak berkulit di atasnya).
3. Penyelesaian:
- Tuang custard ke dalam kulit pie yang sudah dingin.
- Tata irisan buah segar di atas custard.
- Oles buah dengan selai aprikot yang dicairkan (agar mengkilap dan tahan lama) – opsional.
- Simpan di kulkas selama minimal 1 jam sebelum disajikan.
✅ Tips:
- Kulit pie bisa disimpan di freezer untuk stok.
- Pastikan custard tidak gosong, selalu aduk saat memasak.
- Kamu juga bisa ganti custard dengan vla instan atau keju kocok (cream cheese).
🥧 JENIS-JENIS PIE & PENJELASANNYA
A. Berdasarkan Bentuk & Struktur

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/21884748183151880/
1. Single-Crust Pie (Pie Kulit Tunggal)
- Hanya memiliki kulit di bagian bawah, bagian atasnya terbuka.
- Biasanya diisi custard, buah, atau sayur dan langsung disajikan tanpa penutup.
- Contoh: pumpkin pie, custard pie, pie susu.
2. Double-Crust Pie (Pie Kulit Ganda)
- Memiliki kulit di bagian bawah dan atas.
- Bagian atas bisa ditutup rapat atau berbentuk kisi-kisi (lattice).
- Cocok untuk isian yang berair seperti buah.
- Contoh: apple pie, meat pie.
3. Mini Pie / Tartlet
- Pie versi kecil, sering digunakan untuk porsi pribadi atau camilan.
- Bisa manis atau gurih.
- Contoh: mini fruit tart, egg tart, mini chicken pie.
4. Galette
- Pie bergaya bebas dari Prancis, tanpa loyang, hanya dilipat kasar di pinggirnya.
- Biasanya diisi buah atau sayuran.
- Lebih rustic (sederhana) tapi artistik.
B. Berdasarkan Rasa & Isian

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/1477812373362397/
5. Sweet Pie (Pie Manis)
Isinya biasanya berbasis buah, krim, atau cokelat. Disajikan sebagai dessert.
- Apple Pie: Diisi potongan apel, kayu manis, gula.
- Berry Pie: Diisi stroberi, blueberry, raspberry, atau campuran buah beri.
- Custard Pie: Isinya berbasis telur dan susu seperti pie susu Bali atau pumpkin pie.
- Chocolate Pie: Menggunakan isian ganache cokelat atau mousse.
6. Savory Pie (Pie Asin / Gurih)
Cocok sebagai makanan utama, biasanya diisi daging, sayur, dan saus gurih.
- Chicken Pot Pie: Berisi ayam, wortel, kentang, dan saus kental.
- Meat Pie: Umumnya berisi daging cincang, seperti daging sapi atau domba.
- Quiche: Pie gurih asal Prancis, diisi telur, krim, keju, dan bisa ditambah bayam, jamur, atau daging asap.
C. Berdasarkan Asal / Gaya Khas Daerah

Sumber foto by: https://id.pinterest.com/pin/281543720151333/
7. Pie Susu (Indonesia – Bali)
- Kulit tipis dengan isian vla susu kuning manis.
- Ukuran kecil dan sering dijadikan oleh-oleh khas Bali.
8. Shepherd’s Pie (Inggris)
- Sebenarnya bukan pie dengan kulit pastri, tapi daging cincang dimasak dan ditutup dengan kentang tumbuk, lalu dipanggang.
- Cocok untuk makanan berat.
9. Tourtière (Kanada)
- Pie daging khas Quebec, biasanya disajikan saat Natal.
- Terbuat dari daging babi atau sapi dengan rempah-rempah khas.
📌 Rangkuman Singkat Tipe Pie:
| Tipe | Ciri Khas | Contoh |
|---|---|---|
| Single-Crust | Hanya kulit bawah | Pumpkin pie, custard pie |
| Double-Crust | Kulit atas & bawah | Apple pie, meat pie |
| Sweet Pie | Manis, pakai buah atau vla | Berry pie, pie susu |
| Savory Pie | Gurih, isi daging/sayur | Chicken pie, quiche |
| Tanpa Loyang | Bentuk bebas | Galette |
| Pie Lokal | Khas daerah | Pie susu Bali, shepherd’s pie |
✅ Kesimpulan:
Pie adalah makanan yang terdiri dari kulit pastri dan isian, yang bisa bersifat manis maupun gurih. Pie memiliki sejarah panjang, dimulai dari peradaban kuno seperti Mesir, Yunani, dan Romawi, lalu berkembang pesat di Inggris dan Amerika.
Terdapat berbagai jenis pie, seperti:
- Single-crust pie (hanya kulit bawah),
- Double-crust pie (dengan kulit atas dan bawah),
- Sweet pie (dengan isian buah, custard, cokelat),
- Savory pie (dengan isian daging, sayur, keju),
- serta variasi regional seperti pie susu dari Bali dan shepherd’s pie dari Inggris.
Pie tidak hanya lezat, tetapi juga fleksibel—bisa disajikan sebagai camilan, makanan utama, atau hidangan penutup.
Tunggu apa lagi? Yuk, ajak bestie atau keluarga kamu ke Royal ole2 untuk berbelanja oleh-oleh,tersedia 2000 varian oleh oleh didalam nya.
Cari produk oleh oleh lainya cuma di Royal Ole2
Jangan lewatkan update royalole2 di Instagram Royal Ole2

